Ciri-Ciri Lotion Pemutih Badan yang Berbahaya

Lotion pemutih badan merupakan salah satu produk pemutih yang laris manis di pasaran. Banyak masyrakat memilih menggunakan lotion karena mudah diterapkan dan harganya relatif terjangkau. Hasil yang diberikan lotion pun cukup efektif sehingga sangat diminati.
Namun semua kelebihan lotion tersebut dapat berisiko tinggi pada kesehatan. Beberapa lotion pemutih yang beredar di tengah masyarakat mengandung senyawa kimia berbahaya. Kandungan zat tersebut memang bisa membuat kulit tampak cerah dan putih tapi efek sampingnya terlihat mengerikan. Mulai dari gangguan ringan, penyakit kronis hingga kematian.
Fenomena laris manisnya lotion pemutih badan inilah yang membuat ahli dan lembaga terkait sering menghimbau agar berhati-hati saat akan membeli. Hal tersebut bisa dilakukan dengan pengecekan lotion secara mendetail, baik pada izin edar maupun komposisinya.
Minasan dapat mengetahui lotion pemutih badan yang berbahaya atau tidak dari ciri-cirinya. Berikut merupakan ulasan tanda atau ciri lotion pemutih badan berbahaya.
1. Efek Sangat Cepat dan Langsung Dirasakan
Lotion yang langsung memberikan hasil dalam satu dua kali pemakaian terbilang berbahaya. Misalnya dalam 3 hari Minasan sudah memiliki kulit putih bersih dan mulus. Hindari produk semacam ini karena berpotensi besar mengandung merkuri atau hidrokinon.
Memutihkan badan membutuhkan proses dan tidak instan jika cara yang ditempuh aman dan sehat. Jadi, jangan tergiur dengan iklan atau iming-iming putih cepat dalam beberapa hari.
2. Warna Kulit Cenderung Pucat
Lotion pemutih badan yang berbahaya biasanya menghasilkan kulit berwarna putih pucat dan tampak tidak sehat. Sementara produk yang baik dan aman hasilnya lebih bercahaya, cerah dan tampak putih sehat yang alami.
3. Efek Ketergantungan
Ini adalah ciri pemutih berbahaya yang mudah diidentifikasi. Cobalah hentikan pemakaian beberapa hari. Jika kulit badan kembali gelap dan muncul flek hitam lotion yang dipakai terbilang berbahaya. Banyak konsumen yang mengeluhkan hasil lotion pemutih yang tidak permanen.
Mengapa bisa begitu? Alasanya adalah karena kandung zat kimia dapat mempercepat pemutihan namun membuat ketergantungan. Jika tidak segera dihentikan akan merusak kulit dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
4. Kulit Merah Jika Terkena Sinar Matahari
Bila kulit langsung merah ketika terkena sinar matahari berarti lotion pemutih badan yang digunakan tergolong berbahaya. Pemakaiannya menggerus lapisan kulit terluar dan merusaknya. Kulit orang Indonesia umumnya memiliki perlindungan yang baik dan bisa menangkal dampak sinar UV dalam beberapa menit tanpa sunblock.
5. Lotion Terasa Panas atau Seperti Terbakar
Ciri lotion berbahaya bisa memberikan efek panas, terbakar, gatal dan memerah secara langsung. Ini menandakan adanya bahan keras pada produk dan tidak cocok untuk jenis kulit Minasan. Jangan mengambil risiko dan segera hentikan pemakaian jika gejala ini terjadi.
6. Berbau Tajam dan Menyengat
Lotion pemutih badan yang mengandung banyak zat kimia berbahaya umumnya berbau logam. Untuk menyiasatinya produsen biasanya memakai wewangian bunga yang cenderung tajam dan menyengat.
7. Warna Mencolok dan Lengket Digunakan
Lotion berbahaya yang asal diolah atau palsu biasanya memiliki ciri ini. Kemasannya dibuat sangat menarik dengan warna mengkilap sementara lotionnnya terlihat mencolok karena biasanya dicampur pewarna berbahaya.
Selain itu jika produk lotion pemutih badan terasa lengket berpotensi besar mengandung senyawa berbahaya dengan bahan-bahan yang tidak berkualitas.
Ketujuh ciri-ciri di atas bisa jadi acuan Minasan dalam memilih produk lotion pemutih yang baik dan tepat.

