Setiap harinya, jutaan sel kulit di wajah kita melakukan peremajaan untuk menggantikan sel-sel lama dengan yang baru. Namun karena radikal bebas atau sinar matahari, proses peremajaan tersebut terhambat. Sel-sel kulit mati tetap menumpuk di wajah sehingga wajah menjadi kusam dan kurang bercahaya. Tak hanya itu, sel-sel kulit mati juga dapat mendukung terjadinya jerawat karena menyumbat pori-pori.
source: http://www.vivianeskincare.com/blog/why-you-must-exfoliate/
Untuk itu, kamu perlu melakukan yang namanya eksfoliasi kulit untuk membantu mengangkat sel-sel kulit mati tersebut. Namun, prosesnya tidak boleh sembarangan karena justru dapat merusak kulitmu. Oleh sebab itu, kamu perlu tahu apa saja yang perlu diperhatikan ketika melakukan eksfoliasi kulit, terutama untuk kulit wajah yang sangat sensitif.

AHA & BHA Sebagai Eksfoliator yang Baik

Pastikan eksfoliatormu mengandung AHA (alpha hydroxy acid), seperti asam laktat dan BHA (beta hydroxy acid) yang dikenal dengan asam salisilat. Kedua bahan ini mampu mengeksfoliasi kulitmu dengan lembut. Tak hanya itu, kedua formula ini dapat menjaga kelembaban alami kulit, mengurangi kerutan, serta menstimulasi produksi kolagen pada kulit sehingga kulit tetap kencang.
source: https://www.futurederm.com/what-are-the-best-and-worst-products-from-paula-begoun-paulas-choice/
Jika kamu putus asa mengatasi masalah bekas jerawat dan belang akibat paparan sinar matahari yang tak kunjung hilang, kamu bisa mencoba 2 formula ini sebagai eksfoliatormu. Masing-masing formula memiliki fungsi yang berbeda. Fungsi AHA lebih ke mengatasi dampak buruk sinar matahari sedangkan BHA lebih cocok untuk kamu yang ingin mengatasi masalah jerawat.

Lakukan Eksfoliasi 1-2 Kali Dalam Seminggu

Kondisi kulit setiap orang berbeda-beda. Namun, lebih baik eksfoliasi dilakukan sebanyak 1-2 kali dalam seminggu. Hal ini bukan karena AHA dan BHA mampu merusak kulitmu, tetapi untuk menghindari terjadinya kulit sensitif dan inflamasi karena kulit memerlukan interval waktu untuk melakukan pemulihan.
AHA dan BHA adalah eksfoliator yang lembut, jadi kamu tidak perlu khawatir (jika digunakan dalam konsentrasi yang tepat dan tidak berlebihan). BHA dan AHA memang tidak mampu menjangkau bagian dalam bawah permukaan kulit, namun dibandingkan scrub biasa, tentu AHA dan BHA jauh lebih unggul. AHA dan BHA mampu menjangkau ke lapisan yang lebih dalam, sedangkan scrub hanya mampu mengangkat sel-sel kulit mati yang berada di atas permukaan kulit. Tak hanya itu, bahan scrub yang kasar dapat menyebabkan lapisan kulit luka bahkan robek.

Cara Eksfoliasi yang Tepat

Karena eksfoliasi dengan menggunakan bahan kimia seperti AHA dan BHA berbeda dengan scrub, kamu tidak perlu membilas wajahmu dengan air. Setelah membersihkan wajah dengan cleansing dan toner, usapkan BHA gel merata ke seluruh wajah. Tunggu hingga beberapa menit. Ingat, jangan dibilas, ya. Hal ini dikarenakan proses eksfoliasi yang sebenarnya baru akan bekerja secara perlahan beberapa saat setelah bahan kandungan ini menyatu dan meresap di kulit.
source: http://www.paulaschoice.com/shop/skin-care-categories/aha-and-bha-exfoliants/_/Skin-Perfecting-Two-Percent-BHA-Gel-Exfoliant/
Gunakan krim atau lotion pelembab setelah kamu melakukan eksfoliasi. Kulit yang telah tereksfoliasi dapat menyerap dengan baik bahan pelembap tubuh tersebut sehingga hasil yang didapatkan akan lebih sempurna. Produk yang bisa kamu gunakan misalnya Paula's Choice 2% BHA Gel.