Buah blueberry adalah buah yang berasal dari Amerika. Mungkin sebagian dari kamu ada yang mengenalnya lewat makanan misalkan yogurt, selai, dan camilan lainnya. Namun tahukah kamu, buah ini banyak menjadi favorit? Karena selain enak dikonsumsi, ternyata buah blueberry ini memiliki banyak manfaat, baik itu manfaat kesehatan maupun manfaat kecantikan. Mau tahu apa saja? Yuk, simak 6 manfaat blueberry berikut.

1. Blueberry Sebagai Antioksidan

Buah dan sayuran adalah sumber makanan yang kaya akan kandungan antioksidan, tak terkecuali buah blueberry. Buah blueberry mengandung sekumpulan anti oksidan seperti beta-karoten, flavanoid, vitamin C, vitamin E yang mampu menangkal serangan radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas dapat berupa paparan sinar UV matahari dan polusi udara. Radikal bebas adalah penyebab terjadinya kerusakan sel sehingga tubuh mengalami penuaan dini. Tanda penuaan pada tubuh yang rawan muncul adalah munculnya garis-garis halus dan kerutan pada permukaan kulit. Ini menandakan kulitmu mengalami penuaan dini akibat radikal bebas sedangkan tubuhmu kekurangan antioksidan. Konsumsilah blueberry sebagai salah satu sumber antioksidan-mu.
source: http://lookyoungguide.com/aaphenomenon/

2. Menjaga Kesehatan Mata

Blueberry kaya akan kandungan antosianin, salah satu antioksidan yang sangat baik untuk memelihara kesehatan matamu. Antosianin mampu melindungi mata dari kerusakan retina akibat kerusakan maupun peradangan serta paparan cahaya. Selain menjaga kesehatan retina, antosianin ini juga dapat memperlambat pembentukan katarak pada orang usia lanjut. Katarak adalah gangguan pada lensa mata, ketika lensa mata menjadi keruh sehingga akan menghalangi cahaya yang masuk ke mata. Konsumsi buah blueberry dapat memperlambat proses pengeruhan lensa mata tersebut.
source: http://kurwaeye.com/healthy-eyes/
Data reported in a study published in the Archives of Ophthalmologyindicates that eating 3 or more servings of fruit per day may lower your risk of age-related macular degeneration (ARMD), the primary cause of vision loss in older adults, by 36%, compared to persons who consume less than 1.5 servings of fruit daily.
source: http://www.womenfitness.net/blueberries.htm

3. Mencegah Penyakit Jantung

Sekali lagi, antioksidan pada blueberry tak hanya baik untuk kulitmu, namun juga dapat mencegah penyakit jantung. Proses oksidasi yang menghasilkan kerusakan tak hanya terbatas pada sel-sel, namun juga LDL (Low Density Lipoprotein) atau sering dikenal dengan kolesterol jahat. Oksidasi kolesterol jahat dapat menjadi tahap awal munculnya penyakit jantung. Antioksidan pada blueberry mampu mengurangi jumlah LDL yang teroksidasi sehingga mampu menurunkan risiko penyakit jantung.
source: https://www.drsusanweinberg.com/link-between-gum-disease-heart-disease

4. Meningkatkan Kinerja Otak

Tingkat oksidasi mampu mempercepat proses penuaan pada otak sehingga otak pun akan mengalami penurunan fungsi dan kinerjanya. Antioksidan pada blueberry cenderung berkumpul di area otak yang penting untuk kecerdasan. Antioksidan ini akan berinteraksi secara langsung dengan neuron yang mengalami kerusakan akibat penuaan dan melakukan perbaikan terhadap proses penyampaian sinyal. Sebagai hasilnya, proses penyampaian informasi pada otak akan meningkat sehingga mampu mempertajam memori. Oleh sebab itu, blueberry juga dianggap mampu mengatasi Alzheimer.
source: http://scicurious.scientopia.org/2011/05/04/science-101-the-neuron/

5. Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker

Blueberry mengandung senyawa yang disebut pterostilbene. Kombinasi antara pterostilbene, asam ellagic, antosianin dan antioksidan dapat membantu mengatasi kanker, terutama kanker hati dan kanker usus. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Agricultural and Food Chemistry menunjukkan bahwa senyawa fenolik pada blueberry mampu menghambat penyebaran sel kanker usus dan menginduksi apoptosis (kematian sel terpogram).

6. Mencegah Infeksi Saluran Kemih

Sekumpulan bakteri seperti E-coli yang ada disepanjang dinding saluran kemih dapat menjadi penyebab munculnya infeksi pada saluran ini. Blueberry terdiri dari senyawa polimer yang tersusun dari molekul berat yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri seperti E-coli dan juga berfungsi sebagai antibiotik. Molekul-molekul ini dapat membersihkan dinding saluran kemih dari bakteri E-coli sehingga mencegah infeksi.
source: http://www.utiresource.com/