1. Memakai Sunscreen

Memakai suncreen menjadi kewajiban saat kita melakukan aktivitas di luar ruangan. Sunscreen mengandung bahan kimia yang mampu melawan UV A, UV B dan UV C. Ketiga sinar tersebut berperan dalam merusak jaringan kulit. Sinar UV A menyebabkan terjadinya jerawat, psoriasis, kulit gelap (tanning), dan kerusakan kulit lain. Pilih produk sunscreen dengan SPF minimal 15 yang water resistant untuk menghindari pengaruh sinar ultraviolet pada kulit. Perhatikan juga pada area kulit yang rentan terhadap sinar ultraviolet seperti hidung, telinga, dan bahu. Bila menggunakan sunblock, pilih label PA++ yang bisa melindungi kulit dari sinar UV A yang berpotensi menyebabkan kanker. Minasan bisa memakai sunscreen setiap hari secara merata dengan SPF 15 meskipun cuaca tidak terlalu panas. Oleskan sunscreen 30 menit sebelum ke luar rumah dan oleskan lagi setidaknya setiap dua jam atau sesudah berkeringat agar hasilnya maksimal.

2. Oleskan Lipbalm

Ternyata tidak hanya wajah yang membutuhkan sunscreen, bibir juga membutuhkan perlindungan terhadap sinar ultraviolet, apalagi kulit bibir merupakan salah satu anggota tubuh manusia yang sangat kompleks dengan beberapa lapisan. Gunakan liptint atau lipbalm dengan SPF 15 pada bibir. Lip balm menghindari bibir kering dan pecah-pecah, melembapkan, dan melembutkan bibir.

3. Memakai Topi, Payung, dan Kacamata

Salah satu cara paling mudah untuk menghindari pengaruh sinar ultraviolet pada kulit adalah dengan memakai topi, payung, dan kacamata. Meskipun terdengar sederhana, namun memakai topi, payung, dan kacamata dapat menghalangi sinar ultraviolet secara langsung ke kulit wajah, mata, dan kepala. Pilih topi bahan katun atau jerami, bahan ini memiliki bobot ringan dan mudah menyerap keringat sehingga terhindar dari sinar matahari. Pilih juga topi yang permukaannya besar dan lebar yang efektif melindungi kepala. Jangan lupa juga menggunakan kacamata hitam dan payung.

4. Hindari Aktivitas Outdoor di Waktu Rawan

Terik matahari mulai pukul 10 pagi sampai pukul 4 sore merupakan waktu rawan terbakar matahari. Jika memang kebutuhan tidak mendesak untuk berada di luar ruangan sebaiknya lakukan aktivitas di dalam ruangan. Ketika berada di pantai, pilih tempat yang teduh dan nyaman seperti di bawah pohon untuk menghindari pengaruh sinar ultraviolet secara langsung.

5. Usapkan Hair Protecting Serum

Hair protecting serum berfungsi untuk mencegah kulit kepala terbakar. Saat ini juga sudah banyak tersedia sampo dan kondisioner yang mengandung SPF. Serum ini membantu mengurangi kerusakan rambut dari ancaman radikal bebas akibat sinar ultraviolet. Serum juga berguna untuk melindungi rambut dari polusi udara seperti debu dan kotoran. Jadi, saat berada di luar ruangan sekalipun rambut tetap sehat dan berkilau.

6. Oleskan Lidah Buaya

Bila memang sebagian kulit sudah terbakar sinar ultraviolet, Minasan tidak perlu panik. Ada beberapa orang yang memiliki kulit sensitif sehingga tidak mampu bertahan terlalu lama di bawah sinar matahari langsung. Tepuk-tepuk handuk lembap pada kulit sesegera mungkin. Kemudian oleskan lendir lidah buaya pada bagian tubuh yang terkena paparan sinar matahari. Minasan juga bisa menggunakan after-sun lotion.