Memilih Concealer

1. Kulit Kering
Jika kamu memiliki kulit kering, hindari menggunakan liquid concealer dengan hasil finishing matte karena justru akan membuat kulitmu terlihat lebih kering.

2. Kulit Berminyak
Jenis kulit ini cenderung memiliki pori-pori yang berukuran besar, sehingga jangan gunakan concealer bertekstur creamy atau stick. Jenis concealer seperti ini dapat menyumbat pori-pori pada wajah dan membuat wajah terlihat semakin mengkilat.
source: http://tutorial.top10inaction.com/how-to-choose-the-right-concealer/
3. Coverage
Jika kamu memiliki lingkaran hitam pada mata atau noda hitam yang ingin disembunyikan, carilah concealer yang memberikan coverage medium. Concealer jenis ini juga cocok untuk menutupi pembuluh darah yang terlihat pada kulit maupun bekas jerawat akibat breakout.

4. Shade
Untuk concealer yang digunakan pada bawah mata, carilah yang warnanya 1 atau 2 tingkat lebih muda dibandingkan warna kulitmu. Untuk bagian wajah lainnya, pilihlan concealer yang warnanya sama dengan warna foundationmu. Warna seperti natural beige merupakan warna netral yang cocok pada hampir semua orang. Hindari memilih concealer berwarna pink, rose, peach, putih, atau kuning.

Jenis-Jenis Concealer

1. Liquid Concealer
Concealer dalam bentuk cair umumnya memiliki finishing kulit yang mulus seperti satin, berkilau, dan matte. Concealer jenis ini cocok untuk hampir segala jenis kulit, kecuali kulit kering. Penggunaannya pun mudah, kamu bisa meratakannya dengan ujung jari, aplikator, atau brush khusus concealer. Liquid concealer juga cocok untuk menutupi noda hitam pada wajah karena tidak akan menggumpal dan resiko menimbulkan breakout termasuk kecil. Kamu juga bisa menggunakannya untuk menutupi kerutan pada wajah.
source: http://theravingsofaninsomniac.blogspot.co.id/2014/05/snoia-kashuk-liquid-light-concealers.html
2. Stick Concealer
Sesuai dengan namanya, concealer jenis ini berbentuk seperti lipstick yang semi-padat. Pigmentasinya tinggi dan teksturnya creamy. Kamu bisa mengoleskannya pada daerah yang bermasalah, kemudian ratakan dengan ujung jari hingga menyatu dengan warna kulit. Coverage-nya medium hingga full, sehingga cocok untuk menyembunyikan lingkaran hitam di bawah mata. Kamu juga bisa menggunakannya untuk menyamarkan warna merah di sekeliling hidung dan mulut. Sayangnya, kandungan bahan stick concealer cenderung berat sehingga dapat menyumbat pori-pori, bahkan memperparah breakout. Jika kulitmu berminyak, hindari memakai stick concealer.
source: https://www.avon.com/product/43812/ideal-flawless-concealer-stick?setlang=en
3. Cream Concealer
Concealer bertekstur cream biasanya dikemas dalam bentuk wadah kecil, palette, atau compact. Concealer jenis ini cocok untuk menutupi flek hitam seperti melasma karena coverage-nya yang baik. Teksturnya lebih tebal dan pigmentasinya lebih tinggi dibandingkan liquid concealer dan lebih mudah diratakan. Untuk hasil terbaik, gunakan brush khusus concealer saat menggunakannya dan lapisi dengan bedak tabur atau loose powder agar hasilnya tidak terlihat cakey.
source: http://www.theorganicbunny.com/swap-it-out-sunday-goodbye-m-a-c-lipsticks/
4. Powder Concealer
Concealer jenis powder umumnya dikemas dalam bentuk compact dan teksturnya seperti bedak. Penggunaannya pun mudah, cukup gunakan ujung jari atau brush khusus concealer dan ratakan pada daerah yang bermasalah. Powder concealer juga lebih tahan lama namun akan terlihat kering dan pecah-pecah setelah beberapa jam. Jangan gunakan powder concealer pada bekas jerawat maupun kulit yang kering karena dapat menyebabkan breakout.
source: https://glamrsyou.wordpress.com/2015/05/19/how-to-choose-concealer/

Cara Memakai Concealer

Terlepas dari jenis concealer yang kamu gunakan, teknik pengaplikasiannya tetap sama. Ambil concealer secukupnya dengan ujung jari, brush, atau spons, usapkan pada daerah seperti bagian bawah mata, samping hidung atau bibir, sekitar alis, dsb. Campur hingga terlihat menyatu dengan kulit.
source: http://www.makeup.com/where-to-apply-concealer
Penggunaan concealer umumnya digabung dengan foundation agar hasilnya maksimal. Namun perlu diperhatikan bahwa concealer dengan jenis liquid, cream, dan powder tidak seharusnya diaplikasikan setelah penggunaan powder foundation. Pastikan kamu menunggu beberapa saat setelah mengaplikasikan concealer sebelum melapisinya dengan powder foundation.
Jika kamu memiliki noda hitam pada wajah yang terlihat jelas, maka kamu akan membutuhkan concealer dengan pigmentasi yang tinggi. Padukan dengan foundation yang cocok dengan warna kulitmu agar mudah meratakannya dengan memberi hasil yang terlihat natural.
Untuk daerah mata, gambar segitiga terbalik di bawah matamu untuk hasil yang lebih rata. Kombinasikan dengan highlight yang dapat memantulkan cahaya untuk menyamarkan kantung mata. Namun hindari melakukan hal ini jika kamu memiliki kerutan pada bagian bawah matamu.
source: http://smg.photobucket.com/user/cemikese/media/15minbeauty3/triangle-undereye-concealer.jpg.html
Masalah yang paling sering ditemui saat menggunakan concealer adalah bercak putih tidak natural yang terlihat di bawah kulit mata. Poin penting saat mengaplikasikan concealer adalah meratakan bagian ujung concealer hingga terlihat menyatu dengan kulit di sekitar mata. Pastikan kamu tidak mengoles concealer terlalu banyak pada bagian ujung mata dan pusatkan pada bagian tengah daerah bawah mata dan sekitarnya untuk hasil terbaik.