Menginjak Usia Dewasa

Menurut pakar berat badan Christopher Ochner, Ph.D., kebanyakan wanita pada umumnya mengalami masa-masa metabolisme paling tinggi saat menginjak usia dewasa. Rentang usianya bisa berbeda-beda tergantung faktor genetik dan aktivitas. Namun, kebanyakan saat akhir usia belasan hingga awal 20-an.
source: http://leaderchat.org/2014/11/03/leaders-not-talking-about-career-growth-with-their-people-survey-shows-large-gaps/
Hingga usia menginjak 25 tahun, tubuh masih berada dalam masa pembentukan tulang dan proses ini membakar kalori. Selain itu, metabolisme tubuh juga meningkat pada saat masa puber. Hal ini disebabkan karena tubuh mengalami pertumbuhan dalam jumlah yang signifikan.

Saat Hamil

Metabolisme tubuh juga bisa meningkat saat hamil, karena tubuhmu akan membakar sebanyak 200 kalori setiap harinya. Oleh karena itu ibu hamil disarankan untuk makan lebih banyak tapi tidak berlebihan. Ibu hamil yang sehat sebaiknya mengalami kenaikan berat badan sebanyak 10-15 kg selama 9 bulan masa kehamilan.
source: http://rebloggy.com/post/love-baby-beautiful-pregnancy-pregnant-mother-materinity/33585977867
Namun, hampir sebagian dari wanita hamil mengalami kenaikan berat badan lebih banyak dari semestinya. Berhati-hatilah agar berat badan tidak bertambah terlalu banyak saat hamil. Karena, dapat menyebabkan resistensi insulin dan menurunkan metabolisme serta kehilangan massa otot.

Masa Menyusui

Menyusui bisa menjadi aktivitas yang sangat membantu dalam proses penurunan berat badan pasca melahirkan. Apalagi, aktivitas mulia ini bisa membantu membakar 500-1000 kalori per harinya. Namun saat Si Kecil mulai beralih ke makanan padat, metabolisme tubuh akan mulai kembali seperti masa-masa sebelum kehamilan.
source: http://familyllb.com/2015/10/15/does-moms-breastfeeding-impact-dads-access-rights-to-baby/

Menjelang Usia 30-an

Semakin bertambahnya usia, jumlah otot akan mulai berkurang dan kemampuan tubuh untuk membakar kalori secara alami akan semakin berkurang. Sebaliknya, jumlah lemak di dalam tubuhmu akan bertambah dan bisa menyebabkan kenaikan berat badan di awal usia 30 tahun. Belum lagi, tubuh juga tidak akan memproduksi hormon pertumbuhan seperti sebelumnya, dan turut berkontribusi menjadi penyebab metabolisme tubuh yang menurun.
source: http://cynthiasumner.org/
Namun kamu bisa mengatasinya dengan melakukan latihan beban untuk membentuk otot. Saat otot mulai terbentuk, tubuh akan memproduksi hormon pertumbuhan dan akan menaikkan kembali metabolisme tubuhmu.

Menginjak Usia 40-an

Saat umur 40 tahun-an, fungsi rahim mulai menurun dan tubuh akan mempersiapkan diri menuju masa menopause. Di masa-masa inilah produksi hormon estrogen, progesterone, dan juga hormon pertumbuhan akan berkurang. Proses ini juga diikuti dengan metabolisme tubuh yang ikut menurun. Kamu akan merasa berat badan lebih mudah naik, walaupun porsi makanmu tetap seperti dulu.
source: http://www.dailymail.co.uk/health/article-2623923/Heart-risk-women-shun-exercise-30s-Inactive-50-likely-develop-problems.html
Untuk menjaga agar berat badan tubuh tetap stabil, kurangi konsumsi makanan sebanyak 150 kalori setiap harinya. Jika kamu terbiasa olahraga 1-2 kali seminggu sebelumnya, tambahkan porsi olahraga menjadi 3 kali seminggu. Agar tubuh tubuhmu dapat berfungsi dan membakar kalori secara normal seperti dulu, kamu harus mengatur asupan kalori dan memperbanyak olahraga agar metabolisme tubuh tetap normal.