Kandungan Formaldehida Pada Cat Kuku

Formaldehida digunakan sebagai pengawet dalam cat kuku, sabun mandi, conditioner, sampo, cleanser, eye shadow dan produk perawatan kuku lainnya. Senyawa kimia ini biasanya juga ditemukan dalam produk rumah tangga seperti furniture polish.
Formaldehida diduga sebagai karsinogen dan zat yang dapat menimbulkan iritasi pada kulit dan juga mata. Menurut The International Agency of Research on Cancer (IARC,) ditemukan sebuah bukti bahwa formaldehida dapat menyebabkan kanker tenggorokan pada manusia. Formaldehida juga diketahui dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit dan dapat membahayakan sistem kekebalan tubuh.
source: http://weheartit.com/entry/205503251/search?context_type=search&context_user=maru_oemig&query=nail+polish
The International Agency for Research on Cancer (IARC) says there is evidence formaldehyde causes a form of throat cancer in humans.
source: http://www.dailymail.co.uk/femail/article-1132810/Is-make-killing-There-deadly-poisons-lurking-handbag.html
Seorang konsultan dermatologist dari Cranley Clinic London bernama Nicholas Lowe mengatakan bahwa alergi yang disebabkan oleh cat kuku cenderung muncul di mana saja kecuali pada bagian kuku itu sendiri. Contohnya seperti pada bagian kelopak mata, sekitar mulut, atau di daerah sekitar leher. Alergi dapat timbul pada saat menggosok atau menggaruk bagian tersebut dengan jari yang dihiasi cat kuku tersebut. Jika kamu memiliki kulit yang sensitif, biasanya iritasi muncul pada daerah yang memiliki kulit lebih tipis.
Untuk meghindari risiko tersebut, para ahli kosmetik menyarankan untuk memilih brand nail polish yang berlabel �E��Eformadehyde-free�E��E atau �E��Enon-toxic�E��E.

Logam Berbahaya dalam Lipstick

Mewarnai bibir dengan pilihan warna lipstick yang cantik mungkin menjadi sebuah rutinititas makeup yang tidak dapat ditinggalkan. Namun yang patut diwaspadai adalah beberapa penelitian telah menemukan bahwa lebih dari setengah produk lipstik yang ada mengandung sejumlah timbal dan logam berbahaya di dalamnya, seperti kadmium dan aluminium, yang dikaitkan dengan kerusakan sistem saraf dan gangguan janin.
Tidak semua bahan-bahan tersebut ditambahkan langsung ke dalam lipstik, tetapi sebagian besar pigmen terbuat dari mineral yang mengandung bahan tersebut.
source: http://weheartit.com/entry/203727577/search?context_type=search&query=bright+lipstick
It's not possible to make the bright colours without pigments that contain heavy metals like lead, but also aluminium and cadmium. - Pat Thomas
source: http://www.dailymail.co.uk/femail/article-3264193/Is-make-bag-poisoning-Lead-lipsticks-toxic-nail-polish-fake-tan-causes-wrinkles.html
Pat Thomas, penulis dari buku Skin Deep: The Essential Guide To What's In The Toiletries And Cosmetic You Use mengatakan bahwa hal yang sulit untuk dapat membuat lipstick dengan warna yang cerah tanpa pigmen yang mengandung logam berat seperti timbal, dan juga aluminuium dan kadmium.
Meskipun industri kosmetik mengatakan bahwa jumlah tersebut terlalu kecil untuk menimbulkan efek tertentu, sebuah studi di University of California menemukan bahwa para wanita mengaplikasikan lipstik kembali sebanyak 2 hingga 14 kali dalam sehari. Hal ini menunjukkan bahwa setidaknya para wanita telah terpapar 87 miligram logam berbahaya dengan penggunaan lipstik per harinya. Kadar logam tersebut dapat terus bertambah hingga ke tingkatan yang berbahaya.
Lipstik yang tidak mudah luntur dan terhapus dapat tertelan dan hal yang paling mengkhawatirkan adalah timbal merupakan neurotoxin kuat yang dapat menumpuk di dalam tubuh. Pat Thomas menyarankan untuk menggunakan sheer gloss atau tint untuk penggunaan sehari-hari karena memiliki kandungan logam yang lebih ringan. Minimalkan penggunaan lipstick yang lebih berat, misalnya dengan membatasi pemakaian hanya pada acara-acara khusus.

Infeksi yang Disebabkan Oleh Pencil Eyeliner

Daerah mata merupakan bagian yang sensitif, namun tetap saja kita tidak dapat menghindari penggunaan eyeliner untuk menghasilkan smoky eyes yang dramatis. Namun hati-hati dengan penggunaan pencil eyeliner untuk garis inner rim pada mata, karena penggunaannya dapat merusak penglihatan. Hal ini disebabkan inner rim liner biasanya mengandung minyak dan lilin yang dapat menumpuk sehingga menimbulkan kemerahan, infeksi bakteri, dan penglihatan kabur.
source: https://www.pinterest.com/pin/278801033151667352/
Dr Alison Ng dari University of Waterloo Canada menemukan bahwa partikel kecil dari eye pencil dapat masuk ke dalam mata dalam waktu lima menit setelah pemakaian. Partikel tersebut sangat lengket sehingga tidak mudah hilang dengan sendirinya.
Dr Ng menyarankan bagi para pengguna eyeliner pencil untuk selalu mengasah atau memotong sedikit bagian atas eyeliner pencil terlebih dahulu sebelum pemakaian untuk mengurangi bakteri yang telah menempel pada ujung eyeliner tersebut. Selain itu, pastikan untuk selalu menghapus eye makeup sebelum tidur untuk mencegah penumpukan debu.
Semoga informasi di atas dapat membantumu dalam pemilihan produk kecantikan serta penggunaanya ya, Beautynesian!