Apakah Sebenarnya Insomnia Itu?

Pada umumnya, manusia akan terlelap pada malam hari untuk mengistirahatkan pikiran dan tubuh dari berbagai macam aktivitas yang sudah dilakukan dari pagi hingga malam hari. Namun, tak jarang juga masih banyak orang-orang yang terjaga pada malam hari walaupun tubuh dan pikiran sudah lelah. Hal ini terjadi karena insomnia. Insomnia adalah kelainan pola tidur. Insomnia dibagi menjadi 2, yaitu insomnia akut atau jangka pendek dan insomnia kronis atau tanpa henti. Insomnia dapat menyebabkan kurangnya energi pada pagi hari akibat tidak cukupnya waktu istirahat. Selain kekurangan energi, orang yang mengalami insomnia rentan akan depresi dan selalu gelisah serta mengalami penurunan daya ingat dan konsentrasi.
source: https://www.nhlbi.nih.gov/health/health-topics/topics/inso
Insomnia can be acute (short-term) or chronic (ongoing). Acute insomnia is common and often is brought on by situations such as stress at work, family pressures, or a traumatic event.
source: https://www.nhlbi.nih.gov/health/health-topics/topics/inso

Apa yang Menyebabkan Insomnia?

Insomnia merupakan salah satu masalah kejiwaan seperti stres, trauma akan hal-hal tertentu, pengobatan dan masalah biologis lainnya. Penelitian menunjukan bahwa insomnia juga terjadi karena aktivitas otak semakin meningkat pada malam hari. Selain kinerja otak yang mempengaruhi jam tidur kamu, berbagai macam pengobatan juga bisa menjadi penyebab insomnia. Jenis pengobatannya pun bervariasi, dari mulai yang ringan hingga yang serius. Beberapa contoh jenis pengobatan yang bisa menyebabkan insomnia adalah radang sendi, asma, nyeri pinggang dan sinus.
source: https://sleepfoundation.org/insomnia/content/what-causes-insomnia
Insomnia can be caused by psychiatric and medical conditions, unhealthy sleep habits, specific substances, and/or certain biological factors.
source: https://sleepfoundation.org/insomnia/content/what-causes-insomnia

Efek yang Ditimbulkan Insomnia bagi Kesehatan

Kebanyakan orang seringkali tidak menyadari bahwa mereka mengalami kelainan pola tidur atau insomnia sehingga penanganannya seringkali terlambat atau tidak ada sama sekali. Jika kamu sudah mengalami insomnia, sebaiknya segera ditangani. Bila dibiarkan berlarut-larut, maka insomnia akan menimbulkan masalah kesehatan yang serius. Orang yang mengalami kelainan pola tidur akan lebih mudah terkena depresi dan kegelisahan dibandingkan dengan orang-orang yang memiliki cukup waktu beristirahat. Inilah yang menjadikan insomsia mampu menimbulkan berbagai maca komplikasi kesehatan.
source: http://abcnews.go.com/Health/insomnia-put-health-risk/story?id=15398461
People with insomnia were five times as likely to develop depression or anxiety and more than twice as likely to have congestive heart failure, according to a U.S. National Health Interview Survey in 2002.
source: http://abcnews.go.com/Health/insomnia-put-health-risk/story?id=15398461

Cara Efektif Menangani Insomnia

Bagi kamu yang sudah mengalami insomnia jangan khawatir, karena kelainan ini dapat disembuhkan. Salah satu cara yang paling efektif adalah dengan cara merubah pola pikir yang lebih positif. Walaupun terkesan klise, cara ini adalah cara yang paling ampuh. Pikiran yang positif akan membuat otak menjadi lebih rileks dan terhindar dari stres. Selain itu kamu dapat merubah pola dan posisi tidur pada malam hari. Buatlah diri senyaman mungkin agar bisa tidur dengan nyenyak. kamu juga bisa mendengarkan musik yang lembut agar dapat tertidur lelap dan konsumsi makanan dan minuman yang membuat tubuh kamu menjadi lebih hangat dan rileks seperti teh dan coklat. Bila saran-saran tersebut tidak berhasil, kamu bisa melakukan rujukan ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan yang lebih maksimal.
source: http://www.webmd.com/sleep-disorders/tc/insomnia-treatment-overview
Healthy thinking is a way to help you stay well or cope with a health problem by changing how you think.
source: http://www.webmd.com/sleep-disorders/tc/insomnia-treatment-overview