Semua jenis penyakit yang menyeran tubuh tentu sangat mengganggu dan menyiksa. Namun ada sejumlah penyakit yang terbiasa disepelekan oleh manusia. Satu di antaranya ialah ketika mengalami sakit kepala sebelah atau migrain. Mereka yang sudah terbiasa mengalaminya bahkan tidak menyadari bahaya kesehatan yang tengah terjadi pada tubuhnya.
Sejumlah penelitian sempat menyebutkan bahwa migrain yang sering dialami seseorang bisa menimbulkan luka di otak. Jika terus dibiarkan luka akan makin besar dan membahayakan tubuh secara keseluruhan. Untuk itu, mulai sekarang sebaiknya kamu lebih waspada ketika mengalami migrain.
Coba identifikasi seperti apa sakit yang dirasakan dan menghitung waktu datangnya. Jika dirasa sudah sangat menyakitkan segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan. Dari dokter, kamu juga bisa tahu jenis migrain yang dialami dan cara mengendalikannya. Dokter biasanya juga memberi resep obat untuk mencegah dan mengurangi rasa sakit.
Lalu bagaimana tanda-tanda migrain yang sudah berbahaya? Untuk membantu mengidetifikasi gejala, coba cek apakah kamu mengalami 5 hal ini ketika migrain menyerang.
1. Sering Menguap dalam Sehari
Menguap biasanya identik dengan tubuh lelah, butuh istirahat dan mengantuk. Namun hal ini bisa jadi tanda bahaya dari migrain. Kamu akan sering menguap sehari atau dua hari sebelum migrain menyerang. Bila hal ini tejadi berarti tubuh sedang memberikan sinyal untuk segera berobat.
Menguap biasanya dibarengi dengan kelelahan, mudah haus, ngidam makanan, kekacauan berpikir, retensi cairan dan mood yang mudah berubah. Ini merupakan gejala awal dari tanda migrain berbahaya.
2. Aura
Tanda yang ini berkaitan dengan pengelihatan. Sebelum migrain datang kamu akan melihat bintik-bintik atau bintang, pandangan kabur dan tidak fokus. Tanda ini akan muncul sekitar 30 menit hingga satu jam sebelum sakit kepala sebelah.
Khusus untuk wanita pra menopouse perlu menyadari tanda bahaya migrain tersebut. Selain itu, migrain juga bisa jadi salah satu ciri stroke. Jadi hindari beragam perilaku tidak sehat seperti merokok yang meningkatkan gejala penyakit jantung.
3. Sensitif Pada Cahaya & Suara
Mereka yang sering migrain dan merupakan tanda bahaya akan mengeluhkan sakit disertai sensitif akut ketika diterpa cahaya atau suara bising. Beberapa juga mengalami kulit sensitif. Bahkan cahaya, kebisingan dan bau bisa jadi pemicu sakit kepala sebelah.
4. Kesemutan hingga Mati Rasa
Penderita migrain parah biasanya akan sering mengalami kesemutan di kaki dan tangan. Bahkan beberapa kali mengalami mati rasa di tangan, kaki, bahu, wajah dan semua bagian tubuh yang berhubungan dengan otak. Ini terjadi karena efek sakit migrain itu sendiri. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena terasa sakit dan meningkatkan kecemasan.
5. Mual
Tanda ini tidak selalu dialami semua penderita migrain. Rasa mual bisa terjadi ketika kondisi kesehatan menurun karena flu atau meningitis. Nafus makan menurun, muntah, diare dan gangguan pencernaan juga bisa dialami bersamaan saat migrain.
Bila kelima tanda di atas pernah kamu alami, maka jangan menunda untuk segera ke dokter. Kamu perlu tahu apa yang terjadi dan cara tepat mengatasinya. Penyebab migrain itu bermacam-macam. Mulai dari pola makan, pola perilaku, lingkungan hingga tingkat stres. Jika sudah tahu pemicu penyakitnya, maka kamu akan bisa mengatur cara menghindarinya.
Sementara migrain sendiri memiliki jenis yang beragam. Mulai dari yang mudah diatasi hingga migrain kronis yang perlu penanganan intensif. Misalnya saja seperti heplimegic migrain yang memicu kelumpuhan sementara. Jadi, berhenti menyepelekan sakit kepala sebelah dan identifikasi tanda bahayanya segera.
[Writer]
4