1. Dapat Membersihkan Dirinya Sendiri

Miss V merupakan salah satu organ tubuh yang mandiri sehingga dapat membersihkan sendiri tanpa bantuan alat atau zat kimia lain. Sebaiknya hindari penggunaan produk-produk kewanitaan karena justru dapat meningkatkan resiko bakteri masuk ke dalam dan menyebabkan jamur. Keseimbangan pH di dalam Miss V juga bisa terganggu jika kamu membersihkannya dengan sabun yang menyebabkan iritasi, karena dapat menghilangkan bakteri baik di dalamnya. Cukup bersihkan dengan air dan pastikan sabun yang kamu gunakan tidak mengandung bahan-bahan seperti pewangi dan pewarna.
source: https://www.pinterest.com/pin/75646468718901582/

2. Bentuknya Berbeda-beda Setiap Orang

Setiap bentuk bibir Miss V yang dimiliki orang bisa berbeda, bisa tebal maupun tipis. Jangan pernah membanding-bandingkan bentuk bibir Miss V dengan milik orang lain atau melakukan operasi plastik bibir Miss V untuk mengubah bentuknya. Syukuri setiap lekuk dari miss V yang kamu miliki dan jangan pernah terpikir untuk mengubahnya.

3. Elastis dan Dapat Kembali ke Bentuk Semula

Miss V dapat dilewati bayi saat proses melahirkan dan bisa kembali lagi ke ukuran semula. Namun proses penyembuhan umumnya memakan waktu sekitar 6 bulan setelah melahirkan. Tak hanya Miss V, hampir seluruh organ tubuhmu akan terasa berbeda pasca melahirkan, jadi tak heran jika tubuhmu membutuhkan waktu yang cukup lama agar dapat kembali ke bentuk semula dan berfungsi normal.

4. Mengerti Timing yang Tepat

Miss V dapat memberitahumu masa-masa kesuburan sehingga dapat dijadikan patokan untuk keluarga yang ingin menambah keturunan. Lendir serviks yang dihasilkan oleh Miss V akan terlihat transparan dan elastis seperti karet. Namun jika kamu mengonsumsi pil KB secara teratur, proses ini dapat mengganggu tanda-tanda dari Miss V. Jika kamu kesulitan mengetahui kapan masa suburmu, coba perhatikan kondisi Miss V seperti yang telah disebutkan tadi.

5. Baunya Tergantung dari Makananmu

Walaupun tak banyak penelitian yang dilakukan mengenai topik ini, besar kemungkinan bahwa apa yang kamu makan dapat mempengaruhi bau Miss V. Apalagi saat terjadi proses ovulasi, hindari makan sesuatu yang berbau tajam seperti bawang putih jika kamu tidak ingin Miss V mengeluakan bau yang tak sedap.
source: http://renegadehealth.com/blog/2013/05/27/what-to-eat-to-smell-sweet-8-foods-that-make-you-smell-great

6. Kamu Juga Bisa Melembabkan Miss V

Apakah kamu pernah mengalami iritasi pada bibir Miss V? Layaknya perawatan pada kulitmu, cukup lembabkan daerah yang mengalami iritasi pada Miss V. Seperti kulit pada seluruh tubuhmu, Miss V juga bisa mengering walaupun belum memasuki masa menopause. Namun jangan sekali-kali menggunakan body lotion yang umumnya mengandung alkohol dan pewangi karena dapat memperparah iritasi. Coba oleskan Vaseline Petroleum Jelly tipis-tipis pada daerah yang terkena iritasi karena produk ini tidak mengandung pewangi, alkohol, dan pengawet.

7. Miss V Juga Bisa Alergi

Banyak wanita yang alergi terhadap lateks dan spermisida, namun bahan ini sering dipakai untuk membuat kondom. Jika kamu pernah merasa Miss V menjadi panas dan terbakar setelah berhubungan seks, bisa jadi kamu mengalami alergi akibat bahan kondom yang digunakan. Konsultasikan dengan suami agar menggunakan kondom yang tidak terbuat dari lateks, melainkan polyurethane atau poliisoprena. Jika Miss V terus terasa kering, konsultasikan pada dokter mengenai alat kontrasepsi terbaik.

8. G-String Dapat Menyebabkan Iritasi

Gesekan yang terjadi pada Miss V dapat menyebabkan iritasi pada jaringan Miss V. Lebih baik gunakan pakaian dalam yang terbuat dari 100% katun yang tidak melalui proses bleaching. Jika kamu memiliki kulit yang sensitif dan memiliki alergi terhadap bahan pakaian tertentu, lebih baik hindari memakai pakaian dalam seksi dan terbuat dari bahan-bahan yang dapat menyebabkan alergi.

9. Hati-Hati Saat Proses Hair Removal

Mencukur bulu-bulu pada Miss V umumnya dilakukan di kamar mandi yang lembab dan merupakan tempat berkembangnya bakteri. Sebaiknya lakukan di kamar atau tempat yang kering untuk mencegah terjadinya iritasi. Kamu juga bisa menggunakan shaving cream yang terbuat dari bahan-bahan alami untuk mengurangi resiko terjadinya iritasi. Hindari menggunakan hair removal cream karena kandungan kimianya berbahaya untuk Miss V. Berhati-hati melakukan waxing karena cara yang salah bisa mengakibatkan kulit Miss menjadi memerah.

10. Pakaian Dalam Bisa Berpengaruh

Pakaian yang wangi memang menyenangkan, namun hindari mencuci pakaian dalam dengan deterjen yang mengandung pewangi atau pewarna buatan. Bahan-bahan seperti ini dapat membuat bibir Miss V mudah iritasi. Hindari menggunakan pelembut pakaian saat mencuci pakaian dalam karena umumnya mengandung bahan-bahan kimia yang keras. Gunakan deterjen lembut atau khusus bayi, yang hanya berfungsi untuk membersihkan pakaian dari noda dan kotoran.
source: http://www.beautyconnexion.com/index.cfm/blog/100464/spring-cleaning-washing-bras-and-underwear