Makanan yang Tidak Sehat Bagi Kulit

Penggunaan produk kecantikan yang terfomulasi dengan baik, seperti tabir surya dengan SPF 30 atau lebih, merupakan salah satu cara untuk menangkal bahan iritan yang dapat menjadi pemicu inflamasi dan mencegah terjadinya kerusakan pada kulit. Selain iritan dan paparan sinar matahari, mengonsumsi makanan yang kurang sehat juga dapat menjadi pemicu terjadinya peradangan pada kulit.
Ada banyak makanan yang mungkin dapat menjadi pemicu memburuknya kondisi kulit. Gula merupakan salah satu musuh terbesar bagi kulit.
Mengapa gula tidak baik bagi kulit?
source: http://www.lipstiq.com/2013/47557/why-sugar-is-bad-for-your-skin
Gula dapat memicu proses yang disebut dengan glikasi di dalam tubuh. Glikasi merupakan reaksi kimia yang terjadi saat gula yang dikonsumsi berinteraksi dengan lipid dan protein di dalam tubuh. Reaksi ini menghasilkan molekul yang menyebabkan inflamasi, yang kemudian menjadi pemicu berbagai penyakit dan meningkatkan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, munculnya kerutan, kulit yang mengendur, dan jerawat.
Selain gula, beberapa makanan berikut juga dapat menjadi pemicu inflamasi serta kondisi kulit yang tidak sehat.
a. Lemak trans, yang terkandung di dalam margarin.
b. Daging yang telah diproses, seperti bacon, mengandung nitrit dan nitrat, yang dapat menyebabkan inflamasi akut.
c. Makanan olahan, yang meliputi sebagian besar menu pada restoran cepat saji dan makanan kemasan yang banyak dijual di supermarket.
d. Makanan penutup seperti cake atau berbagai jenis pastry yang biasanya mengandung banyak gula.
e. Makanan asin yang dapat menyebabkan pembengkakan serta kulit yang terlihat kusam dan lelah.

Makanan yang Baik Bagi Kulit

Pola makan yang sehat dapat memberikan kulit yang sehat juga. Oleh karena itu, selain perawatan secara rutin, atur pola makan dan pastikan makanan berikut masuk ke dalam menu diet sehatmu.
source: http://weheartit.com/entry/207996659/search?context_type=search&context_user=Kit_Kat3&page=3&query=eating+healthy+food
1. Tomat
Tomat kaya akan vitamin C yang dapat membantu kulit agar tetap kencang dengan membantu produksi kolagen. Kandungan likopen di dalamnya juga berperan penting untuk merangsang sirkulasi pada kulit.
2. Telur
Kandungan antioksidan di dalam telur, yaitu lutein dan zeaxanthin, mampu memberikan perlindungan ekstra terhadap kerusakan yang disebakan oleh sinar UV, yang juga menjadi pemicu munculnya garis halus, bintik hitam, dan juga kanker. Konsumsi telur juga dapat membuat kulit lebih lembut, kencang, dan terhidarasi dengan baik.
3. Alpukat
Alpukat baik untuk kulit karena kaya akan kandungan omega-3 dan vitamin E, yang dapat bekerja untuk meningkatkan daya tahan kulit. Vitamin E juga berperan sebagai tabir surya yang kuat, membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV. Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa konsumsi alpukat dengan porsi biasa dapat meningkatkan kemampuan kulit untuk menjaga kelembabannya.
4. Bawang Putih
Tidak hanya memberikan rasa sedap pada makanan, bawang putih mengandung senyawa kimia allicin yang pada saat dicerna dapat bertindak melawan bakteri berbahaya, termasuk bakteri penyebab jerawat dan infeksi kulit lainnya.
5. Ikan
Jika kamu menginginkan kulit sehat bercahaya dan bebas noda hitam, tingkatkan asupan ikan, terutama ikan yang banyak mengandung minyak seperti makerel. Ikan makerel banyak mengandung eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA), yang membantu memberantas peradangan pada jerawat.
6. Air
Meskipun air tidak dikategorikan sebagai makanan, benda yang satu ini tidak dapat dilupakan jika ingin mendapatkan kulit yang sehat. Cara untuk mencerahkan kulit dapat dilakukan dari dalam, dan salah satu cara terbaik, termurah, dan paling efektif adalah dengan membantu membuang racun di dalam tubuh dengan meminum air yang cukup. Konsumsi air putih yang cukup tidak hanya membantu kerja otak agar lebih baik dan membantu mengusir stres, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan kulit akan air.