Cokelat Baik untuk Kesehatan Jantung

Penelitian yang dilakukan di Universitas Scranton, Pennsylvania menunjukkan bahwa sebatang cokelat mengandung polifenol setara dengan 5 penyajian buah dan sayur. Polifenol adalah salah satu antioksidan yang baik untuk melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan kesehatan jantung. Namun, belum ada penelitian lanjut jangka panjang terkait hal ini.
source: http://s3.amazonaws.com/healthyoil/chocolate-and-heart-health.html

Cokelat Mengandung Banyak Kafein

Jumlah kafein yang terkandung dalam 100 gram cokelat hanya sebanyak 7 miligram. Jumlah ini hampir sama dengan kandungan kafein pada secangkir kopi dekafeinasi.

Cokelat Menyebabkan Jerawat?

Penelitian selama 30 tahun terakhir tidak berhasil membuktikan bahwa cokelat berhubungan dengan kemunculan jerawat. Penelitian yang dilakukan di Sekolah Kedokteran Universitas Pennsylvenia (1969) pada 65 orang yang terjangkit jerawat, menunjukkan bahwa tidak ada penambahan jumlah jarawat pada orang yang mengonsumsi cokelat selama 4 minggu.

Cokelat Menyebabkan Migrain?

Cokelat seringkali dianggap sebagai penyebab migrain. Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Pittsburgh dan Sekolah Kedokteran Universitas Washington pada 63 responden menunjukkan bahwa cokelat tidak terbukti menjadi penyebab munculnya migrain.

Cokelat Mampu Menurunkan Stres

Gangguan emosional atau stres dapat memicu produksi hormon kortisol berlebih pada tubuh. Akibatnya, hormon ini akan masuk ke aliran darah dan mengganggu proses metabolisme tubuh. Penelitian Swiss pada orang yang sedang dilanda rasa khawatir yang mengonsumsi 150 gram dark cokelat setiap harinya selama 2 minggu, menunjukkan bahwa hormon stres mereka mengalami penurunan signifikan. Efek metabolik yang ditimbulkan dari stres juga berkurang. Jadi ketika kamu merasa cemas atau tertekan, konsumsilah dark cokelat untuk mengurangi stresmu.
source: http://www.healthworks.my/dark-chocolate-benefits/

Cokelat Mampu Melindungimu dari Efek Buruk Sinar Matahari

Dark chocolate mengandung flavonol, antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dari sinar ultraviolet matahari. Sinar ultraviolet matahari mampu merusak kulit dan juga mengiritasinya. Penelitian di London menunjukkan bahwa responden yang mengonsumsi cokelat kaya kandungan flavanol memerlukan waktu yang lebih lama pada kulit mereka untuk menunjukkan tanda sunburn seperti efek kemerahan. Namun bukan berrati kamu hanya mengandalkan dari cokelat, ya. Kamu tetap harus memakai tabir surya, loh. Karena mampu menangkal efek sinar UV, secara tidak langsung cokelat juga dapat mencegah tanda penuaan dini seperti munculnya garis halus dan kerutan-kerutan.
source: http://www.makeupandbeauty.in/tips/skin-care-tips/chocolate-face-masks-at-home/

Cokelat Mampu Meningkatkan Kinerja Otak

Tak hanya mampu menurunkan stres, cokelat juga mampu meningkatkan kinerja otak. Flavonol yang terkandung dalam cokelat dapat memaksimalkan aliran darah ke bagian penting dari otak selama 2 hingga 3 jam. Hal ini akan meningkatkan performa dan kewaspadaan dalam jangka pendek. Flavonol juga dianggap mampu menurunkan kepikunan pada orang usia lanjut.
source: http://www.confectionerynews.com/R-D/Chocolate-may-boost-alertness-says-Hershey-backed-study