Perkembangan dunia fashion memang memberi imbas kepada gaya hidup seseorang, misalnya, beberapa fashion item yang tengah menjadi trend dan digemari menuntut pemakainya bertubuh ramping dan proporsional ala model. Oleh karena itu, banyak wanita yang berjuang untuk membuat tubuhnya menjadi indah demi tampil modern dengan penampilan yang sempurna. Untuk meraih harapan tersebut salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan berdiet untuk mencapai berat badan ideal. Beberapa tahun terakhir ini Minasan mungkin banyak mendengar beragam jenis diet yang sedang booming seperti diet karbo, diet mayo, diet OCD, dan diet mediteranian.
Jenis diet yang terakhir ini memang tak sepopuler metode-metode sebelumnya, namun sesungguhnya diet mediteranian cukup efektif untuk menurunkan berat badan sekaligus menjaga tubuh kita tetap sehat. Bagi Minasan yang belum pernah mendengar tentang jenis diet ini, sebenarnya ini adalah pola makan tradisional masyarakat di sekitar laut Mediteranian dengan memasukkan lebih banyak buah dan sayuran segar, biji-bijian, kacang-kacangan, ditambah minyak zaitun berkualitas dalam menu makanan harian. Berdasarkan riset ilmiah, pola makan ini dapat mempengaruhi kinerja hormon yang berperan dalam penurunan berat badan. Selain itu, pola makan sehat ini juga dapat meningkatkan metabolisme dan mencegah penyakit degeneratif.
Bagaimana Diet Mediteranian Membuat Tubuh Langsing?
Polifenol
Kandungan zat warna alami pada sayuran dan buah segar disebut polifenol yang mampu mengubah faktor transkripsi gen. Dalam jumlah besar, polifenol mampu memperlambat proses penuaan sekaligus membantu penurunan berat badan. Pada diet mediteranian sayur dan buah segar merupakan bahan makanan yang wajib dikonsumsi setiap hari.
Minyak Zaitun
Minyak zaitun berkualitas sering digunakan dalam pengolahan makanan masyarakat Mediteranian. Olive oil ini mengandung kadar omega 6 yang rendah. Dapat dikatakan, minyak zaitun mempunyai kandungan lemak yang paling rendah dibandingkan jenis minyak yang lain.
Rempah-Rempah
Rempah-rempah berkhasiat untuk menghangatkan badan dan membuat kita mudah merasa kenyang. Dengan menambahkan banyak rempah-rempah pada olahan makanan yang berbasis sayuran berat seperti pada diet mediteranian, badan kita akan lebih terkontrol karena kita dapat mengendalikan nafsu makan.
Pola Makan Seimbang
Agar program diet Minasan tak membuat menderita, para ahli kesehatan menyarankan untuk menyeimbangkan porsi makan sehingga Minasan bisa merasa kenyang lebih lama. Idealnya, membagi asupan makanan menjadi 3 porsi, porsi yang pertama adalah bahan makanan berprotein rendah lemak misalnya ikan dengan ukuran lebar dan tebal serupa dengan telapak tangan Minasan. Pada dua porsi lainnya, adalah aneka jenis sayuran yang dimasak dengan menambahkan minyak zaitun. Pola makan dengan panduan diet mediteranian mampu membuat Minasan kenyang selama 5 atau 6 jam sekaligus membuat Minasan lebih berenergi.
Menghindari Karbohidrat Putih
Obesitas lebih mudah terjadi pada mereka yang rutin mengonsumsi karbohidrat putih seperti nasi atau roti tawar. Untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat, ganti konsumsi nasi dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau coklat dan gandum utuh. Karbohidrat kompleks lebih kaya serat dan dapat membuat Minasan merasa kenyang lebih lama. Selain itu konsumsi karbohidrat non karbohidrat putih akan meminimalkan risiko terserang diabetes.
Untuk memperoleh hasil diet yang lebih maksimal, lengkapi diet mediteranian Minasan dengan aktivitas fisik seperti berolahraga. Paling sedikit lakukan olahraga selama 3 kali seminggu dalam waktu satu jam. Joging, berenang, bersepeda, atau senam dapat menjadi pilihan jenis olahraga yang mudah dilakukan sendiri di rumah.