Pukul 08.00: Kelenteng Sam Poo Kong
Kelenteng Sam Poo Kong berlokasi sekitar 15 menit berkendara dari bandara, sehingga bisa jadi tujuan pertama. Kelenteng ini merupakan bentuk peringatan akan jejak kedatangan Laksamana Cheng Ho di Indonesia. Bangunannya memiliki warna-warni cerah serta arsitektur yang terpelihara dengan baik. Anda tidak perlu membayar, tetapi pastikan untuk bersikap sopan selama di dalam.

Pukul 10.00: Lawang Sewu
Pergi ke Semarang tidak lengkap tanpa mengunjungi Lawang Sewu. Bangunan bersejarah bekas kantor perusahaan kereta api era Belanda ini memiliki Museum Sejarah Kereta Api, lengkap dengan foto-foto lama serta keterangan yang akan menarik penggemar wisata sejarah.

Lawang Sewu juga memiliki jendela kaca lukis indah buatan seniman Belanda J. L. Schoten, cocok sebagai latar belakang foto berkesan. Area lantai kedua Lawang Sewu cocok untuk berswafoto karena banyak sudut yang berkesan antik.

Pukul 11.00: Katedral Semarang
Katedral Semarang tidak jauh dari Lawang Sewu, sehingga Anda bisa mengunjunginya dengan berjalan kaki. Katedral Semarang aslinya bernama Gereja Katedral Perawan Maria Ratu Rosario Randusari. Atapnya berbentuk limasan dengan menara unik di atasnya. Bagian dalamnya didominasi warna putih dan cokelat gelap, dengan langit-langit tinggi.

Pukul 11.30: Jajan di Pandanaran
Jalan Pandaranan berlokasi sekitar 700 meter dari Lawang Sewu, sehingga bisa menjadi tempat makan siang, jajan, atau membeli oleh-oleh. Jalan ini memiliki berbagai toko oleh-oleh dan kios makanan yang berderet di kedua sisinya. Anda bisa menikmati jajanan khas Semarang seperti lumpia dengan harga murah.

Pukul 12.00: Mengunjungi Masjid Agung Semarang
Masjid Agung Semarang adalah salah satu ikon kota dengan desainnya yang unik. Bangunannya memiliki elemen gaya Jawa, Timur Tengah, dan Eropa. Terdapat museum sejarah Islam di lantai dua dan tiga serta restoran di lantai 18 menara masjid. Anda juga bisa melihat pemandangan kota dengan teropong di lantai 19 menara masjid.

Serambi masjid bisa cukup panas pada siang hari. Pastikan mengenakan kaus kaki setelah melepas sandal atau sepatu.

Pukul 14.00: Mengunjungi Gang Lombok dan Kota Tua
Gang Lombok merupakan area pecinan di Semarang, dan lokasinya tidak jauh dari area bersejarah Kota Tua. Anda bisa melihat keunikan budaya masyarakat pecinan, seperti Kelenteng Tay Kak Sie yang sering mengadakan pertunjukan panggung tradisional. Area Kota Tua cocok untuk berswafoto, terutama jika Anda mengunjungi Trick Eye Museum yang baru dibuka di sana.

Pukul 18.00: Kuliner Malam

Kuliner malam Semarang cocok untuk menutup acara jalan-jalan Anda. Pasar malam Semawis berada di area pecinan, dan menjual berbagai makanan serta jajanan murah. Anda sebaiknya bertanya dulu pada penjualnya untuk memastikan bahan-bahannya, karena ada kios yang menjual menu tidak halal.
 
Penasaran ingin bepergian ke Semarang tanpa bayar mahal? Selain wisata sehari, Anda bisa berburu harga tiket pesawat Lion Air, Citilink, dan berbagai maskapai murah lainnya lewat aplikasi Airy. Tersedia untuk perangkat Android dan Apple, Airy menghadirkan harga murah tanpa pajak tersembunyi. Membayar tiket, refund, serta mengubah jadwal/reschedule keberangkatan pun lebih mudah. Airy adalah solusi jalan-jalan murah ke Semarang tanpa mengurangi kesenangan Anda.