source: http://hormonestrogen.com/tips-sehat-alami/4-tips-mencegah-iritasi-pada-area-organ-intim-wanita/
Pembalut dengan kualitas yang kurang baik, dapat menimbulkan gesekan pada bagian intim wanita. Dan hal ini bisa menyebabkan iritasi bagi wanita yang memiliki kulit yang sensitif. Selain itu, tidak semua kulit tahan terhadap aroma parfum dari pembalut. Sehingga menimbulkan kemerahan dan gatal jika kulit tidak tahan terhadap parfum yang ada pada pembalut. Malas mengganti pembalut pun menjadi penyebab gatal karena pembalut yang sudah lama tidak diganti menyebabkan bakteri mudah berkembang di area intim wanita.
Nah, berikut adalah cara menghindari iritasi karena menggunakan pembalut:

1. Pilihlah Pembalut yang Ideal

Pemilihan pembalut merupakan langkah yang sangat penting, usahakan memilih pembalut yang ideal dan cocok dengan kulit dan nyaman digunakan. Keidealan sebuah pembalut itu tergantung pada kulit si pemakai. Umumnya, pembalut yang ideal adalah pembalut yang tidak mengandung parfum, cepat menyerap cairan, memiliki permukaan yang lembut sehingga dapat mengurangi gesekan, dan tidak menimbulkan alergi. Namun, untuk mengetahui pembalut tersebut ideal untuk kita atau tidak yaitu dengan mencobanya terlebih dahulu. Apabila pembalut terasa tidak nyaman, maka segeralah mengganti pembalut tersebut dengan pembalut jenis lain.

2. Jangan Malas Mengganti Pembalut

Menggunakan pembalut yang sama dalam waktu yang lama dapat mengakibatkan bakteri jahat tumbuh subur di area kewanitaan. Hal ini merupakan salah satu penyebab iritasi di area tersebut. Gantilah pembalut secara berkala dua sampai lima kali atau lebih sesuai kadar banyaknya cairan yang keluar. Atau apabila sudah terasa tidak nyaman dan darah yang keluar berbentuk gumpalan, segeralah ganti pembalut dengan yang baru.

3. Jangan Menumpuk Pembalut

Kebiasaan menumpuk pembalut biasanya dilakukan oleh siswi atau karyawati yang sungkan untuk membuangnya di sekolah atau tempat kerja. Untuk kamu yang terbiasa melakukan hal ini, sebaiknya segera menghindarinya mulai dari sekarang. Menumpuk pembalut membuat pembalut menjadi lebih tebal, sehingga terasa tidak nyaman dan menimbulkan gesekan dan tekanan yang lebih besar pada area miss V sehingga memicu terjadinya iritasi.

4. Hindari Pemakaian Celana yang Ketat

Pemakaian celana yang ketat mempersempit ruang area sekitar miss V bahkan tak menyisakan ruang untuk kulit bisa bernafas. Jika demikian, maka akan cepat menimbulkan hawa panas dan lembab pada area tersebut yang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman hingga memicu iritasi.