Tidak Berhenti Menyentuh Wajah

Setiap kali menyentuh wajah, sama saja dengan menyalurkan kotoran, bakteri, dan minyak ke kulit wajah. Jari-jari bersentuhan dengan handphone, gagang pintu, keyboard komputer atau laptop dan masih banyak lagi tempat berkuman. Jika menyentuh wajah, pastinya akan memperparah jerawat sehingga perawatan kulit berjerawat Minasan bisa tersabotase karena kebiasaan menyentuh wajah ini. Jangan biarkan tangan yang kotor bertemu dengan wajah. Memang sulit jika sudah terbiasa, tetapi cobalah untuk mengurangi kebiasaan ini. Cuci tangan yang bersih sebelum menyentuh wajah. Ingatlah bahwa ada hal yang dapat memperburuk jerawat karena tangan ini, misalnya tidak sengaja membuat jerawat luka karena kuku. Dengan sentuhan tangan pula, bakteri dalam jerawat dapat menyebar ke daerah wajah lain.
source: http://www.marieclaire.com/beauty/news/a13196/why-you-shouldnt-touch-your-face/

Tidak konsisten Dalam Menggunakan Produk

Kunci dari perawatan wajah berjerawat adalah konsistensi. Jadi, pastikan produk dipakai secara teratur sesuai anjuran, pagi dan malam atau hanya malam hari. Memang akan sulit untuk melakukan ini karena terkadang malas di malam hari dan terburu-buru di pagi hari sehingga tidak ada waktu atau lupa. Jangan terlalu cepat berganti produk juga karena diperlukan kesabaran selain konsisten ini. Minimal gunakan produk selama 3 bulan atau 6 bulan. Tanpa konsistensi, kulit pun rentan dengan jerawat yang mungkin muncul kembali.

Menggunakan Produk yang Tidak Sesuai

Sebelum menggunakan produk, kenali dulu jenis kulit Minasan sehingga produk perawatan wajah berjerawat dapat lebih efektif dan tepat. Entah itu kulit kering, berminyak, atau normal pastinya akan membutuhkan perawatan yang berbeda. Tidak semua perawatan kulit berjerawat berhasil pada semua orang. Misalnya, menggunakan produk yang menyerap minyak untuk kulit wajah kering. Hal ini juga berlaku pada produk makeup yang digunakan. Misalnya, sebisa mungkin kulit berminyak memilih produk bubuk atau tabur. Produk yang kedaluarsa juga menjadi masalah. Produk tersebut bukan hanya tidak bekerja, tetapi dapat menyumbat pori-pori. Jangan lupa mengecek tanggal kedaluarsa produk yang digunakan.
source: http://www.seventeen.com/beauty/makeup-skincare/advice/a11530/causes-of-acne-and-pimple-breakouts/

Menggunakan Sarung Bantal yang Kotor

Sarung bantal juga handuk yang kotor akan menghambat perawatan wajah berjerawat. Jadi, pastikan Minasan tidak tidur di bantal yang kotor mengingat di sana tempat bakteri serta debu berkumpul yang menyebabkan jerawat. Kotoran, minyak, atau jika Minasan menggunakan produk untuk rambut maka akan menempel di bantal tersebut. Semakin lama menggunakan sarung bantal yang sama, akan semakin besar kemungkinan jerawat muncul di wajah.
source: http://www.bustle.com/articles/91990-8-unexpected-causes-of-acne-because-sometimes-the-problem-is-more-simple-than-you-think

Terlalu banyak Pikiran atau Stres

Stres adalah salah satu penyebab jerawat sehingga tidak heran jika perawatan wajah berjerawat tidak berhasil jika Minasan stres. Stres dapat menyebabkan kurang tidur, juga terus-terusan menyentuh wajah bagi yang memiliki kebiasaan tersebut saat cemas. Cobalah lebih santai dengan melakukan yoga atau meditasi atau pergi bersama teman-teman. Jika Minasan merasa di bawah tekanan, kulit akan memproduksi hormon stres yang dapat meningkatkan produksi minyak sehingga pori-pori pun tersumbat.

Membersihkan Kulit Wajah Terlalu Kasar

Membersihkan kulit wajah memang baik bagi perawatan wajah berjerawat, namun apa jadinya jika berlebihan? Tentunya tidak berakibat baik bagi kulit. Menggosok kulit dengan kasar hanya akan membuat kulit iritasi serta memperburuk jerawat. Apalagi jika jerawat sedang aktif akan membuat bakteri di jerawat tersebut pun tersebar ke kulit wajah lain. Jadi, jangan terlalu kasar ketika membersihkan wajah atau melakukan eksfoliasi. Gunakan produk yang efektif, tetapi tetap lembut.