1. Kandungan Air dalam Tubuh

Tubuh manusia sebagian besar mengandung air, sehingga perubahan kandungan air dalam tubuhmu bisa menyebabkan fluktuasi pada timbangan badanmu. Saat tubuh kekurangan cairan, berat badanmu otomatis akan berkurang beberapa ratus gram, tapi juga bisa bertambah jika kamu menambah konsumsi air. Hal ini juga berpengaruh jika kamu menimbang berat badan setelah meminum beberapa gelas air.
source: http://thesocialbutterfly.me/women-and-water/

2. PMS dan Menstruasi

Produksi hormon progesteron dan estradiol berlebih saat PMS maupun menstruasi bisa menjadi penyebab celanamu terasa lebih sempit. Ketidakseimbangan hormon dan perubahan metabolisme tubuh juga menyebabkan nafsu makanmu bertambah. Hal ini disebabkan karena otak menerima perubahan ini sebagai kekurangan glukosa dan menyebabkanmu mengonsumsi 100-200 kalori lebih banyak dari biasanya. Kadar magnesium yang menurun juga bisa menurunkan insulin yang akan menyebabkanmu ingin makan manis-manis.
source: http://paleoforwomen.com/menstrual-cramps-an-introduction/

3. Buang Air Besar

Semua manusia yang sehat tentu buang air besar secara teratur. Aktivitas ini tentu mempengaruhi berat badanmu karena tubuh baru saja mengeluarkan kotoran yang tidak diperlukan, apalagi jika kamu makan dalam jumlah banyak. Berat badan bisa berkurang beberapa ratus gram setelah buang air besar. Jika kamu mengalami sembelit, berat badanmu tentu akan bertambah secara otomatis.
source: http://www.womenshealthmag.com/health/how-to-make-yourself-poop

4. Menimbang di Waktu yang Berbeda

Jika kamu menimbang tubuhmu tanpa busana di pagi hari sebelumnya, kemudian kamu menimbang lagi dengan pakaian kerja keesokan malamnya, dan kamu menimbang lagi setelah jogging sambil mengenakan sepatu, tentu hasilnya akan berbeda-beda. Tubuh manusia memiliki kesempatan lebih besar untuk mengeluarkan cairan ekstra saat tertidur. Karena itu kita selalu merasa ingin buang air kecil saat terbangun di pagi hari. Namun ini juga merupakan saat yang tepat untuk menimbang berat badan karena tubuh belum dimasuki cairan maupun makanan apapun sehingga kemungkinan besar berat badan juga berkurang.
source: http://www.centroone.com/News/Detail/2015/8/22/3595/ini-penyebab-berat-badan-terus-naik-padahal-sudah-olahraga

5. Membeli Makan Makanan Berlabel Sehat

Banyak makanan dengan embel-embel sehat seperti low fat, low sodium, low sugar, dan banyak lainnya. Jika kamu gemar mengonsumsi makanan seperti ini, maka berhati-hatilah karena jika ada bahan yang dikurangi, umumnya ditambahkan pula bahan pengganti agar rasanya tidak berpengaruh. Oleh karena itu, membeli makanan berlabel sehat bisa jadi justru menambah konsumsi gula, garam, atau bahan-bahan bermasalah lainnya dan menyebabkan berat badanmu naik diam-diam.
source: http://www.dietcepatalami.com/ini-nih-kebiasaan-kebiasaan-sepele-yang-membuatmu-cepat-gendut/

6. Terlalu Banyak Mengonsumsi Karbohidrat

Tubuh merubah karbohidrat menjadi glikogen dan menyimpannya pada otot untuk energi, sehingga otomatis tubuhmu akan menyimpan air lebih banyak. Bukan berarti tidak diperbolehkan mengonsumsi karbohidrat, tapi batasi konsumsinya. Jika akhir-akhir ini kamu makan nasi putih lebih banyak atau suka makan kentang di sore hari, tak heran jika berat badanmu bertambah. Pilih pula karbohidrat sehat seperti whole grain, buah, lentil, dan makanan lainnya yang juga mengandung vitamin serta mineral. Membatasi konsumsi karbohidrat memang bisa mengurangi berat badan dan memperbaiki kesehatan, namun kamu tak perlu mengurangi karbohidrat secara drastis.
source: http://www.kangunik.com/2015/04/makan-nasi-terlalu-banyak-malah-bikin.html

7. Tidur Kurang Teratur

Selain dapat mengurangi stres, tidur yang cukup juga berperan penting jika kamu ingin menurunkan berat badan. Saat kamu kurang tidur, tubuh akan memproduksi hormon stress dan menambah kadar insulin setelah makan. Padahal, kedua hormon ini berperan penting dalam pembakaran lemak. Saat kurang tidur, hormon leptin dan ghrelin juga akan berpengaruh. Jika kadar leptin dalam tubuh berkurang, kamu akan sulit merasa kenyang dan cenderung makan lebih banyak. Jika hormon ghrelin bertambah nafsu makan juga ikut bertambah.
source: http://www.stuff.co.nz/life-style/well-good/teach-me/64883773/sleepdeprived-putting-their-health-at-risk

8. Terlalu Sering Minum Protein Shake

Protein shake mengandung karbohidrat, lemak, dan protein dalam jumlah yang seimbang untuk asupan gizi setelah berolahraga. Nutrisi yang terkandung dalam protein shake juga dinilai cocok untuk orang yang ingin menambah massa otot, apalagi setelah angkat beban. Namun perlu diperhatikan bahwa protein shake juga mengandung gula dan bahan-bahan yang diproses secara kimia. Kalau kamu hanya olahraga selama 1 jam untuk menurunkan berat badan, lebih baik skip protein shake dan makanlah makanan bergizi yang rendah kalori. Karena protein shake lebih direkomendasikan untuk para atlet yang berolahraga dalam waktu lama.
source: http://www.blenderbottle.com/blog/2013/08/5-ways-to-make-your-protein-shake-not-suck/