1. Infeksi Pada Vagina

Infeksi pada vagina, misalnya berupa infeksi jamur. Selain itu ada juga infeksi yang disebabkan oleh mikroba Chlamydia, bisa menimbulkan gejala bisa juga tidak. Gejala yang timbul biasanya keluarnya cairan dari vagina yang tidak wajar. Disertai gatal dan panas di sekitar miss V kamu.

2. Syphilis

Tahap pertama, timbul chanre yaitu bentol berisi cairan yang dapat menular dan sakit di daerah kewanitaanmu, atau di dalam vagina dan akan hilang setelah beberapa minggu. Setelah itu akan timbul bercak tidak gatal di seluruh tubuh kamu. Selain itu kelenjar getah bening menjadi bengkak tanpa ada rasa sakit, dan timbul bintil seperti kutil di sekitar anus atau mulut vagina.

3. Trichomoniasis Vaginitis

Cairan yang keluar dari mulut vagina, kuning kehijauan biasanya menimbulkan iritasi di sekitar vagina. Penyakit ini disebabkan karena berhubungan intim, kurangnya higinitas seperti kloset duduk yang tidak bersih, air mandi atau handuk yang kurang bersih, keadaan vagina yang lembab, dan jarang mengganti pembalut saat haid.

4. Herpes Genitalis

Penyakit yang menyerang area kewanitaan ini, dimulai dengan rasa gatal di sekitar organ genital kamu, lalu munculnya lepuh kecil yang sakit. Kadang juga timbul di paha dan pantat. Gejala menjadi berat jika terjadi di sekitar mulut rahim, karena akan timbul lepuh dan merasa terbakar. Saat lepuh sudah muncul, maka akan timbul demam, nyeri otot, kelelahan dan sakit kepala. Herpes ini juga dapat menyerang bagian lain seperti labia minora, labia mejora dan klitoris bahkan leher rahim tanpa ditandai adanya gejala klinis.
Jadi rawatlah dengan baik area kewanitaan kamu, agar terhindar dari beberapa penyakit kelamin ini.