Tubuh manusia dewasa memiliki bulu-bulu yang tumbuh di sejumlah bagian. Baik itu ketiak, kaki, tangan, kemaluan dan sebagainya. Untuk beberapa area bulu bisa memberi kesan keren pada pria. Namun bagi wanita semua bulu sangat mengangganggu dan mengurangi kesan cantik.
Itulah mengapa kaum hawa sangat sensitif dan rela melakukan beragam cara menghilangkan rambut halus seperti bulu ketiak. Hal yang paling lazim dilakukan ialah bercukur dengan alat cukur bulu. Metode ini tidak sakit dan cepat membasmi bulu di ketiak. Caranya pun simpel dan alatnya dijual dengan harga terjangkau.
Produk alat cukur bulu ketiak untuk wanita modelnya banyak mulai dari yang manual hingga elektrik. Bentuknya ada yang tebal maupun tipis dengan beragam varian warna. Pilihlah alat yang tepat sesuai kebutuhan dan selera Minasan. Jika sudah memiliki alat cukur, baik itu manual atau elektrik, maka sebaiknya perhatikan hal-hal penting berikut ini sebelum memakainya.
1. Gunakan Pisau yang Tajam
Pisau cukur tumpul berisiko besar menyebabkan iritasi pada kulit. Ketiak pun juga bisa menghitam karena gesekan dari pisau tumpul yang digunakan. Untuk itu, jangan sembarangan dan gunakan alat cukur dengan pisau tajam berkualitas.
2. Masa Pakai Pisau Cukur
Ada banyak versi terkait masa pakai pisau di alat cukur bulu. Versi tersebut umumnya tergantung model dan jenis alat cukur serta pisau yang dimiliki. Sebagian menyarankan untuk menggunakan pisau sekali pakai dengan alasan menjaga kulit dari risiko iritasi, bulu tumbuh ke dalam, kebersihan, dan kesehatan.
Sebagian lagi menilai dari sisi ketajaman bahwa alat cukur bulu di ketiak bisa dipakai hingga 3 kali sebelum diganti yang baru. Ada juga yang menganjurkan mengganti pisau cukur 3-4 kali tiap bulan. Minasan dapat memilih salah satu versi sesuai kondisi pisau cukur.
3. Pilih Alat Cukur Bulu yang Tepat
Untuk rambut yang tumbuh di ketiak, sebaiknya memperhatikan bentuk alat cukur bulu agar pemakaiannya tepat guna. Area ketiak cenderung berlekuk jadi disarankan memakai pisau khusus yang berporos agar bisa mengikuti bentuk tubuh. Selain itu, pilihlah alat yang memakai pisau cukur lebih dari satu agar hasil maksimal.
4. Jangan Melakukan Pengulangan
Fungsi pisau ganda dan tajam untuk mencukur bulu ketiak ialah agar penerapannya cukup sekali dan menghindari pengulangan. Tindakan mengulang beresiko besar membuat kulit ketiak hitam dan iritasi.
5. Lembapkan Kulit dan Bulu di Ketiak Sebelum Mencukur
Krim cukur membantu melunakkan bulu di ketiak agar mudah dihilangkan. Cara mencukur yang benar ialah melembapkan kulit terlebih dahulu agar jalan alat cukur bulu lancar dan hasilnya optimal. Pemakaian krim ini sangat disarankan bagi Minasan yang memiliki jenis kulit kering. Selain itu, Minasan juga bisa mencukur secara tepat setelah mandi karena kondisi kulit masih lembap.
6. Perhatikan Awal dan Akhir Saat Mencukur Bulu Ketiak
Sebelum mencukur dianjurkan untuk mengangkat sel kulit mati terlebih dahulu dengan scrubbing. Cara ini sebaiknya dilakukan sehari sebelum bercukur agar tak perih dan iritasi. Sesudah bercukur jangan lupa memakai pelembap atau lotion agar kulit ketiak tidak kering. Penggunaan alat cukur bulu ketiak yang tepat membuat kulit tampak sehat, halus dan bercahaya.