1. Siklus Menstruasi

Umumnya nyeri pada payudara terkait siklus menstruasi, akan kamu rasakan tiga hari sebelum menstruasi dan akan membaik setelah menstruasi selesai. Nyeri ini disebut nyeri payudara siklik.

2. Mastitis

Nyeri payudara ini biasanya dialami oleh para wanita yang menyusui, yang menyebabkan payudara terasa sakit dan bengkak. Cara mencegah mastitis ini bisa dengan membersihkan puting setelah menyusui dengan kapas dan air mineral, lalu dikeringkan menggunakan handuk agar tidak lembap dan pilihlah bra yang menyerap keringat, hindari menggunakan bra yang menekan payudara kamu.

3. Cedera di Bagian Tubuh lain

Nyeri pada payudara dapat disebabkan oleh cedera dari bagian tubuh seperti cedera otot di sekitar dada.

4. Abses Pada Payudara

Abses, merupakan kumpulan nanah yang terbentuk di bawah kulit payudara sebagai akibat dari infeksi bakteri. Kondisi ini menyebabkan payudara kamu menjadi bengkak, merah dan nyeri bila disentuh, dan terjadi pada orang-orang yang berusia antara 18 sampai dengan 50, tetapi jarang terjadi pada wanita menyusui.

5. Ketidakseimbangan Asam Lemak

Ketidakseimbangan Asam lemak ini dapat memengaruhi sensitivitas jaringan payudara hingga sirkulasi hormon kamu. Cara menyeimbanginya adalah istirahat yang cukup, jangan stres dan mengkonsumsi makanan sehat.

6. Operasi Payudara

Pada sebagian wanita, rasa nyeri yang dirasakan setelah operasi payudara terjadi lebih lama waktunya. Seperti yang dikatakan oleh dr Tuomo Meretoja dari Helsinki University Central Hospital, bahwa rasa nyeri setelah pengobatan kanker payudara merupakan masalah klinis meskipun strategi pengobatan sudah lebih baik.