1. Mengganti Pembalut

Setiap bulan sekali wanita mengalami proses menstruasi. Ganti pembalut setiap 4-5 jam sekali agar tidak bocor dan terlalu lembap. Bila menggunakan panty liner sebaiknya pilih yang tidak berbau harum untuk menjaga aroma intim kewanitaan. Untuk kulit sensitif biasanya menimbulkan iritasi atau alergi.
source: http://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150707132118-255-64896/hindari-bahaya-klorin-ylki-sarankan-penggunaan-pembalut-kain/

2. Gunakan Celana Dalam Berbahan Katun

Sebaiknya gunakan celana dalam katun agar mudah menyerap keringat. Bahan lain seperti nylon justru tidak menyerap panas dan menyebabkan Miss V mudah lembap. Sehingga memudahkan pertumbuhan jamur dan bakteri.
source: http://carakita18.blogspot.com/2015/02/cara-menjaga-celana-dalam-agar-nyaman.html

3. Menggunakan Tisu Basah

Toilet umum yang kurang terjaga kebersihannya bisa menjadi penyebab munculnya bakteri dan jamur. Untuk itu bila kamu tidak yakin dengan kebersihannya cara aman bisa pakai tisu basah yang memang khusus untuk Miss V. Ingat tisu basah hanya digunakan saat benar-benar dibutuhkan dan tidak digunakan setiap hari.
source: http://riauposting.com/berita/lingkungan/2207/bahaya-tisu-basah-bagi-lingkungan-2

4. Rapikan Bulu Kemaluan

Rambut lebat pada area Miss V ternyata bisa menimbulkan masalah kebersihan dan kelembapan. Bahkan bila tidak terawat dengan baik bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri. Pertama, pastikan pisau cukur atau gunting yang digunakan bersih dan steril. Waktu yang tepat adalah setelah mandi agar lebih lembap dan lembut. Pada saat itu pori-pori terbuka sehingga rambut lebih mudah dibersihkan.

5. Ganti Celana Dalam Setelah Berolahraga

Saat olahraga tubuh mengeluarkan banyak keringat. Untuk menjaga Miss V tetap bersih dan kering sebaiknya ganti celana dalam setelah olaharaga.

6. Hindari Menggunakan Celana Dalam yang Ketat

Pilih celana dalam yang nyaman digunakan. Selain memilih bahan katun hindari menggunakan celana dalam terlalu ketat. Hal ini dapat menghambat sirkulasi darah di area Miss V sehingga mudah timbul iritasi di area kewanitaan.
source: http://ngokos.com/11780/inilah-7-bahaya-pakai-celana-dalam-terlalu-ketat/