Penyakit diabetes adalah salah satu penyakit berbahaya. Penyakit ini disebabkan karena kadar gula darah berlebih sedangkan pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin yang cukup untuk menyeimbangkan gula darah. Terdapat dua jenis diabetes, yaitu tipe 1 yang sering menyerang mereka yang berusia di bawah 20 tahun dan tipe 2 yang sering menyerang mereka yang usia di atas 35 tahun. Penyakit diabetes dapat menyebabkan gangguan komplikasi pada organ-organ tubuh. Untuk itu, berikut 6 efek samping penyakit diabetes yang harus kamu ketahui.
source: https://www.imhealth.com/diabetes-complications/

Gagal Ginjal

Diabates dapat mengganggu kinerja ginjal menyaring sisa metabolisme dari darah. Hal ini ditandai dengan peningkatan jumlah protein pada urine. Gangguan ginjal terkait diabetes disebut nefropati diabetik. Jika keadaan ini berlangsung terus-menerus dapat menyebabkan gagal ginjal.
source: http://www.curekidneydisease.website/2015/07/16/diet-for-kidney-disease-and-diabetes/

Ketoasidosis

Pankreas memproduksi insulin untuk mengubah gula menjadi energi. Jika pankreas tidak mampu memproduksi insulin yang cukup, maka akan ada hormon pengganti untuk mengubah lemak menjadi energi. Hal ini dapat menghasilkan zat racun untuk tubuh seperti badan keton asam tertentu sehingga menimbulkan komplikasi serius yang disebut ketoasidis. Gejala yang ditimbulkan misalnya rasa haus yang ekstrem, frekuensi buang air kecil yang melebihi normal, dan kelelahan. Jika kadar gula darah tinggi dan urin mengandung banyak keton dibiarkan terus-menerus tanpa diobati, dapat menghilangkan kesadaran bahkan kematian.
source: http://creatureclinic.com/diabetes-in-cats-1/

Efek Pada Sistem Peredaran Darah

Kadar glukosa darah yang tinggi dapat menyebabkan penimbunan lemak pada dinding pembuluh darah. Sehingga, akan menghambat aliran darah dan pengerasan pembuluh darah yang disebut aterosklerosis. Kurangnya aliran darah pada tubuh berpengaruh pada kaki dan tangan, misalnya menimbulkan rasa sakit pada betis saat berjalan. Masalah yang sering timbul adalah gangguan pada kaki karena penyempitan pembuluh darah. Penderita diabetes akan merasa suhu yang dingin pada kaki mereka dan kurang respon terhadap suhu hangat. Oleh sebab itu, mereka terkadang kurang peka jika kaki terluka sampai bertambah parah hingga harus diamputasi.

Neuropati Perifer dan Retinopati Diabetik

Neuropati Perifer adalah kerusakan pada saraf sehingga dapat menurunkan sensivitas terhadap suhu panas dan dingin serta rasa sakit. Sehingga, penderita kurang peka jika bagian tubuhnya ada yang sakit atau terjadi gangguan. Salah satunya bengkak dan kebocoran pembuluh darah pada mata sehingga menurunkan penglihatan dan bahkan kebutaan. Oleh sebab itu, penderita diabetes cenderung terjangkit katarak sebelum waktunya dan juga glaukoma.

Gangguan Pada Kulit

Diabetes juga dapat menimbulkan komplikasi pada kulit. Ada kondisi yang disebut diabetic dermopathy, yaitu kondisi dimana muncul bercak berwarna cokelat pada kulit. Gejala ini dialami lebih banyak oleh penderita pria daripada wanita, dengan rentang usia diatas 50 tahun. Ada juga yang disebut eruptive xanthomatosis berupa benjolan kuning pada kulit disertai lingkaran berwarna merah. Selain itu, diabetes juga dapat menyebabkan penebalan kulit yang disebut digital sclerosis. Ini sering terjadi pada tangan dan kaki. Jika kondisi gula darah mulai membaik, efek komplikasi ini akan hilang dengan sendirinya.

Gangguan Pada Rongga Mulut

Komplikasi diabetes dapat menjalar hingga ke rongga mulut. Diabetes dapat menyebabkan infeksi pada gusi dan tulang gigi sehingga menyebabkan rasa sakit saat mengunyah makanan. Hal ini disebabkan karena gula darah yang terlalu tinggi dapat merusak kolagen di seluruh jaringan tubuh, dan juga karena adanya faktor kerentanan terhadap infeksi. Jadi, mereka yang sering mengeluhkan adanya gangguan pada gusi sebaiknya lebih berwaspada karena terdapat kemungkinan menderita diabetes tipe 2.
source: http://www.prevention.com/health/unexpected-side-effects-diabetes