Diet yang terlalu berat secara tiba-tiba justru dapat mengganggu proses metabolisme tubuh. Selain itu, bisa timbul berbagai macam penyakit yang justru merugikan diri sendiri. Bila perlu diet harus dengan pengawasan ahli gizi yang lebih memahami diet. Proses menjalankan diet yang baik dilakukan secara bertahap dengan pengaturan pola makan yang baik. Berikut tips diet sehat yang bisa dilakukan bagi pemula sesuai kebutuhan tubuh.

Ukuran Makanan

Setiap makanan memiliki berat yang berbeda-beda. Kamu bisa mengukur makanan dengan ukuran gelas, sendok atau pengukur makanan lainnya untuk mendapat ukuran porsi yang tepat. Fungsinya supaya makanan yang masuk ke tubuh tidak berlebihan. Misalnya, makan nasi rata-rata 100 gr atau setengah gelas, gula 5 gr atau 1 sdt dan susu sapi 200 gr atau 1 gelas. Untuk mengurangi asupan makan, kamu bisa mengurangi nasi menjadi 50 gr.

Bahan Makanan Pengganti

Kamu juga bisa mengganti atau menukar bahan makanan untuk menurunkan berat badan. Perhatikan kandungan gizi bahan makanan dan bahan penukarnya. Misalnya, karbohidrat terdiri dari nasi, beras merah, mie, kentang, singkong, biskuit dan roti. Untuk menurunkan berat badan pilih karbohidrat dengan kalori lebih rendah daripada nasi seperti kentang. Atau pilih beras merah yang tinggi serat sehingga proses kenyang berlangsung lebih lama.

Jadwal Makan

Coba membuat jadwal makan mulai dari makan pagi, snack pagi, makan siang, snack sore, dan makan malam. Bila jadwal makan tidak diatur dengan baik bisa menyebabkan rasa lapar yang berlebihan sehingga konsumsi makanan yang masuk ke tubuh lebih besar.
Diet sangat berpengaruh terhadap proses metabolisme dalam tubuh. Oleh karena itu jangan lewatkan waktu makan untuk tetap memberikan asupan kalori secara bertahap. Misalnya, bisa membuat jadwal makan pagi pukul 06.30, snack pagi pukul 09.30, makan siang pukul 12.30, snack sore pukul 15.30 dan makan malam pukul 18.30.

Perhitungan Kalori

Hitung kalori yang masuk ke tubuh. Cara cepat untuk menghitung kalori yang masuk ke tubuh untuk wanita adalah 1.500 - 2.000 kalori sehari. Bila ingin menurunkan berat badan, asupan makan bisa dikurangi 500 kalori sehari sehingga menjadi 1.000 - 1.500 kalori.

Food Journal

Kamu bisa menghitung kalori yang masuk ke tubuh. Caranya dengan membuat food jurnal secara manual. Saat ini juga banyak tersedia aplikasi smartphone untuk menghitung kebutuhan kalori seperti Myfitnesspal atau Calories Counter.

Minum Air Putih

Perbanyak juga untuk minum air putih 8 gelas per hari. Sekitar 60% dari berat badan kita terdiri dari cairan. Hampir sebagian besar proses metabolisme membutuhkan air baik untuk mengatur suhu tubuh dan membawa nutrisi ke sel. Untuk mengontrol makanan yang masuk ke tubuh, kamu dapat mengkonsumsi air putih beberapa jam sebelum makan agar lebih kenyang.

Snack Sehat

Pilih snack yang lebih sehat. Coba ganti snack dengan buah-buahan. Selain lebih sehat, buah-buahan banyak mengandung serat sehingga lebih kenyang. Dengan mengonsumsi buah kita tidak akan kelaparan sepanjang hari dan tidak makan berlebihan.

Olahraga

Jangan lupa olahraga teratur meski hanya sebentar. Untuk menurunkan berat badan jangan hanya mengandalkan diet tapi cobalah tetap olahraga. Olahraga dapat membantu menejemen penurunan berat badan. Gunakan waktu 15 menit untuk berolahraga dengan lari kecil di sekitar komplek atau olahraga di rumah.
Yuk, lakukan diet yang baik dan benar untuk kesehatan tubuh!