Mencukur merupakan salah satu solusi menghilangkan bulu-bulu di tubuh yang paling populer. Cara ini hingga sekarang masih dianggap paling mudah dan murah meriah. Meski berisiko bulu tumbuh kembali dengan lebih lebat, masyarakat masih banyak yang menggunakan alat cukur bulu karena penerapannya simple dan praktis.
Masih tingginya minat masyarakat menghilangkan bulu dengan bercukur membuat banyak produsen terus berinovasi dengan alat cukur. Mulai dari alat cukur bulu manual hingga elektrik (listrik) sudah banyak beredar di pasaran. Minasan hanya perlu memilih sesuai selera dan kebutuhan. Bahkan beberapa risiko bercukur sudah bisa diatasi dengan produk tambahan. Misalnya seperti krim untuk mengurangi risiko iritasi dan sebagainya.
Banyaknya alat cukur bulu yang ditawarkan bisa jadi membuat Minasan bingung mana yang baik dan tepat untuk digunakan. Nah, biar tak bingung memilih ada baiknya Minasan mengenal terlebih dulu beberapa hal penting tentang alat cukur seperti yang telah kami rangkum berikut ini.
1. Perbedaan Alat Cukur Bulu untuk Wanita dan Pria
Perbedaan paling menonjol ialah pada warnanya. Alat cukur bulu wanita cenderung feminim dan pria lebih maskulin. Perbedaan tersebut juga mempengaruhi fungsi dari alat cukur.
Dari sisi ketebalan, alat cukur bulu wanita lebih simple dan jumlah pisaunya satu. Hal ini dikarenakan bulu di tubuh wanita cenderung lembut dan tipis. Ketajaman pun juga dikurangi untuk menjaga kelembutan kulit wanita. Sedangkan alat cukur pria biasanya berpisau ganda agar lebih efektif dan cepat membabat bulu tebal dan lebat.
Dari bentuknya, alat cukur untuk wanita lebih cantik dan fleksibel. Modelnya berlekuk untuk memudahkan pemakaian di bagian tubuh tertentu. Sementara untuk pria alat cukur nampak lebih kaku.
Perbedaan lainnya ialah dari fitur tambahan. Alat cukur bulu wanita umumnya dilengkapi fitur-fitur tambahan seperti krim atau bahan yang bisa melembabkan kulit usai dicukur. Sementara alat cukur pria lebih menonjolkan ketajaman pisaunya.
2. Tips Memilih Alat Cukur
Dalam menggunakan alat cukur sebaiknya dipisahkan dan dibedakan berdasarkan jenis bulu. Misalnya seperti bulu tipis, tebal, jarang dan lebat, yang tumbuh berbeda-beda di area tersembunyi, seperti ketiak, kaki, kemaluan dan sebagainya. Untuk bulu yang lebat dan tebal Minasan bisa memakai pisau ganda agar lebih cepat.
Membedakan alat cukur juga berfungsi untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit serta menghindarkan dari resiko iritasi. Minasan bisa memilih pisau manual atau listrik dan sebaiknya disesuaikan dengan karakter dan gaya pemakainya. Alasannya agar bercukur lebih mudah dan praktis. Jadi jangan memilih alat cukur bulu hanya karena fitur tambahan yang berlimpah.
Tak hanya itu, sebaiknya Minasan memilih pisau yang tahan air agar bisa digunakan tanpa kekhawatiran jika digunakan di kamar mandi. Pisau tahan air cenderung lebih awet dan terjaga ketajamannya. Untuk pisau cukur listrik pertimbangkan memilih alat yang memiliki fitur pembersih otomatis. Selain lebih awet, kegiatan mencukur juga semakin mudah dan praktis.
3. Cara Merawat Alat Cukur Agar Awet dan Tetap Tajam
Pisau cukur yang awet tentu bisa menghemat pengeluaran Minasan. Umumnya alat cukur bulu modern bisa dipakai beberapa kali karena kualitasnya jauh lebih baik. Namun jika baru satu dua kali pemakaian sudah kusam mungkin ada yang salah dalam cara perawatannya.
Hal pertama yang perlu dilakukan ialah tidak menyimpan alat cukur di kamar mandi meski pisaunya tahan air. Kedua bersihkan dan keringkan segera alat cukur setelah pemakaian. Terakhir, pastikan tidak ada bulu yang masih menempel karena ini bisa mengurangi keefektifan ketika alat cukur bulu digunakan kembali.