Salon Mud Spa, Chicago

Sebuah salon kecantikan bernama Mud Spa di Chicago menyediakan perawatan ini. Shama Patel adalah pemilik salon ini dan mendapatkan ide dari internet tentang para ibu yang memanfaatkan ASI untuk kecantikan kulit. Ia mendapatkan stok ASI dari para ibu menyusui yang sudah terjamin kesehatannya dan terdaftar di Bank ASI setempat. Oleh karena itu, Patel menjamin bahwa ASI yang digunakan di salon kecantikannya adalah steril dan tidak berbahaya.
source: http://abcnews.go.com/Lifestyle/chicago-facial-bar-adds-breast-milk-list-add/story?id=29528072

Antibakteri Pada ASI

Mungkin Minasan bertanya-tanya, apa saja kandungan ASI sehingga bisa dijadikan bahan untuk perawatan wajah berjerawat. Salah seorang praktisi kesehatan holistik, Elina Fedotova, telah melakukan penelitian terhadap kandungan pada ASI yang bermanfaat untuk kecantikan kulit. Fedotova mengatakan bahwa ASI digunakan untuk melindungi bayi dan menstimulasi sistem kekebalan tubuh bayi. Kandungan antibakteri itulah yang dianggap Fedotova sebagai bahan untuk mengatasi masalah jerawat secara alami.
Pernyataan Fedotova telah dibuktikan oleh Dissaya Pompattananangkul, seorang praktisi bioteknologi dari Universitas California. Dari hasil penelitiannya, ASI ternyata mengandung 40-50 persen asam laurik yang dominan. Asam laurik merupakan antimikroba yang disinyalir dapat membunuh kuman penyebab jerawat yang berkoloni dan menimbulkan masalah jerawat pada kulit.

Mirip Dengan Susu Kambing

Selama ini kita pasti sudah mengetahui bahwa susu kambing juga digunakan sebagai salah satu bahan produk kecantikan wanita. Kandungan asam laurik pada ASI rupanya memiliki kandungan yang sama dengan susu kambing yang disebut dengan kolustrum. Kolustrum memiliki sifat anti-bakteri, antiviral, antibodi, serta anti-aging. Fungsi-fungsi dari kolustrum ini sangat baik untuk menghaluskan kulit, menghilangkan flek hitam, meremajakan kulit, dan mencegah jerawat. Selain itu, ASI juga mengandung vitamin B, vitamin K, dan vitamin E yang baik untuk menghaluskan kulit. Jika ASI yang tumpah di kulit bayi dapat menimbulkan iritasi, tidak dengan kulit orang dewasa yang lebih matang yang justru memberi pengaruh positif.

ASI Murni Sulit Diserap Kulit

Penggunaan ASI juga tidak sembarangan dilakukan oleh orang awam. ASI yang murni tidak bisa terserap begitu saja ke dalam kulit. Perlu dilakukan pengolahan ASI menjadi krim untuk membuat partikel ASI menjadi lebih kecil dan mudah diserap oleh kulit. Pengolahan ini sudah digunakan oleh Patel untuk facial ASI bagi para pelanggannya sebagai perawatan wajah berjerawat.
Bentuk krim dari ASI ini menyerupai krim-krim wajah lain berwarna putih dan tidak berbau. Krim ASI ini juga ditambah dengan white clay (kaolin clay), lavender, dan vitamin E yang diaplikasikan pada kulit wajah layaknya perawatan facial biasa. Tidak akan ada yang menyadari bahwa ada kandungan ASI di dalam krim terebut. Perawatan facial ASI di Mud Spa ini dikenai biaya sebesar 40 USD atau sekitar 560.000 rupiah.

Memilih Kualitas ASI

Meski masih banyak yang belum meyakini bahwa ASI dapat membantu menyembuhkan jerawat karena tidak ada data ilmiah, kandungan asam lauric sudah dikenal oleh pakar kesehatan sebagai antibakteri yang efektif membasmi bakteri penyebab jerawat. Untuk menghasilkan ASI yang sehat pun dibutuhkan perawatan yang sehat oleh sang ibu penghasil ASI itu sendiri. Diantaranya adalah dengan tidak mengonsumsi makanan berlemak terlalu banyak dan lebih banyak mengonsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah. Menurut Dr. Monita Adiningsih dari klinik kecantikan di Depok, produksi ASI pada masing-masing ibu tidak bisa disamakan karena kandungan asam lauric dari ASI ditentukan juga oleh gaya hidup sang ibu ASI itu sendiri. Semakin banyak sang ibu ASI mengonsumsi sayur, akan semakin encer ASI yang dihasilkan. Sedangkan semakin banyak protein yang dikonsumsi, membuat produksi ASI lebih kental.
Tertarik untuk mencobanya, Minasan?