Bulu kemaluan yang lebat dan panjang memang dapat mengganggu kenyamanan Minasan karena memberikan rasa gatal. Selain itu juga dapat mempermudah menempelnya bakteri yang akhirnya menimbulkan masalah seperti gatal dan bau. Untuk itu, Minasan harus mengetahui cara menghilangkan bulu kemaluan untuk meminimalisir adanya resiko penyakit yang bisa muncul. Selain itu, Minasan akan merasa lebih aman karena tidak lagi ada bulu yang terlalu lebat di daerah kewanitaan Minasan.
Cara Menghilangkan Bulu Kemaluan Dengan Mencukur
Area kemaluan merupakan bagian kulit yang paling sensitif sehingga Minasan tidak bisa menyamamakannya dengan bagian kulit lainnya. Cara yang biasanya dilakukan untuk menghilangkan bulu kemaluan adalah langsung mengguntingnya. Mungkin cara ini paling mudah namun cukup beresiko. Jika Minasan melakukannya dengan tidak hati-hati, bisa saja terjadi luka. Untuk itu, Minasan perlu memahami cara menghilangkan bulu kemaluan dengan baik untuk menghindari resiko.
Minasan bisa menggunakan krim khusus (shaving cream) sebelum mencukur bulu kemaluan. Namun, Minasan harus bisa memilih produk shaving dengan seksama untuk menghindari iritasi maupun efek samping lainnya. Ada beberapa hal yang perlu Minasan perhatikan saat mencukur bulu kemaluan:
1. Sebaiknya gunakan pisau cukur yang masih baru dan jangan menggunakan gunting karena beresiko menimbulkan luka pada kulit. Ganti pisau cukur secara berkala untuk memastikannya tetap tajam dan tidak berkarat.
2. Cuci bersih area kemaluan Minasan menggunakan sabun dengan pH yang seimbang
3. Basahi bulu kemaluan dengan air hangat sebelum memulai mencukur. Tujuannya adalah agar proses pencukuran lebih mudah.
4. Lakukan pencukuran secara perlahan; sebaiknya jangan mencukur bulu kemaluan sampai habis, karena dapat menimbulkan rasa gatal saat tumbuh kembali.
5. Oleskan krim dalam jumlah yang cukup banyak agar proses pencukuran lebih aman.
6. Gunakan kaca besar saat mencukur bulu kemaluan agar Minasan bisa melihat area miss V secara jelas, termasuk area yang susah dijangkau.
7. Gunakan pakaian dalam yang longgar setelah mencukur untuk menghindari gesekan antara kulit kemaluan dengan pakaian dan mencegah terjadinya iritasi.
8. Gunakan pelembab khusus setelah mencukur, untuk menghindari miss V kering dan untuk mencegah iritasi.
9. Cara mencukur bulu kemaluan dilakukan dengan gerakan yang searah dengan pertumbuhan rambut, agar hasilnya lebih bersih dan tidak ada rambut yang tertinggal. Kemudian, jangan menekan pisau cukur ke arah kulit, karena setiap gesekan dapat menghilangkan permukaan kulit. Selain itu, pertimbangkan menggunakan pisau cukur elektrik jika bulu kemaluan Minasan terlalu tebal.
Tips Memilih Krim untuk Menghilangkan Bulu Kemaluan
Cara menghilangkan bulu kemaluan yang tepat akan meminimalisir resiko luka maupun iritasi selama atau setelah proses pencukuran. Hal lain yang perlu Minasan perhatikan adalah krim cukur atau shaving gel yang digunakan. Shaving gel atau krim yang digunakan sebelum mencukur bulu kemaluan juga mempengaruhi keamanan dan kenyamanan Minasan sebelum atau selama proses pencukuran. Oleh sebab itu, ada beberapa tips yang perlu Minasan terapkan saat memilih gel atau krim sebelum memulai mencukur bulu kemaluan. Di antaranya:
1. Gunakan shaving gel yang transparan tanpa busa. Busa yang muncul dan menutupi area miss V dapat mengganggu penglihatan selama proses pencukuran. Dengan gel atau krim tranparan, Minasan bisa melihat proses pencukuran dengan baik.
2. Gunakan gel atau krim dengan formula lembut, seperti formula herbal untuk menghindari resiko iritasi maupun gatal
3. Pilih produk yang direkomendasikan oleh ahli dermatologis
Cara menghilangkan bulu kemaluan yang baik dan benar tentunya akan memberikan hasil yang optimal. Minasan tidak akan lagi terganggu dengan buku-bulu yang tebal dan membuat area miss V Minasan lembab dan rentan terkena serangan bakteri. Selamat mencoba.