Bagaimana Cara Kerja Multi-Masking?

Umumnya, wajah memiliki campuran kondisi yang berbeda dengan masalah kulit yang berbeda pula. Contohnya bila T-zone Minasan berminyak, tetapi bagian pipi kering. Atau, bagian dagu selalu berminyak sedangkan di bawah mata kering. Dengan mengetahui masalah kulit wajah, akan masuk akal jika masalah kulit wajah yang berlainan itu diperlakukan berbeda. Misalnya, untuk T-zone yang berminyak gunakan masker yang cocok, bersamaan dengan menggunakan masker pelembab di daerah wajah yang kering serta perawatan yang lebih halus untuk kulit di bawah mata yang sensitif. Tips tambahan untuk Minasan, yaitu ingatlah multi-masking membutuhkan waktu yang lebih lama tentunya dibandingkan dengan masker biasa. Jadi, lebih baik menyisihkan waktu untuk melakukan multi-masking. Selain itu, gunakan masker yang benar-benar cocok untuk mengatasi masalah kulit wajah agar tidak sia-sia atau malah membuatnya makin buruk. Untuk lebih jelasnya, simak poin-poin berikutnya.
source: http://blog.pampadour.com/start-multi-masking/

Multi-Masking untuk Bagian Wajah T-zone

Biasanya, T-zone (dagu, hidung, atau dahi) cenderung lebih berminyak. Daerah tersebut memang lebih rawan untuk memiliki masalah jerawat. Masker yang diperlukan adalah yang dapat mengurangi minyak dan membersihkan pori-pori. Untuk mengurangi minyak di daerah tersebut, maka gunakan masker yang mengandung asam salisilat atau salicylic acid untuk dapat benar-benar membersihkan kulit sampai ke dalam. Atau pastikan masker mengandung bahan lain, seperti glycolic acid yang dapat mengikis sel-sel kulit mati sehingga kulit tidak kusam. Untuk masalah kulit wajah komedo yang dalam, pakailah masker clay atau lumpur. Masker clay dapat membuat kulit menjadi kering, jadi jangan gunakan terlalu banyak. Tips tambahan untuk menggunakan masker clay ini, yaitu jangan menunggu sampai masker clay ini kering sepenuhnya karena akan menyerap kelembaban kulit sehingga kulit menjadi dehidrasi dan iritasi. Selain clay dan salicylic acid, dapat pula menggunakan bahan lain, yaitu zinc.

Multi-Masking untuk Daerah Pipi

Daerah pipi cenderung lebih kering. Memang daerah pipi lebih mudah dehidrasi dibandingkan daerah lain di wajah. Ditambah pula dengan kemungkinan lain masalah kulit wajah di sana, yaitu flek hitam. Gunakan masker yang bersifat memberikan energi dan melembabkan. Carilah produk masker yang memiliki kandungan yang diformulasikan untuk membantu kulit mempertahankan kelembaban. Salah satunya adalah hyaluronic acid. Hyaluronic acid dapat memberikan kelembaban sehingga cocok untuk digunakan di daerah pipi ini. Selain itu, kandungan lain yang perlu dipertimbangkan adalah kolagen yang tinggi untuk mencegah penuaan dini. Jadi, beberapa bahan yang utama untuk masker di bagian pipi, yaitu hyaluronic acid, vitamin E dan C, serta glycerin (gliserin) yang juga dapat melembabkan.
source: http://www.elleuk.com/beauty/what-is-multi-masking-face-mask-instagram-trend

Multi-Masking untuk Kulit di Bawah Mata

Kulit di bagian bawah mata adalah yang paling tipis di wajah Minasan. Oleh karena itu, untuk menangani bagian ini harus diperlakukan dengan hati-hati dan lembut. Mayoritas produk masker akan terlalu kasar untuk daerah yang rentan ini. Jadi, carilah produk yang diformulasikan khusus untuk daerah sekitar mata. Produk tersebut harus dapat mengurangi tanda-tanda kelelahan, seperti kantung mata hitam atau bengkak serta memberikan kelembaban. Salah satu bahan yang dapat digunakan adalah retinol yang dapat melawan tanda-tanda penuaan di sekitar mata, seperti garis-garis halus dan kerutan. Penggunaan masker dengan kandungan vitamin C dan E akan membantu. Vitamin C sebagai pencerah kulit, sedangkan vitamin E membantu kulit mempertahankan kelembaban alami. Vitamin E memiliki beberapa manfaat, yaitu menjaga kulit terhadap radikal bebas, mengurangi kulit kering dan dehidrasi. Selain itu, cek juga pilihan lain, seperti ceramides.
source: http://www.thenameofbeauty.co.uk/2015/08/multi-masking.html