Banyak metode yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bulu kemaluan salah satunya adalah menggunakan cara waxing. Namun cara tersebut biasa digunakan untuk menghilangkan bulu pada bagian bulu tangan atau kaki. Jika Minasan ingin mengaplikasikan cara menghilangkan bulu kemaluan dengan waxing maka perlu memperhatikan dengan baik resiko yang mungkin dapat terjadi.
Tips Melakukan Waxing Secara Mandiri di Rumah
Menggunakan metode waxing untuk menghilangkan bulu kemaluan bisa dilakukan dengan mudah bahkan secara mandiri di rumah. Sehingga Minasan tidak harus menggunakan bantuan klinik kecantikan yang harganya relatif mahal. Waxing juga menjadi cara menghilangkan bulu kemaluan yang paling efektif jika dilakukan dengan benar. Berikut beberapa tips yang perlu Minasan perhatikan saat melakukan waxing:
1. Basahi atau usap dengan kain yang telah dicelup air hangat pada bagian kemaluan Minasan sehingga pori-pori kulit akan lebih terbuka. Hal ini dapat mempengaruhi keberhasilan waxing nantinya.
2. Pilih bahan wax yang hangat dan bisa dibilas dengan air, terutama yang mengandung minyak alami dan memberikan nutrisi khusus pada kulit.
3. Lakukan eksfoliasi atau pengelupasan kulit sebelum dan sesudah melakukan waxing. Menggunakan krim khusus juga bisa mencegah bulu tumbuh ke dalam.
4. Idealnya panjang bulu kemaluan harus sepanjang 1.5-2 cm untuk bisa melakukan waxing agar lebih maksimal.
5. Jangan pernah melakukan waxing sebanyak dua kali pada area yang sama. Jika terdapat bulu yang gagal tercabut Minasan bisa mencabutnya langsung.
6. Berikan sedikit bedak bayi pada area yang akan di-waxing.
7. Oleskan wax pada bagian tangan terlebih dahulu untuk mengecek suhunya.
Selalu mengecek berbagai komponen yang akan digunakan termasuk kesiapan kulit kemaluan. Dengan begitu Minasan tidak akan mengalami masalah selama melakukan waxing karena banyaknya resiko yang bisa terjadi.
Resiko Waxing untuk Menghilangkan Bulu Kemaluan
Meskipun dikatakan sebagai cara menghilangkan bulu kemaluan yang paling mudah dilakukan tetapi bukan berarti metode tersebut tidak memiliki kelemahan. Salah satunya adalah rasa sakit yang akan Minasan rasakan karena bulu-bulu tersebut dicabut secara paksa. Meskipun rasa sakitnya tidak akan bertahan lama, bisa jadi rasa sakit ini cukup menyiksa bagi Minasan.
Selain adanya resiko tersebut, metode waxing juga relatif lebih mahal. Kondisi tersebut akan membuat Minasan harus mempersiapkan budget lebih untuk bisa melakukannya. Tidak hanya masalah biaya, tetapi jika dilakukan dengan cara yang salah maka akan mengganggu proses pertumbuhan dari bulu kemaluan tersebut. Oleh karena itu sangat penting bagi Minasan untuk mengetahui secara mendalam mengenai metode waxing yang baik.
Memastikan area yang akan di-waxing tidak terdapat luka atau goresan bisa menjadi salah satu langkah pencegahan yang bisa Minasan lakukan untuk meminimalisir resiko akibat waxing. Jangan sampai melakukan waxing di area yang terluka karena dapat menyebabkan iritasi.
Waxing memang bisa menjadi cara menghilangkan bulu kemaluan yang paling optimal. Namun sebaiknya Minasan juga memperhatikan mengenai siklus menstruasi, karena pada masa tersebut kulit akan menjadi lebih sensitif daripada biasanya. Sehingga jika Minasan memaksakan tetap melakukan waxing pada buku kemaluan maka resikonya akan lebih mudah terluka.