Kalori Dalam Camilan untuk Diet

Kata kalori mungkin sudah menjadi hal yang biasa didengar bagi Minasan yang sedang diet. Kalori memiliki kontribusi yang cukup besar bagi diet karena keseimbangan kalori yang masuk dan yang keluar dapat membuat berat badan menjadi ideal. Bagi Minasan yang ingin ngemil jangan lupa untuk membaca label camilan agar mendapatkan informasi apakah camilan tersebut termasuk camilan untuk diet atau tidak. Ukuran camilan untuk diet harus diperhatikan pula, harus dapat mengganjal perut, tetapi juga tidak terlalu banyak. Mungkin perhitungan kalori akan berbeda, tetapi pada umumnya, untuk kalori dalam camilan untuk diet, dalam sehari adalah sekitar 150 kalori. Lebih baik lagi jika camilan untuk diet tersebut memiliki kalori di bawah 100. Misalnya, seperti apel berukuran medium yang memiliki kalori sekitar 95. Atau mungkin jeruk yang memiliki kalori sekitar 62 sampai 87.
source: http://www.everydayhealth.com/diet-and-nutrition-pictures/snacks-under-100-calories.aspx#04

Karbohidrat Dalam Camilan untuk Diet

Walaupun diet, tubuh tentu saja masih tetap membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi. Namun, tentu saja tidak melebihi yang diperlukan. Jika kekurangan karbohidrat, tubuh akan kekurangan energi dan mengakibatkan tubuh menjadi lemas seolah kurang semangat. Kandungan karbohidrat pada camilan untuk diet adalah sekitar 14 sampai 20 gram atau sekitar 40 atau 50% kalori berasal dari karbohidrat. Pilihlah sumber karbohidrat dengan kandungan serat (fiber) yang tinggi, misalnya jagung.

Protein Dalam Camilan untuk Diet

Protein penting bagi diet karena akan memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Protein berguna pula untuk menyeimbangkan jumlah karbohidrat yang masuk ke darah. Dengan begitu, rasa lapar akan lebih terkontrol sehingga akan membuat kesalahan makan saat diet pun berkurang. Protein yang dibutuhkan sekitar 6 sampai 10 gram atau sekitar 15% sampai 20% dari total kalori camilan. Jika camilan untuk diet memiliki kandungan protein yang terlalu rendah, maka akan membuat rasa lapar akan lebih cepat datang. Untuk lebih efektif, gabungkan protein dengan karbohidrat. Contohnya saja biskuit gandum dengan selai kacang atau yogurt plain dengan buah.
source: http://www.moneycrashers.com/healthy-nutritious-snack-ideas/

Lemak Dalam Camilan untuk Diet

Lemak yang disarankan dalam camilan untuk diet adalah sekitar 30 sampai 40 persen dari kalori, atau antara 6 - 10 gram. Jenis lemak yang baik dapat menambahkan rasa kenyang, sama seperti protein. Namun, untuk makanan berlemak yang harus diperhatikan adalah porsinya, karena makanan berlemak seperti alpukat atau kacang-kacangan cenderung memiliki kalori yang tinggi. Kemudian, untuk lemak jenuh, yang merupakan lemak jahat, batasi sampai 2 gram atau bahkan tidak sama sekali. Banyak camilan-camilan yang memiliki jumlah lemak jenuh yang tinggi karena memang lemak jenuh adalah sumber lemak yang lebih murah. Lemak jenuh tentu saja sangat perlu diperhatikan karena memiliki potensi menyebabkan penyakit jantung.

Serat (Fiber) Dalam Camilan untuk Diet

Camilan untuk diet setidaknya harus memiliki serat sekitar 3 gram. Serat tidak hanya membuat rasa kenyang yang lebih awet tetapi juga membantu Minasan dalam mencapai 25 gram serat dalam sehari. Jadi, Minasan lebih baik memilih camilan untuk diet dengan kandungan serat yang tinggi. Serat yang tinggi dalam tubuh juga memiliki manfaat untuk menjaga kadar gula dalam darah menjadi stabil sehingga membantu menahan rasa lapar.

Gula Dalam Camilan untuk Diet

Jumlah gula adalah hal penting untuk dicek dalam label makanan yang direncanakan menjadi camilan untuk diet. Jangan lebih dari 10 gram, misalnya hanya sebanyak satu sendok teh gula atau madu. Sedangkan untuk camilan berbentuk batangan (snack bar), sebaiknya jangan melebihi 6 gram gula atau kurang dari 100 kalori.
source: http://www.diet-blog.com/11/how_to_choose_the_best_snack_bar.php