Buat ngasih kepercayaan itu enggak semudah ngasih permen ke anak kecil. Apalagi dalam sebuah hubungan, tentu ada banyak pertimbangan sebelum akhirnya mantap buat berkomitmen dan ngasih kepercayaan. Tapi ternyata enggak semua kepercayaan yang dikasih itu dihargai. Masih banyak banget yang mempermainkan sebuah kepercayaan. Seperti selingkuh misalnya.

Siapa, sih, yang enggak kecewa dan sakit hati kalau diselingkuhin? Tentunya diri juga jadi ngerasa kayak enggak berharga karena ternyata pasangan lebih memilih 'teman' baru daripada lengket sama kamu. Sakit? Tentu. Sedih? Jelas. Tapi perlu diingat, jangan berlarut-larut.
Relationships end, but they don't end your life. — Steve Martin
source: http://www.wiseoldsayings.com/relationship-advice-quotes/

Kalau sudah ada di posisi di mana si doi enggak menghargai hubungan, cukup sekali aja kamu maafin. Kecewa boleh, sakit hati pasti, tapi kamu harus tanamkan beberapa hal berikut supaya kamu bisa mengatasinya dan lekas move on.


 1. It's Not All Your Fault 

Kamu jangan menelan mentah-mentah tudingan kesalahan yang doi berikan. Kalau memang kamu salah, tentunya doi bisa bilang langsung, 'kan? Apa gunanya komunikasi kalau main keputusan sendiri? Kalau ada perasaan enggak puas dari dia sama kamu, itu bukan murni kesalahan kamu. Mungkin juga kalau bagi orang lain, orang tersebut enggak masalah dengan kamu.
 
source: https://www.yourtango.com
“Someone who loves you wouldn’t put themselves in a position to lose you.” — Trent Shelton
source: https://www.yourtango.com

Ini bukan kesalahan kamu kalau ternyata dia lebih memilih orang lain. Bukan juga kesalahanmu kalau dia ngeluh sama semua tentang kamu dan memutuskan buat cabut dari hubungan kalian. Karena kalau memang dia betul sayang, pasti akan memahami dan negur baik-baik. Karena keputusan untuk berselingkuh itu pun bukan jalan yang benar. Jadi, stop nyalahin diri sendiri dan cobalah move on.

baca juga
2. Make It A Lesson 

Dengan move on, enggak melulu kamu harus lupain semuanya. Jadikan hubunganmu yang naas itu sebuah pelajaran. Kamu mesti ingat-ingat hal-hal apa aja yang bikin hubunganmu itu berakhir enggak mengenakkan. Kalau diselingkuhi karena katanya kamu yang salah, berarti kamu mesti perbaiki diri untuk hubungan berikutnya. Tapi kalau murni kesalahan si doi, jangan lupakan tanda-tandanya.
source: https://id.pinterest.com/

Kalau sudah begitu, kamu jadi lebih waspada lagi dalam sebuah hubungan, 'kan?

3. Let It Out 

Biar kamu enggak terlalu pegel, nangis atau curhat boleh, kok. Luapkan emosimu sampai tuntas. Setelah itu, berhenti. Karena memendam emosi sendiri itu enggak baik. Tapi perlu diingat untuk mengeluarkan emosi jangan sampai memperburuk keadaan atau merugikan diri, ya.
source: https://www.yourtango.com
It’s okay to cry over him. It’s even okay to forgive him. But do not go back to him. If he did not know how to love you the first time, he won’t know how to do it the next.
source: https://www.yourtango.com

Selain menangis, kamu bisa luapkan emosi lewat olahraga. Lumayan badan jadi bagus selama mau move on, 'kan? Jangan mengasingkan diri, cari teman-teman yang membawa aura positif dan bisa support kamu untuk usaha move on mu i

baca juga

4. Fogive Him 

Selesai sudah urusanmu kalau kamu sudah bisa memaafkan dia. Karena ternyata dengan memaafkan kamu enggak perlu repot-repot berusaha melupakan atau mikirin. Hidup kamu bakalan lebih tenang, enteng, dan bisa lebih positif lagi. Lagipula buat apa terlalu lama bersedih hati? Dia yang kehilangan kasih tulusmu, bukan kamu yang kehilangan dia. Dia yang akan menyesal karena sudah merusak kepercayaan.

source: https://id.pinterest.com
Don't forget to keep a smile. Because you deserves a smile on your beautiful face.
source: https://id.pinterest.com

So, how's the idea to move on? Sudah berani angkat kaki dan berlari demi kedamaian hati?