Malas Berolahraga

Hanya mengatur pola makan namun tidak diimbangi dengan olahraga, adalah hal yang mustahil untuk mencapai keberhasilan dietmu. Olahraga diperlukan untuk memperlancar metabolisme sehingga mampu membakar lemak yang menumpuk di tubuh. Tidak sedikit orang yang mengatur pola makan sedemikian rupa namun jarang atau hampir sama sekali tidak berolahraga, namun menginginkan tubuh yang langsing dan ideal. Hal ini keliru. Pola makan saja tidak cukup, kamu juga harus berolahraga untuk menyegarkan tubuh dan pikiran. Jika kamu tidak suka olahraga lari, cobalah bersepeda. Jika kamu tidak terbiasa berolahraga sendirian, ajaklah teman atau bergabung di kelas olahraga sehingga kamu dapat berinteraksi dengan teman yang lain. Jadi, olahraga akan terasa lebih menyenangkan.
source: http://www.ryersonian.ca/rac-rolls-out-women-only-gym-hours/

Selalu Merasa Lapar

Mengurangi jumlah kalori adalah hal dasar dalam diet. Mungkin kamu akan berpikir untuk sesekali mengonsumsi makanan berlemak namun dalam jumlah yang sedikit. Hal ini sebaiknya dihindari. Mengonsumsi makanan berlemak dalam jumlah sedikit tidak mampu mencukupi kebutuhan perutmu. Kamu justru akan merasa lapar lebih cepat. Hal ini akan membuatmu makan lagi. Agar hal ini tidak terjadi, ubah makanan berlemakmu menjadi sayuran yang lebih rendah kalori, atau biji-bijian yang kaya serat. Buah juga baik karena mengandung banyak air yang dapat menghidrasi tubuhmu. Makanan-makanan ini akan membuatmu merasa kenyang lebih lama dan tentu saja lebih sehat daripada sedikit makanan berlemak yang hanya membuatmu merasa kenyang sementara.
source: http://www.livestrong.com/article/307772-healthy-cereals-with-no-sugar/

Diet Terlalu Lama Membuahkan Hasil

Tak sedikit orang yang menyerah di tengah jalan ketika sedang menjalankan program diet. Mereka merasa berat badan tak kunjung turun dan tubuh tak kunjung langsing. Ketahuilah bahwa diet yang aman adalah diet yang mampu menurunkan berat badan secara berkala dalam jumlah yang stabil. Diet yang ekstrem yang mampu menurunkan berat badan secara drastis dalam waktu singkat justru berpotensi membuat berat badan naik lagi dalam waktu yang singkat karena tubuh tidak terbiasa dengan pola makan yang baru. Diet yang sehat mampu membangun kebiasaan untuk menjaga pola makan sehat sedangkan diet ekstrem lebih menitikberatkan pada penurunan berat bada dalam waktu singkat. Kamu tidak mau diet yang sia-sia, bukan? Pilihlah diet yang sehat walaupun memerlukan waktu yang lama untuk mendapatkan hasilnya.
source: http://www.sieuthitaigia.vn/tin-tuc/may-tap-bung/noi-am-anh-can-nang-cua-nhung-nguoi-vo_1140.html

Kurang Istirahat

Kebiasaan dan gaya hidup yang mengharuskanmu untuk mengurangi jam istirahat juga dapat menjadi pemicu kegagalan program diet. Kurangnya waktu tidur dapat memicu rasa lapar yang berlebihan. Oleh sebab itu, mereka yang memiliki waktu istirahat yang kurang cukup akan memiliki risiko obesitas yang lebih tinggi dibanding mereka yang istirahat normal 8 jam perhari. Rasa lapar yang berlebihan tentu saja mampu menghancurkan program dietmu, bukan? Oleh sebab itu, biasakan istirahat cukup dan tepat waktu agar tubuh juga selalu dalam keadaan fit saat memulai aktivitas.
source: http://www.ravebin.com/lifestyle/150/ways-to-lose-weight.html/3

Melewatkan Waktu Makan

Ada kalanya saat waktu kerja yang sangat sibuk menghalangimu untuk makan siang sehingga kamu baru dapat makan di malam atau sore hari. Hal ini sebaiknya dihindari. Jika kamu melewatkan waktu makan di siang hari, maka di malam hari nafsu makan akan semakin bertambah sehingga meningkatkan risiko untuk makan lebih banyak. Oleh sebab itu, usahakan untuk makan secara teratur, ya.
source: http://www.livescience.com/36065-skipping-meals-bad.html