Apakah Itu Face Oil?

Face oil adalah minyak nabati tanpa aroma yang dioleskan ke seluruh tubuh dan wajah. Biasanya face oil diaplikasikan untuk memberi kelembapan pada kulit. Face oil misalnya argan oil, coconut oil, dan jojoba oil. Minyak-minyak tersebut tak hanya mampu melembabkan kulit, namun juga berfungsi sebagai antioksidan. Face oil seperti argan oil juga mampu melindungimu dari inflamasi akibat produk anti aging. Jika kamu memakai krim anti aging di malam hari, kamu bisa menambahkan beberapa tetes minyak argan di pagi hari untuk mengurangi dampak inflmasi dari krim anti aging. Kamu juga bisa memakai face oil beberapa saat sebelum krim anti aging. Hal ini bertujuan agar krim anti aging meresap sempurna ke dalam kulit tanpa menimbulkan inflamasi.
source: http://makeupandbeauty.com/beauty-benefits-of-argan-oil/
Sedangkan minyak esensial seperti lavender oil, eucalyptus, dan sebagainya sebaiknya kamu hindari. Minyak tersebut bukan jenis yang fragrant-free dan mengandung asam sitrat yang bersifat fototoksik terhadap sinar UV sehingga dapat mengiritasi kulitmu. Jadi, sebaiknya pilihlah jenis minyak yang fragrant-free untuk wajah dan kulitmu.

Cara Pemakaian Face Oil

Seperti telah disinggung sebelumnya bahwa minyak ini bersifat melembabkan kulit, maka sangat cocok digunakan untuk mereka yang memiliki kulit kering. Kamu bisa mencampurkannya dengan krim atau lotion pelembap, atau kamu bisa langsung mengoleskannya secara langsung di wajah atau kulitmu.
source: http://www.everydayhealth.com/beauty-pictures/smart-skin-care-swaps.aspx
Sebaiknya hindari mencampurkan face oil dengan produk yang mengandung SPF karena dapat menurunkan fungsi tabir surya itu sendiri.

Face Oil untuk Kulit Berminyak

Pemilik kulit wajah berminyak sangat rentan terhadap segala kosmetik dan skincare yang mengandung minyak (oil-based). Begitu juga dengan face oil. Pemakaian face oil harus lebih sedikit dan berhati-hati, karena jika tidak, justru malah memperburuk kondisi kulit yang makin berminyak. Sebaiknya lakukan eksfoliasi secara rutin agar minyak tersebut mampu terserap dengan baik di kulitmu.
Kamu juga harus menghindari pemakaian face oil yang terlalu berat. Jika face oil terlalu padat, ini akan menyebabkan susah terserap oleh kulit berminyakmu sehingga akan tetap berada di permukaan. Face oil yang tetap berada di permukaan berpotensi menyumbat pori-porimu sehingga bisa menimbulkan jerawat. Untuk kulit berminyak, sebaiknya pilihlah face oil yang teksturnya lebih ringan agar tidak membebani kulitmu dan dapat terserap dengan baik.