Lakukan Scrubbing Sebelum Waxing

Sebelum mengawali proses waxing, sebaiknya melakukan scrubbing terlebih dahulu pada area yang ingin Minasan wax. Scrubbing berguna untuk menghilangkan sel-sel kulit mati serta mengeluarkan bulu yang tersumbat di dalam pori-pori agar pada saat setelah proses waxing, Minasan tidak mengalami ingrown hair atau bulu yang tertinggal akibat tersumbat di dalam pori-pori. Untuk scrubnya sendiri, sebaiknya menggunakan scrub yang halus agar kulit Minasan tidak menjadi sensitif dan menimbulkan bekas kemerahan pada saat sesudah waxing. Setelah melakukan scrubbing, keringkan terlebih dahulu kulit Minasan dan beberapa jam kemudian baru bisa melakukan waxing karena kondisi kulit sudah lebih stabil.

Pangkas Bulu yang Terlalu Panjang

Selanjutnya pada tips waxing yang aman dan efektif adalah setelah melakukan scrubbing, ada baiknya Minasan memperhatikan panjang bulu yang akan dihilangkan. Jika bulu tersebut terlalu panjang, sebaiknya dipangkas terlebih dahulu agar pada saat proses waxing tidak terlalu sakit dan sulit. Kondisi bulu yang terlalu panjang akan membuat proses waxing menjadi lebih lama karena cairan wax yang dioleskan tertahan dipermukaan bulu sehingga tidak mencapai bagian kulit. Namun, jika Minasan memiliki bulu yang terlalu pendek, sebaiknya jangan melakukan waxing karena cairan wax tidak bisa menghilangkan bulu yang terlalu pendek, lebih baik lakukan shaving atau laser.

Taburkan Bedak Bayi Dahulu

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan Minasan adalah menaburkan sedikit bedak bayi ke permukaan kulit yang akan melalui proses waxing. Manfaat dari menaburkan bedak bayi adalah untuk menyerap minyak dan kelembaban sehingga wax strip yang digunakan bisa menempel dengan baik.

Gunakan Strip Wax yang Bersih dan Kering

Walaupun melakukan waxing sendiri, Minasan harus menjaga kebersihan alat-alat yang menunjang proses waxing tersebut. Tips waxing aman dari kami adalah Minasan boleh menggunakan waxing strip yang sudah pernah dipakai sebelumnya, namun dengan catatan harus dicuci terlebih dahulu dan dikeringkan dengan benar. Jika strip wax tersebut masih basah, cairan wax tidak bisa menempel dengan baik serta kemungkinan besar bakteri dan jamur dari suhu strip wax yang lembab bisa menjangkiti kulit Minasan.

Perhatikan Suhu Cairan Wax

Sebelum digunakan, biasanya cairan wax dipanaskan terlebih dahulu agar lebih mudah diaplikasikan. Namun yang perlu diperhatikan adalah jangan mengoleskan cairan wax yang masih panas pada kulit karena akan menyebabkan iritasi atau kulit yang terbakar. Sebaiknya, Minasan tunggu beberapa saat hingga cairan wax tersebut hangat dan siap dioleskan pada kulit Minasan.

Tarik Strip Ke Arah yang Berlawanan

Selanjutnya pada tips wax yang aman dan efektif adalah mengoleskan cairan wax sesuai ke arah pertumbuhan bulu kemudian lapisi dengan strip wax dan tunggu hingga mengeras. Setelah mengeras, Minasan harus menarik strip wax ke arah yang berlawanan dari pertumbuhan bulu agar bulu-bulu yang diinginkan terangkat semua sehingga tidak perlu berkali-kali melakukan proses waxing.

Bersihkan Area yang Telah di Wax

Setelah melakukan proses waxing ada baiknya Minasan memberihkan sisa-sisa cairan wax yang menempel pada kulit dengan menggunakan air yang bersuhu normal. Jangan menggunakan air panas, karena kondisi kulit menjadi lebih sensitif. Setelah dikeringkan, Minasan bisa memijat area yang diwax dengan baby oil atau lotion yang sudah didinginkan agar kulit menjadi lebih tenang dan lembut.

Hindari Produk yang Mengandung Alkohol

Penggunaan alkohol bisa membuat kulit menjadi lebih sensitif dan kemungkinan besar menyebabkan iritasi dan menggelapkan kulit pasca waxing. Oleh sebab itu, sebaiknya Minasan menghindari penggunaan deodoran atau produk yang mengandung alkohol seharian penuh agar kulit tetap dalam kondisi yang baik. Jangan lupa hindari paparan sinar matahari agar tidak menimbulkan kemerahan pada kulit.
Sekian tips waxing yang aman dan efektif yang bisa Minasan lakukan di rumah, semoga artikel ini bermanfaat bagi Minasan!