Tumbuhnya rambut di sekitar area kemaluan sebenarnya bisa diatasi dengan alat cukur biasa. Namun Minasan perlu memperhatikan pemilihan alat cukur bulu yang tepat agar proses menghilangkan bulu minim risiko. Ada berbagai macam alat cukur bulu, misalnya alat cukur yang berporos, tajam, tebal, manual, elektrik dan sebagainya. Lalu jenis mana yang sesuai?
Karakteristik bulu di kemaluan wanita hampir serupa dengan bulu di ketiak. Yakni cenderung lebat, tebal dan banyak jika tak rajin dicukur. Jadi dalam pemilihan pisau dan alat cukurnya pun tak jauh berbeda. Namun secara lokasi dan fungsi, ada beberapa hal yang perlu Minasan perhatikan jika ingin menghilangkan bulu di area tersebut.
1. Dilarang Mencukur Bulu Sampai Habis
Bulu yang tumbuh di kemaluan memang wajib dibersihkan dan dirapikan, namun tidak perlu dicukur habis. Alasannya bulu kemaluan memiliki sejumlah manfaat bagi miss V. Selain sebagai tanda kematangan, secara medis bulu di area kemaluan berfungsi melindungi area miss V yang cenderung sensitif daripada area bagian tubuh lainnya.
Saat menggunakan alat cukur bulu pun harus hati-hati karena kulit di area kemaluan sangat sensitif. Jangan sampai terluka, iritasi, dan infeksi, karena bisa mengembangbiakkan kuman serta memberi masalah serius pada miss V.
2. Persiapan Sebelum Mencukur
Ketika rambut di miss V memanjang sebaiknya jangan langsung dicukur, tetapi digunting dulu hingga bulu cukup pendek. Pisau cukur sebenarnya dirancang untuk mengatasi rambut halus dan pendek. Jika Minasan langsung menggunakan alat cukur bisa menyumbat proses dan berisiko melukai kulit.
Setelah itu, lembabkan area miss V dan lembutkan bulu dengan cara mandi atau berendam. Cara ini bisa melancarkan pemakaian alat cukur bulu dan mempercepat prosesnya. Kemudian berikan busa, gel atau krim sebelum mencukur rambut. Pilihlah krim pembersih khusus untuk daerah kemaluan. Perlu diperhatikan untuk tidak mencukur bulu di kemaluan tanpa pelumas.
3. Mencukur yang Benar Dengan Hasil Maksimal
Gunakan pisau cukur kualitas terbaik yang tajam dan baru. Sangat dianjurkan memilih alat cukur bulu yang memiliki fitur tambahan seperti gel di sisinya. Jika pisau masih tajam dan kondisi baik bisa digunakan maksimal 3 kali dan pakailah alat cukur bulu yang disediakan khusus untuk daerah miss V.
Penerapannya adalah dengan cara tarik kulit hingga kencang agar alat cukur berjalan mudah dan lancar. Permudah diri Minasn dengan mencari posisi nyaman seperti duduk di kursi pendek. Mulai mencukur sesuai dengan arah tumbuhnya rambut secara lembut dan perlahan. Dianjurkan tak bercukur saat sedang menstruasi karena kondisi kulit jauh lebih sensitif.
4. Menghindari Kulit Gatal dan Kemerahan
Sangat baik jika Minasan menjaga kulit miss V dengan melakukan eksfoliasi sebelum dan sesudah menggunakan alat cukur bulu. Eksfoliasi berfungsing untuk meluruskan rambut, mencegahnya agar tak tumbuh ke dalam dan mengangkat sel kulit mati.
Untuk tindakan perlindungan Minasan bisa memakai minyak telur yang banyak mengandung zat bioaktif dan ampuh mencegah peradangan dan iritasi. Oles dan pijat miss V dengan minyak telur usai mencukurnya. Selain itu bersihkan rambut kemaluan yang tersisa, keringkan dengan handuk halus lalu kembalikan pH-nya dengan memakai pelembab khusus.
Ada hal yang perlu diketahui bagi Minasan yang masih tergolong pemula dalam hal mencukur bulu kemaluan. Dikarenakan kulit miss V sangat sensitif, biasaya butuh waktu untuk sehingga terbiasa dan ahli dengan proses mencukur. Minasan bisa menggunakan alat cukur bulu seminggu 2 kali atau sesuai kebutuhan masing-masing. Selamat mencoba!