Obat diet tidak jarang dipilih sebagai solusi cepat menurunkan berat badan. Bagi seorang wanita memiliki tubuh yang langsing memang menjadi impian tersendiri. Pasalnya tubuh yang ramping tidak hanya menambah daya tarik penampilan tetapi juga membuat tubuh lebih sehat. Namun, bila kurang selektif berdiet dengan mengonsumsi obat pelangsing, maka dapat menyebabkan sakit. Hal ini dikarenakan tidak semua produk obat pelangsing aman digunakan. Beberapa di antaranya diketahui memberi efek berbahaya bagi kesehatan. Lantas apa saja ciri obat pelangsing yang berbahaya? Berikut ciri-cirinya yang wajib Minasan ketahui.
1. Memiliki Kandungan Bahan Kimia
Ciri yang pertama yaitu memiliki kandungan bahan kimia terutama phenolphthalein dan sibutramine. Bila Minasan menemui produk pelangsing dengan kedua kandungan tersebut, maka urungkan niat Minasan untuk membeli. Kedua bahan kimia tersebut memiliki risiko mengganggu kesehatan tubuh. Bila dikonsumsi secara berkelanjutan dapat menyebabkan sejumlah efek samping seperti pusing, dehidrasi, tubuh lemas, dan beberapa gejala lainnya.
2. Tidak Ada Komposisi Obat
Perhatikan apakah pada kemasan produk tertulis komposisi obat pelangsing atau tidak. Bila tidak ada bisa jadi obat tersebut termasuk obat berbahaya yang memiliki efek samping bagi tubuh. Sebaliknya obat pelangsing yang memang legal dan aman pastinya tidak ragu mencantumkan kandungan obat, waktu produksi, dan tanggal kadaluarsa. Inilah mengapa memperhatikan kemasan produk obat diet sebelum membeli dirasa penting.
3. Tidak Memiliki Izin
Setiap produk obat dan makanan yang beredar secara legal di Indonesia memiliki izin dari institusi berwenang BPOM. Sehingga bila Minasan mendapati obat pelangsing brand tertentu tidak memiliki izin atau tidak berada di bawah pengawasan ahli, maka sebaiknya dihindari. Bersikaplah waspada dan jangan mudah tergiur dengan iming-iming mampu melangsingkan tubuh secara cepat. Karena jika salah dalam pemilihan obat akan memberikan risiko terhadap kesehatan tubuh Minasan.
4. Ada Efek Samping Negatif
Pengonsumsian beberapa jenis obat seringkali memang menimbulkan efek samping. Akan tetapi, bersikaplah waspada bila efek samping yang ditimbulkan cenderung berdampak negatif bagi kesehatan. Misalnya saja pengonsumsian obat diet menyebabkan sering buang air kecil atau BAB. Efek samping tersebut bila berlangsung terus-menerus dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan. Bila memang terjadi hal demikian segera hentikan pengonsumsian obat dan konsultasikan dengan dokter Minasan.
5. Obat Diuretik
Perlu diketahui obat diuretik merupakan obat yang kerap dikonsumsi masyarakat umum yang mengalami gangguan BAB. Karena khasiatnya melancarkan buang air besar tidak lantas obat ini baik dikonsumsi sebagai obat pelangsing. Dengan mengonsumsi obat diuretik memang berat badan dapat turun. Akan tetapi, penurunan berat badan tersebut terjadi akibat tubuh kekurangan cairan. Bila kondisi tersebut dibiarkan berlangsung terus dan pengonsumsian obat diuretik tidak dihentikan dapat mengganggu kesehatan secara keseluruhan.
Itulah beberapa ciri obat diet yang berbahaya bagi kesehatan. Mencoba melangsingkan tubuh dengan mengonsumsi obat pelangsing memang tidak salah. Asal obat pelangsing yang dikonsumsi memang aman dan memberi hasil efektif. Namun, bila lengah sedikit saja kesehatan bisa menjadi taruhannya.
Jika Minasan masih ragu dengan penggunaan obat diet tertentu, lebih baik gunakan obat pelangsing tradisional atau alami. Hal ini dikarenakan bahan alami memang memiliki keunggulan yaitu minim efek samping.