1. Gantung Mukena Setelah Digunakan

Nyatanya tak hanya tips hijab yang perlu diperhatikan kaum muslimah. Mukena yang sering digunakan, yakni 5x sehari juga perlu diperhatikan kebersihannya. Mungkin secara tidak sadar, setelah selesai berwudhu kamu akan langsung memakai mukena. Air wudhu yang belum kering di wajah bisa menyebabkan lembap dan tumbuh jamur. Sebaiknya kamu gantung mukena setiap kali selesai memakainya. Hal ini untuk mencegah terjadinya lembap dan tumbuhnya jamur. Tak hanya kotor, jika terjadi hal tersebut maka mukena juga akan berbau apek.

source: http://sehatunikmat.blogspot.com

2. Cucilah Mukena Secara Manual

Cara mencuci mukena yang baik salah satunya dengan dicuci secara manual, terlebih jika mukena kamu berbahan sutra, memiliki variasi brukat, bordir, atau renda. Mencuci mukena dengan mesin cuci memang mudah dan praktis, tapi sangat berisiko merusak warna serta serat kain dari mukena kesayanganmu. Mencuci mukena dengan tangan juga menghindari karet mukena pada rok dan bagian kepala cepat mengendur. Jika terdapat noda membandel, kamu bisa sikat perlahan agar serat kain tidak rusak.

source: https://ohayo.co.id
baca juga

3. Saat Mencuci, Pisahkan Mukena dengan Pakaian Lain

Selain dicuci secara manual, mukena sebaiknya tidak dicuci bersamaan dengan pakaian lainnya. Selain agar tidak merusak warna atau mencegah terjadinya luntur, kamu juga bisa memperlakukannya dengan cara yang berbeda dengan pakaian lainnya. Sebaiknya kamu harus paham betul jenis kain mukena yang dipunya, serta cara pencuciannya agar mukena awet tentunya.

source: https://indo.bestpriceupdate.com

4. Sering-seringlah Mencuci Mukena

Selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah sering-seringlah mencuci mukena. Semakin sering digunakan, mukena tentunya akan cepat bau dan kotor. Kamu tidak perlu mencucinya setiap hari. Asalkan selalu kamu gantung setiap selesai digunakan, kamu bisa cuci mukena minimal 2 minggu sekali. Namun jika sebelum 2 minggu dirasa mukena sudah kotor atau bau apek, silahkan langsung mencucinya tanpa harus menunggu setelah 2 minggu.

source: https://beritagar.id
baca juga

5. Hindari Menjemur Langsung Dibawah Terik Matahari

Tips ini mungkin hampir sama dengan tips hijab untuk perawatannya. Untuk mempertahankan warna mukena, sebaiknya tidak menjemur mukena di bawah sinar matahari langsung. Setelah dicuci, jemur mukenamu di tempat sejuk atau cukup diangin-anginkan. Hal ini dikarenakan, paparan sinar matahari berlebih dapat melunturkan warna mukenamu.

source: http://joeragan-artikel.com

6. Gunakan Suhu Rendah Saat Menyetrika

Apakah mukena perlu disetrika? Jawabannya adalah iya. Namun, cukup gunakan suhu rendah atau jika perlu lapisi mukena dengan kain katun yang tipis. Hal ini untuk mencegah mukena rusak akibat suhu setrika yang mungkin terlalu tinggi. Panas berlebih saat menyetrika juga dapat membuat serat kain pada mukena semakin tipis dan mudah robek.

source: http://gaya-berbusana.blogspot.com

7. Simpan Mukena Secara Benar

Setelah dicuci dan disetrika, kamu dapat menyimpan mukena dengan cara menggantung atau melipatnya. Jika dilipat, kamu bisa memasukkannya ke dalam plastik dan memasukkan silica gel di dalamnya. Hal ini untuk memastikan agar mukena tidak lembap dan bebas dari serangga.

source: https://www.blogimsusanti.com

8. Akan lebih Baik Jika Kamu Punya Mukena Cadangan

Cara lain agar mukena awet adalah dengan memiliki cadangannya. Kamu bisa bedakan antara mukena harian, mukena untuk bepergian, dan mukena untuk hari-hari khusus seperti yang dikenakan saat hari raya. Selain mukena lebih awet karena dipakai bergantian, kamu juga tidak perlu khawatir tidak bisa sholat karena mukena masih basah.

source: https://www.bhinekaharga.web.id