Lemak yang terletak pada perutmu merupakan lemak yang bersembunyi di balik organ-organ dan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan serius. Di antaranya peningkatan risiko terkena diabetes tipe 2 dan penyakit jentung. Jenis lemak yang disebut lemak visceral ini juga dapat berpengaruh pada produksi hormon stres yang disebut kortisol dan berhubungan langsung dengan lemak di perut. Cara menghilangkan lemak di perut ini juga berbeda dibandingkan lemak pada bagian tubuh lainnya.
source: http://petuakulit.com/cara-pilih-set-kurus-shaklee-yang-sesuai-dan-tepat/

1. Aktif Bergerak

Lemak visceral dapat diatasi dengan olahraga aerobik. Bakarlah kalorimu dengan olahraga cardio yang dapat meningkatkan denyut nadi seperti lari, bersepeda, berenang, atau aerobik. Lakukan beberapa kali dalam seminggu secara rutin efektif membantu membakar lemak di perut.
source: https://kinobody.com/category/women-workouts/

2. Perbanyak Protein

Beberapa metode diet seperti Paleo dan South Beach akan menganjurkanmu untuk makan banyak protein. Ini karena jumlah protein yang tinggi dapat menghambat resistensi insulin yang memerintahkan tubuh untuk menyimpan lemak. Kurangi jumlah karbohidrat dan perbanyak jumlah protein untuk membakar lemak lebih banyak.
source: http://www.eatthis.com/best-ever-proteins-for-weight-loss

3. Konsumsi Lemak Tak Jenuh Jamak

Lemak tak jenuh menyimpan lemak visceral lebih banyak daripada lemak tak jenuh jamak. Penelitian membuktikan bahwa orang yang mengonsumsi 750 kalori dari minyak kelapa sawit (lemak jenuh) menyimpan lemak lebih banyak pada tubuhnya. Sebaliknya, orang yang mengonsumsi minyak bunga matahari memiliki lemak tubuh yang lebih sedikit dan memiliki masa otot yang lebih banyak. Konsumsilah makanan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan untuk lemak tak jenuh jamak yang baik untuk tubuh.
source: http://www.active.com/outdoors/articles/10-high-protein-foods-that-won-t-go-bad-at-camp

4. Tambahkan Cuka pada Makanan

Tahukah kamu? Berdasarkan studi yang dilakukan di Jepang tahun 2009, mengonsumsi 1-2 sendok cuka setiap hari selama 8 minggu berturut-turut dapat mengurangi jumlah lemak di dalam tubuh, khususnya lemak visceral. Ini karena kandungan asam asetat di dalam cuka dapat menghasilkan protein yang dapat membakar lemak. Namun bila kamu memiliki masalah lambung dan pencernaan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk takaran yang pas.
source: http://www.onlymyhealth.com/health-slideshow/quick-ways-to-flatten-belly-1418296261.html

5. Coba Yoga

Pose-pose yoga juga dapat membuat tubuh menjadi rileks. Pose seperti downward dog dan pernafasan yang mendalam juga bisa bermanfaat untuk meringankan stres. Sehingga, dapat menghambat hormon kortisol yang terhubung dengan lemak di perut. Perut juga akan terasa lebih kencang dengan gerakan yang menarik otot pada perut.
source: http://www.iamnotobese.com/loose-stomach-fat.php

6. Tidur 8 Jam Sehari

Hati-hati buat kamu yang sering begadang. Menurut studi yang dilakukan oleh Wake Forest University, tidur kurang dari 5 jam setiap hari bisa menambah jumlah lemak visceral. Tidur cukup minimal 8 jam sehari juga merupakan langkah wajib agar pembakaran lemak pada tubuh bisa maksimal.
source: http://www.express.co.uk/life-style/health/433526/The-secrets-of-sleep-and-its-restorative-benefits

7. Hindari Tidur Terlalu Malam

Perhatikan pula jam tidurmu, karena perubahan jam tidur juga berpengaruh pada lemak di dalam tubuhmu. Kebiasaan tidur yang buruk dapat menyebabkan jam tubuhmu menjadi kacau dan menyebabkan tubuhmu mengeluarkan hormon yang menyimpan lemak, seperti kortisol. Usahakan agar tidak tidur terlalu malam terutama menjelang weekend.
source: http://martiniqetiffany.blogspot.co.id/

8. Sering Minum Teh

Antioksidan tak hanya baik untuk kecantikan kulit. Olahraga teratur yang diimbangi dengan konsumsi antioksidan dari green tea akan lebih membantu proses pembakaran lemak pada perut. Minumlah 2-3 gelas green tea untuk dosis anitoksidan yang cukup dibutuhkan bagi tubuh.
source: http://www.shutterstock.com/video/clip-4464080-stock-footage-charming-young-woman-sitting-at-kitchen-table-with-laptop-eating-cake-drinking-tea-and-smiling.html

9. Diet Tinggi Serat

Layaknya metode diet pada umumnya, perbanyak konsumsi serat sebisa mungkin. Pastikan kamu mengonsumsi minimal 10 gram serat setiap harinya yang setara dengan 2 buah apel atau semangkuk sayuran. Selain dapat memperlancar pencernaan, diet tinggi serat juga dapat mengurangi lemak pada tubuh.
source: http://www.livestrong.com/slideshow/1005978-19-high-fiber-foods-may-surprise/