Ternyata tidak hanya yoghurt dan minuman probiotik saja yang dapat kita konsumsi untuk memperoleh manfaat bakteri baik untuk pencernaan kita. Umumnya, makanan yang dirposes melalui fermentasi mengandung bakteri baik yang bisa membantu melancarkan pencernaan kita Minasan. Makanan-makanan di bawah ini, dapat dikonsumsi dalam menu untuk diet Minasan agar memperoleh kesehatan pencernaan serta mengurangi lemak perut.

Tempe

source: http://id.wikipedia.org
Siapa sangka makanan khas Indonesia yang sering kita jumpai ini ternyata merupakan sumber probiotik yang baik. Berbeda dengan tahu, proses fermentasi pada tempe ternyata memberikan banyak manfaat. Selain mengandung probiotik dari hasil fermentasi, tempe juga mengandung vitamin B12 yang umumnya hanya terdapat pada produk hewani, sehingga tempe baik dikonsumsi oleh vegetarian untuk mencukupi kebutuhan vitamin yang dibutuhkan. Kandungan garam yang rendah pada tempe juga dapat dimanfaatkan untuk menu ideal bagi Minasan yang melakukan diet rendah natrium.

Kimchi

Kimchi adalah makanan tradisional Korea, salah satu jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas. Tidak heran bila melihat kebanyakan orang Korea memiliki tubuh yang langsing, salah satu rahasianya adalah mereka sering mengonsumsi kimchi pada setiap menu yang mereka makan.
source: http://www.yesvegetarian.com
Kimchi mengandung bakteri baik lactobacillus kimchii yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan kita. Kimchi juga dapat dibuat dari berbagai macam jenis sayuran, sehingga jumlah serat dan vitamin pada kimchi bisa bermanfaat untuk program diet Minasan. Rasa kimchi yang cenderung pedas, asin, dan sedikit pahit mungkin tidak terlalu sesuai dengan lidah kita, orang Indonesia. Tetapi kita juga bisa mensiasati pengolahan kimchi pada makanan kita, sehingga kita dapat mengonsumsi dan mendapatkan manfaat baik dari kimchi.

Miso Soup

Miso adalah bahan makanan asal Jepang yang dibuat dari fermentasi rebusan kedelai, beras, atau campuran keduanya dengan garam. Miso sering kita jumpai dalam berbagai macam menu masakan Jepang. Proses fermentasi miso bisa berlangsung selama beberapa hari atau bahkan beberapa tahun untuk mendapatkan hasil pasta miso berwarna merah, putih, atau coklat tua.
source: http://www.mindbodygreen.com/
Produk pasta miso ini dapat kita beli di supermarket dengan mudah, sehingga kita bisa mencoba membuat menu diet untuk sup dengan tambahan miso sendiri di rumah. Atau, bila Minasan sedang berencana untuk memesan masakan Jepang, Minasan bisa mempertimbangkan menu dengan penggunaan kuah miso untuk Minasan konsumsi.

Acar (Pickle)

Minasan pasti sering menjumpai acar pada tumpukan burger yang Minasan makan. Acar sendiri memang cukup banyak dikonsumsi di Amerika Serikat, dan disana acar sering disebut sebagai pickle sehingga tidak jarang produk fast food asal negeri Paman Sam ini menggunakan pickle dalam menu makanannya. Makanan olahan dari mentimun ini umumnya memiliki rasa sedikit asam dan asin.
source: http://the10bestreview.com
Konsumsi pickle di Amerika Serikat digolongkan menjadi tiga kelompok besar, yaitu pickle segar, pickle yang didinginkan, dan pickle yang difermentasi. Pickle yang umumnya dikonsumsi secara luas adalah pickle fermentasi karena masa simpannya yang dapat bertahan cukup lama. Fermentasi pada pickle ini dilakukan dengan menggunakan garam dan dengan bantuan mikroorganisme yang menguntungkan atau dapat juga disebut fermentasi asam laktat, yaitu proses mengubah glukosa menjadi asam laktat. Kandungan asam laktat dan probiotik pada pickle ini sangat baik untuk kesehatan Minasan.