Waspadai Zat Kimia Berbahaya pada Lotion Pemutih Badan

Beberapa produk kecantikan seperti lotion pemutih badan berbahan kimia berbahaya hingga kini mungkin masih beredar di pasaran. Penyebarannya cukup banyak dan bercampur dengan produk lotion lain yang sudah dipastikan aman dan berkualitas.
Sementara lembaga terkait seperti BPOM sejauh ini hanya memberikan informasi, rekomendasi dan perizinan pada lotion pemutih yang aman dan tidak aman dikonsumsi masyarakat. Fenomena ini tentu membuat konsumen harus pandai-pandai memilih dan jeli sebelum membeli lotion.
Jika tidak akibatnya cukup fatal pada kesehatan tubuh. Kandungan zat kimia berbahaya pada lotion pemutih bisa menyebabkan gangguan, kerusakan organ hingga kematian. Jadi saat akan membeli perhatikan dan cek dulu izin edar dari BPOM serta komposisi bahan untuk membuat lotion pemutih badan.
Selain memahami ciri-ciri lotion yang berbahaya, Minasan juga dapat mengidentifikasi lotion pemutih badan yang berbahaya dari kandungannya. Kenali zat-zat kimia berbahaya yang mungkin ada pada lotion. Di antaranya seperti 3 zat berikut yang banyak dijumpai dan dipakai untuk membuat lotion pemutih badan.
1. Hidrokinon (Hydroquinone)
Zat ini cukup banyak dijumpai pada sejumlah produk pemutih seperti lotion. Hidrokinon digunakan untuk menghambat produksi melanin sehingga kulit tampak cerah dan putih. Dalam sebuah lotion pemutih penggunaan hidrokinon tidak boleh lebih dari 2 persen.
Selain itu jika lotion pemutih badan mengandung hidrokinon tidak boleh digunakan setiap hari secara rutin. Pemakaian jangka panjang lotion dengan hidrokinon bisa menyebabkan kelainan fungsi hati, kelainan ginjal dan leukimia.
Sebenarnya para ahli kecantikan dan kesehatan sudah melarang pemakaian hidrokinon pada produk, khususnya di negara di Asia dan Eropa. Jika seseorang memakai hidrokinon harus dengan pengawasan dokter.
2. Merkuri atau Air Raksa
Merkuri juga kerap ditemui di sejumlah lotion pemutih badan. Zat kimia berbahaya ini termasuk jenis logam berat yang beracun. Efek tetap akan ada meskipun dipakai dalam jumlah kecil.
Merkuri pada lotion bekerja mengerutkan noda hitam atau flek di kulit, seolah-olah hilang padahal tidak. Jika pemakaian lotion bermerkuri dihentikan, maka noda tersebut muncul kembali dengan kondsi lebih parah dan lebar.
Kandungan merkuri pada lotion akan meresap dan masuk ke dalam tubuh lewat pembuluh darah. Efek samping dari penggunaan rutin dalam jangka pendek zat berbahaya ini ialah iritasi kulit, diare, mual atau muntah. Sedangkan penggunaan jangka panjang bisa mengakibatkan kerusakan saraf otak, kanker, ginjal, alzheimer, gangguan perkembangan janin dan parkinson.
Jenis merkuri yang terdapat pada lotion pemutih badan biasanya adalah Hg, merkuri amoniasi, klorida mercurous, klorida amida dari merkuri, cinnabaris, air raksa, hydragyri oxydum rubrum atau merkuri oksida dan merkuri iodide. Jadi berhati-hatilah dengan jenis tersebut.
3. Tretinoin atau Asam Retinoat
Ini adalah obat keras yang bisa menyebabkan kulit terasa terbakar, kering dan gangguan janin. Zat kimia berbahaya ini biasanya terdapat dalam lotion pemutih dan penghilang jerawat. Tretinoin bekerja dengan meluruhkan sel-sel kulit mati yang berpigmen. Hasilnya bisa membuat kulit sensitif dan mudah iritasi.
Bila Minasan menjumpai zat-zat kimia berbahaya seperti di atas alangkah lebih baik jika dihindari dan mencari lotion pemutih badan dari bahan alami. Pilihlah produk lotion yang tak hanya memutihkan namun juga melindungi serta merawat kecantikan kulit.
Selain itu jangan lupa membaca informasi detail dalam kemasan lotion termasuk efek samping yang mungkin terjadi. Usahakan tak mudah tergiur dengan harga murah dan hasil cepat yang dihasilkan lotion pemutih badan.