Hampir sebagian besar produk kosmetik dibuat dari bahan kimia. Namun, ada yang aman ada pula yang tidak. Bisa jadi Beautynesian tidak menyadari bahwa produk yang dipakai mengandung bahan kimia yang berbahaya. Apalagi, bila digunakan dalam jangka waktu lama. Racun mudah masuk dalam tubuh melalui kulit. Semakin lama kulit berinteraksi dengan bahan kimia berbahaya tersebut, makin besar kemungkinan tubuh untuk menyerap. Bagi kulit yang tidak cocok atau sensitif, bisa menyebabkan alergi kulit. Untuk jangka panjang bisa menyebabkan kanker kulit dan infertilitas. Berikut tips memilih produk kosmetik yang aman digunakan sehari-hari.

Ingredient

Setiap membeli produk, coba cermati bagian ingredient yang tertera di label. Sebaiknya pilih kosmetik yang bebas aroma (unscented), tanpa pewangi tambahan (fragrance-free) dan tanpa kandungan zat petrochemical atau turunannya. Umumnya pewangi buatan atau fragrance mengandung zat kimia berbahaya yang mudah meresap ke pori-pori tubuh dan masuk ke aliran darah.
Hindari juga produk perawatan yang mengandung senyawa diethanolamine (DEA) dan triethanolamine (TEA). Juga produk kosmetik yang diawetkan dengan phenoxyethanol, imidazolidinyl, quarternium 15. Ketiga zat ini bukan untuk konsumsi kosmetik.
<baca juga>

Cat Kuku

Hati-hati saat menggunakan cat kuku. Zat yang terdapat pada pewarna cat kuku adalah yang paling mudah diserap tubuh. Gunakan produk berlabel "3-Free" yaitu yang tidak mengandung racun toluene, formaldehyde dan dibutyl phthalate. Saat memoles cat kuku sebaiknya di ruangan terbuka karena umumnya bau cat kuku mengandung zat kimia yang bisa meresap masuk ke pernapasan.

Produk Organik

Gunakan produk dengan bahan dasar organik dan natural. Terutama pada produk kosmetik yang bersentuhan langsung dengan membran atau kulit tubuh dan dipakai dalam jangka waktu lama. Untuk memastikan, kamu bisa mengecek produk yang bersangkutan ke database kosmetik yang termasuk dalam kelompok environmental working group. Lembaga non profit ini memiliki data lengkap tentang produk yang bebas biomutagen. Salah satunya, Ecocert, organisasi sertifikasi organik kredibel bertaraf internasional.
<baca juga>

Penggunaan Kosmetik Sesuai Kebutuhan

Sebaiknya gunakan produk perawatan kosmetik secara bijak. Beri waktu istirahat yang cukup untuk wajah, rambut dan tubuh lainnya terutama saat akhir pekan. Bila memang tidak ada kegiatan di luar rumah sebaiknya istirahatkan tubuh tanpa makeup. Hapus segera riasan sampai bersih secara sempurna sebelum tidur.

Parfum

Untuk produk wewangian, pilih parfum atau cologne dengan kandungan minyak esensial yang berasal dari nabati. Ekstrak wangi-wangian yang berasal dari hasil panen community fair trade boleh dipertimbangkan karena berasal dari tanaman organik.

Perubahan Warna

Kosmetik berbahaya dapat diidentifikasi dengan cara melihat warnanya apakah sudah berubah warna, atau belum dan memiliki bau yang tajam. Hal tersebut dikarenakan banyaknya campuran bahan kimia sehingga menimbulkan bau yang menusuk. Produk kosmetik yang aman juga telah mendapat ijin resmi dari BPOM.

Tanggal Kedaluarsa

Perhatikan juga tanggal kedaluarsa produk. Tidak hanya makanan yang perlu perhatian khusus, produk kosmetik juga punya masa kedaluarsa. Hal tersebut untuk memastikan umur efektif yang berpengaruh terhadap kualitas suatu produk. Kosmetik kedaluarsa yang masih digunakan bisa menyebabkan penyakit pada kulit.