Tidur sambil mendengkur tidak dialami oleh pria saja, tetapi juga wanita. Penyebab utama dengkuran adalah otot-otot di sekitar tenggorokan yang mengendur, sehingga dinding dalam tenggorokan menjadi lebih sempit dan bergetar ketika bernafas. Ketika tidur, saluran udara pada jalur pernafasan menjadi terganggu dan menimbulkan dengkuran.
Menurut penelitian, melatih otot-otot di bagian rahang bisa mengurangi frekuensi dengkuran sebanyak 36% dan volume dengkuran hingga 59%, lho! Yuk, coba 6 gerakan senam lidah dan mulut dari Huffington Post ini. Siapa tahu frekuensi dengkuranmu bisa berkurang dan menjadi lebih baik.

1. Geser Lidah

Buka mulutmu, kemudian tempelkan ujung lidahmu pada langit-langit mulutmu. Kemudian geser ujung lidah dari depan ke belakang. Ulangi gerakan ini 20 kali. Akan terasa sedikit geli saat melakukan gerakan ini.
source: http://www.huffingtonpost.com/2015/06/25/how-to-stop-snoring-_n_7657348.html

2. Tempel Lidah

Buka mulutmu, tempelkan permukaan lidahmu pada langit-langit. Kemudian sedot lidahmu agar semakin tertekan ke atas. Lepaskan lidah, kemudian ulangi sebanyak 20 kali.
source: http://www.huffingtonpost.com/2015/06/25/how-to-stop-snoring-_n_7657348.html

3. Tekan Lidah

Buka mulutmu, kemudian tekan lidahmu ke arah bawah hingga menempel pada bagian dasar rahang dan lidah bersentuhan dengan gigi. Lepaskan, kemudian ulangi hingga 20 kali.
source: http://www.huffingtonpost.com/2015/06/25/how-to-stop-snoring-_n_7657348.html

4. Latihan Suara

Buka mulutmu hingga bagian dalam tenggorokan terlihat seakan-akan dokter sedang memeriksamu. Kemudian keluarkan suaramu dan katakan "Aaaaaaaaaaaa" dengan kencang. Ulangi sebanyak 20 kali.
source: http://www.huffingtonpost.com/2015/06/25/how-to-stop-snoring-_n_7657348.html

5. Tekan Pipi

Cuci tanganmu terlebih dulu, masukkan jempol kananmu ke dalam mulut. Tempatkan jempolmu pada rahang bagian kiri hingga jari menempel pada dinding rahang. Tekan dinding rahang untuk menekan otot-otot pipi, kemudian lepaskan. Ulangi sebanyak 10 kali, kemudian ulangi gerakan yang sama pada sisi rahang bagian kanan menggunakan jempol bagian kiri.
source: http://www.huffingtonpost.com/2015/06/25/how-to-stop-snoring-_n_7657348.html

6. Kunyah Bergantian

Makan merupakan saat yang tepat untuk melatih otot-otot mulut dan rahang. Pastikan kamu menggunakan kedua sisi mulutmu untuk mengunyah makanan agar kedua sisi ototnya terpakai. Kunyah makanan sebanyak 32 kali hingga lembut sebelum menelannya.
source: http://www.huffingtonpost.com/2015/06/25/how-to-stop-snoring-_n_7657348.html
Melatih otot-otot di dalam mulut dapat mencegah saluran pernafasan menjadi terhambat yang memicu timbulnya dengkuran. Jika kamu meluangkan waktu untuk melatih otot-otot di dalam mulutmu, dengkuran akan relatif berkurang.
Jika kamu telah mempraktikkan senam di atas secara teratur dan dengkuran masih belum berkurang, konsultasikan dengan dokter atau terapis. Cobalah tidur dengan bantal yang lebih tinggi hingga posisi tubuh membentuk 30 derajat, tidak mengonsumsi alkohol, dan berhenti merokok. Beberapa hal ini dapat meminimalisir dengkuran saat tidur. Selamat mencoba!