Pernahkah kamu mendengar tentang diet paleo? Dari berbagai macam program penurunan berat badan, diet paleo adalah salah satu yang populer saat ini. Kamu bisa menjadikannya salah satu alternatif, ketika program diet lain tak kunjung memberikan hasil maksimal.
Salah satu keunikan diet paleo ialah pola makan yang mengadaptasi kebiasaan manusia purba. Diet ini menjadi tren setelah peneliti menemukan jenis makanan yang dikonsumsi oleh nenek moyan terdahulu. Penelitian tersebut dilatarbelakangi tubuh sehat dan kuat manusia purba yang berbeda jauh dengan manusia modern jaman ini.
Dengan prinsip back to nature ini banyak orang sukses menurunkan berat dengan cepat lewat diet paleo. Hal utama yang harus kamu lakukan adalah say goodbye pada mie instant, fast food, donat dan makanan olahan buatan pabrik yang lain. Kemudian fokuskan diri pada menu makanan sehat dari alam. Di antaranya seperti sayuran, buah, ikan, telur, ayam, kacang-kacangan, biji-bijian, daging serta minyak zaitun.
Kamu perlu tahu bahwa untuk memulai diet paleo ada sejumlah cara atau metode. Pilihlah yang sesuai dan tidak memberatkan. Diet paleo memang cepat menurunkan berat badan dan jadi tren di sejumlah negara. Kesuksesan tersebut bisa diraih karena orang yang menjalankan diet tahu apa yang sesuai dan tidak memaksakan diri. Jika tertarik untuk mencoba diet unik ini, simak dulu salah satu caranya di bawah ini:
Tahap Awal
Saat memulai diet paleo dua minggu awal perbanyak konsumsi makanan sehat seperti dianjurkan. Misalnya buah, sayuran, daging rendah lemak, ikan, biji-bijian dan sebagainya. Cukupi kebutuhan cairan tubuh dan biasakan minum segelas air putih ketika bangun tidur. Sebisa mungkin kurangi kandungan garam dan gula pada makanan yang dihidangkan.
Tahap Kedua
Setelah terbiasa dengan pola makan dan menu sehat, langkah selanjutnya ialah mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung nutrisi dan protein tinggi. Protein bisa membantu menurunkan berat badan secara alami. Selain itu, makanan yang kaya nutrisi dan protein juga membuat perut lebih cepat kenyang.
Tahap Terakhir
Di tahap ini lebih pada mempersiapkan diri pada efek smaping dari diet paleo. Kamu akan mengalami pergeseran pola makan, dari makanan banyak karbohidrat ke makanan kaya protein. Jangan khawatir dengan efek samping tersebut karena tidak berbahaya untuk kesehatan.
Contoh Daftar Makanan untuk Diet Paleo
- Ikan dan Daging: daging merah, ikan tuna, lobster, salmon, ayam, telur, sarden, kerang, trout dan domba.
- Sayuran: brokoli parsley, asparagus, jamur, teron, kubis, seledri, wortel, bayam, rumput laut, tomat dan timun.
- Buah: alpukat, apel, bluberry, ceri, pepaya, anggur, pir, jambu, lemon, melon, kiwi, jeruk, mangga, delima, nanas, kesemek, semangka dan belimbing.
- Nabati dan kacang-kacangan: zaitun, almon, biji labu, minyak kelapa, mentega, minyak kacang macadamia dan minyak alpukat.
Kelebihan dan Kelemahan Diet Paleo bagi Orang Indonesia
Tak hanya menurunkan berat badan secara cepat dan alami. Diet paleo juga akan meningkatkan kebugaran, otak sehat, detoksifikasi racun, regenerasi sel lebih baik, meningkatkan daya tahan dan mencegah berbagai penyakit yang mengancam kesehatan.
Satu-satunya kelemahan dari diet ini ialah menghindari makanan berat dari karbohidrat. Sementara orang Indonesia sudah terbiasa mengkonsumsi nasi, roti dan sebagainya. Jadi jika kamu memutuskan untuk mencoba diet ini, kamu harus mempertimbangkan diri untuk selalu konsisten menjalankan pola makan yang ditentukan. Ini akan memberikan hasil diet yang maksimal nantinya.
[Writer]
4