1. Tujuan dari Gluten-Free Diet

Gluten adalah jenis protein yang terdapat pada produk-produk yang terbuat dari gandum, rye (gandum hitam), dan barley (jelai). Umumnya produk-produk yang terbuat tepung seperti roti, mie, dan pasta mengandung gluten sehingga harus dihindari oleh pelaku gluten-free diet. Namun perlu diperhatikan bahwa gluten-free diet bukan salah satu jenis diet dengan tujuan melangsingkan tubuh, namun lebih ditujukan pada penderita penyakit Celiac.
Penyakit Celiac adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan kerusakan pada usus halus yang mengakibatkan ketidakmampuan untuk mencerna nutrisi tertentu. Kerusakan ini dikarenakan oleh reaksi terhadap konsumsi gluten, yang ditemukan pada terigu, barley, gandum hitam, dan sejenis gandum lainnya.
source: http://www.persify.com/id/perspectives/medical-conditions-diseases/penyakit-celiac-_-951000103288
source: http://tnhealthandwellness.com/celiac-disease-2/
Jika orang yang menderita penyakit Celiac mengonsumsi makanan yang mengandung gluten, sistem kekebalan tubuh akan merespon dengan merusak struktur kecil (vili) pada usus halus yang terdapat pada tubuh mereka. Jika sampai vili rusak, tentu tubuh tidak dapat menyerap nutrisi dari makanan secara sempurna. Jika hal ini terus berlanjut maka dapat berujung pada malnutrisi dan gangguan pencernaan lainnya seperti sembelit, diare, serta perut kembung. Oleh karena itulah penderita penyakit Celiac diwajibkan mengikuti aturan makan gluten-free diet untuk kesehatan tubuhnya.

2. Tak Harus Meninggalkan Roti

Makanan pokok orang Indonesia adalah nasi. Namun tak sedikit orang Indonesia yang gemar menyantap varian roti, hamburger, atau bahkan pizza untuk makanan sehari-hari. Ya, semua makanan ini mengandung gluten sehingga harus dihindari oleh pelaku gluten-free diet. Mungkin inilah bagian yang paling sulit dari gluten-free diet, karena bisa jadi produk-produk yang terbuat dari tepung adalah santapan favorit kamu.
source: http://www.sheknows.com/food-and-recipes/articles/1088666/foods-that-contain-gluten
Namun kamu tak perlu khawatir, di era modern ini sudah banyak produk roti dan pasta yang tidak mengandung gluten atau biasa dilabeli "gluten-free". Biasanya produk-produk ini terbuat dari tepung beras atau tepung kentang. Pastikan Minasan mengecek komposisi maupun labelnya sebelum membeli produk-produk yang kemungkinan besar mengandung gluten, ya.

3. Ketahui Jenis Makanan yang Mengandung Gluten

Mungkin kamu berpikir selama makanan tersebut tidak terbuat dari tepung berarti aman dimakan. Namun kenyataannya, banyak sekali makanan yang terlihat tanpa kandungan tepung. Berikut adalah contoh makanan yang harus dihindari oleh pelaku gluten-free diet:
1. Kecap
Belum banyak yang tahu bahwa kecap asin dan kecap manis mengandung tepung gandum di dalamnya, yang berarti mengandung gluten. Walaupun agak sulit, pastikan untuk membeli kecap yang berlabel "gluten-free".
2. Saus
Saus barbeque, saus black pepper, dan saus jamur memang terdengar lezat untuk dimakan bersama daging steak. Namun tahukah kamu? Saus gravy seperti ini biasanya ditambahkan tepung terigu dalam jumlah yang cukup banyak untuk membuatnya semakin kental. Lebih baik masak sendiri dan gunakan tepung maizena untuk mengentalkan makanan.
source: http://www.soupsecrets.net/cream-of-broccoli-soup-recipe/
3. Cream Soup
Sama seperti saus, cream soup biasanya menggunakan tepung terigu untuk mengentalkannya. Tak hanya itu, cream soup juga mengandung kaldu blok maupun penguat rasa yang juga mengandung gluten.

4. French Fries
Sebenarnya french fries tidak termasuk jenis makanan yang berdosa bagi pelaku gluten-free diet, namun jika Minasan membelinya di restoran atau stand makanan, kemungkinan besar kentang akan dibalur oleh tepung sebelum digoreng. Ini juga berlaku untuk makanan lain yang digoreng dengan tepung, ya. Lebih aman jika Minasan membuat french fries sendiri yang bebas gluten.
5. Daging Olahan
Hindari makan makanan yang terbuat dari daging cincang seperti beef burger patty maupun bakso karena biasanya mengandung tepung untuk merekatkan bahan-bahan dasarnya. Lebih baik konsumsi daging utuh yang lebih lezat dan lebih menyehatkan.

4. Selalu Ada Opsi Alternatif

Mungkin Minasan sedih harus berpisah dengan roti, mie, dan pasta. Belum lagi meninggalkan snack favorit seperti biskuit dan cake yang juga terbuat dari tepung. Tapi jangan sedih, Minasan masih memiliki banyak opsi pengganti yang juga tak kalah lezat.
source: http://realglutenfreemeals.com/organic-gluten-free-dairy-free-sliced-baked-potato/
Ganti sumber karbohidratmu dengan mengonsumsi nasi, kentang, dan jagung. Minasan bisa mengolahnya lagi menjadi masakan yang lebih kompleks, atau dimakan langsung dengan lauk. Sisi positifnya, bahan-bahan tersebut akan membuatmu merasa lebih kenyang. Kalau ingin ngemil, ambil rice cracker, popcorn, atau kentang goreng bikinan sendiri.

5. Masih Banyak Makanan Bebas Gluten yang Tersedia

Jangan terlalu fokus pada apa yang tak boleh dimakan, namun fokuslah pada apa yang boleh dimakan. Ternyata banyak makanan bebas gluten yang biasa kita makan sehari-hari. Selain nasi, kentang, dan jagung, kamu bisa menikmati makanan seperti daging, ikan, buah-buahan, sayuran, dan produk-produk yang terbuat dari susu. Usahakan untuk selalu mengonsumsi makanan tersebut dalam bentuk yang masih utuh dan bukan produk olahan maupun kalengan karena dikhawatirkan ada bahan tambahan lain yang mengandung gluten.
source: http://exaldarta.projects-library.com/what-is-a-gluten-free-diet.html
Jika makan di restoran, tanyakan pada pelayan apakah restoran menyediakan menu makanan bebas gluten. Jika tidak, jangan malu untuk selalu bertanya mengenai detil bahan yang digunakan sebelum memesan.
Gluten-free diet memang akan terasa sulit di awal karena harus memangkas menu makanan yang telah biasa kita makan dan menggantinya dengan alternatif lain. Namun seiring dengan perkembangan waktu, Minasan akan terbiasa dengan pola makan bebas gluten dan tubuh akan terasa lebih sehat.