1. Brokoli

source: http://www.taste.com.au/recipes/16823/broccoli+with+garlic+and+chilli?ref=collections,broccoli-recipes
Sayuran dari keluarga cruciferus dikatakan sebagai sayuran terbaik untuk menurunkan risiko kanker. Brokoli merupakan salah satu sayuran dari jenis cruciferus yang dikenal sebagai makanan untuk mencegah kanker payudara. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kandungan sulforaphane dapat mengurangi jumlah sel induk kanker payudara. Brokoli dikatakan dapat menekan pertumbuhan tumor, mencegah penyebaran lebih lanjut dari kanker itu tersebut. Untuk mendapatkan manfaat sulforaphane secara maksimal sebaiknya konsumsi brokoli dalam kondisi mentah atau ditumis, karena jika direbus dapat menghancurkan beberapa sulforaphane di dalamnya.

2. Delima

source: http://www.hanahiroba.com/fs/hanahiroba/c/0000000119/
Sebuah studi laboratorium menunjukkan bahwa jus delima dan ekstrak buah delima yang kaya akan antioksidan dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara. Delima dapat menjadi asupan yang sehat dan lezat sebagai bentuk pencegahan kanker payudara, baik dalam bentuk buah maupun jus. Selain kanker payudara, buah delima juga dapat dikonsumsi untuk membantu melawan penyakit jantung dan kanker prostat.

3. Ikan yang Kaya Dengan Kandungan Omega-3

source: http://www.taste.com.au/recipes/12933/salmon+with+haloumi+green+bean+salad
Sebuah studi yang dilakukan di Zhejiang University dan APCNS Center of Nutrition meneliti efek yang diberikan asam lemak tak jenuh omega-3 yang banyak ditemukan pada ikan salmon dan tuna. Hasil analisis menunjukkan bahwa wanita penderita kanker payudara yang mengonsumsi lebih banyak asam lemak tak jenuh omega-3 dari ikan mengalami penurunan ukuran kanker payudara sebanyak 14 persen dibandingkan dengan para wanita yang mengonsumsi ikan dengan jumlah yang lebih sedikit.

4. Tomat

source: http://watom.net/tomato/m-tomato.html
Tomat merupakan pilihan terbaik sebagai buah untuk mencegeah kanker payudara karena kadar antioksidannya yang tinggi. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa sayuran dan buah yang tinggi akan kandungan karotenoid dapat mengurangi risiko terbentuknya kanker payudara sebesar 20 persen. Buah dan sayuran bewarna merah dan orange memiliki kandungan karotenoid yang tinggi. Jadi selain tomat, wortel juga bisa menjadi pilihan baik untuk pencegahan kanker payudara.

5. Minyak Zaitun

Extra virgin olive oil merupakan pilihan terbaik untuk memasak dan juga sebagai tambahan dalam salad. Minyak zaitun kaya akan antioksidan dan fitonutrien. Kandungan antioksidan dapat mengurangi oksidasi di dalam tubuh yang dapat menyebabkan radikal bebas yang menjadi pemicu kanker.
source: http://food-hacks.wonderhowto.com/how-to/labels-can-lie-whats-really-your-extra-virgin-olive-oil-0154000/
Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Navarra di Pamplona pada wanita yang menjalani pola diet Mediterranean menunjukkan bahwa mereka yang menambahkan extra virgin olive oil pada pola makan mereka memiliki risiko terkena kanker payudara lebih rendah.

6. Kunyit

source: http://authoritynutrition.com/top-10-evidence-based-health-benefits-of-turmeric/
Bumbu rempah yang memberikan warna kuning yang indah pada masakan kari ini mengandung bahan kimia yang disebut curcumin. Studi laboratorium menunjukkan bahwa curcumin memiliki peran dalam membantu melawan tumor kanker payudara jika dikombinasikan dengan terapi berbasis obat tertentu. Kunyit juga memiliki efek anti-inflamasi yang dapat melindungi kesehatan secara keseluruhan.

7. Teh Hijau

source: http://matome.naver.jp/odai/2142159754902712201
Hampir semua jenis teh mengandung katekin, ekstrak yang dikatakan bermanfaat untuk mencegah kanker payudara. Penelitian menunjukkan bahwa teh hijau sangat efektif untuk melindungi sel-sel terhadap paparan lingkungan yang mungkin dapat meningkatkan risiko kanker. Konsumsi teh hijau setidaknya 4 cangkir atau lebih dalam sehari untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

8. Kedelai

Makanan yang mengandung kedelai alami seperti edamame, tofu, miso dan susu kedelai kaya akan kandungan phytoestrogen, yang merupakan zat yang mirip dengan estrogen dan merupakan antioksidan yang baik serta berperan sebagai agen anti-inflamasi.
source: http://www.nomooo.jp/column/edamame-recipe-select-10/
Lembaga kanker nasional di Amerika Serikat menemukan bahwa wanita dengan pola makan tinggi kedelai memiliki tingkat kepadatan jaringan payudara yang lebih rendah daripada wanita yang mengonsumsi kedelai lebih sedikit ataupun tidak sama sekali. Tingkat kepadatan jaringan payudara yang tinggi sering dikaitkan dengan tingginya risiko terkena kanker payudara.
Salah satu kandungan aktif dalam kedelai adalah isoflavon, senyawa yang serupa dengan estrogen, yang dapat mengurangi efek estrogen terhadap tubuh.

9. Buah Buni

source: http://weheartit.com/entry/200864541/search?context_type=search&context_user=alschol01&query=blueberrys
Blueberry, blackberry, raspberry, dan strawberry tidak hanya menambah warna, variasi, serta rasa dalam perencanaan nutrisi pencegahan kanker. Buah-buahan ini juga kaya akan vitamin, mineral dan antioksidan yang dapat membantu untuk mencegah kanker payudara. Penelitian menunjukkan bahwa blueberry memiliki peran penting dengan meningkatkan efek obat tamoxifen, obat yang sering dikonsumsi untuk melawan sel-sel kanker payudara.