Mungkin sudah menjadi pengetahuan banyak orang bahwa penyakit jantung dan pembuluh darah adalah salah satu pembunuh terbanyak manusia di seluruh dunia. Untuk membantu meminimalkan terjadinya serangan jantung dan meningkatkan fungsi kardiovaskular biasanya disarankan untuk berhenti merokok, rajin berolahraga, dan mengonsumsi makanan yang sehat seimbang. Kebiasaan baik ini bila dilakukan secara konsisten akan membantu Minasan memiliki umur panjang dan tetap sehat. Tetapi sudah tahukah Minasan apa yang dimaksud dengan makanan sehat? Kebiasaan makan yang sehat dapat dilakukan dengan mengadaptasi diet mediteranian ala masyarakat di negara-negara sekitar laut Mediterania.
Pola makan diet mediteranian sebenarnya bukanlah suatu program khusus misalnya diet untuk menurunkan berat badan sebagaimana beberapa metode diet yang pernah menjadi trend beberapa tahun terakhir ini. Diet ini adalah mengadopsi pola makan atau gaya hidup masyarakat di negara Yunani, Spanyol, dan Perancis yang ternyata dapat membantu tak hanya menurunkan berat badan tetapi juga risiko terserang penyakit jantung dan beberapa penyakit degeneratif lainnya.
Sekilas Tentang Diet Mediteranian
Sejak dahulu orang-orang yang tinggal di daerah Mediterania mengonsumsi lebih banyak buah, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, daging putih, daging tanpa lemak, dan minyak zaitun dalam menu harian mereka dibandingkan masyarakat di negara lain. Berdasarkan penelitian ilmiah, kebiasaan ini ternyata dapat menurunkan potensi terserang penyakit jantung. Gandum utuh, buah-buahan, kacang-kacangan, dan sayuran juga merupakan alternatif bahan makanan alami kaya serat pada diet mediteranian yang berperan besar dalam membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Sangat baik memulai hari Minasan dengan sarapan bergizi seperti oatmeal, buah, dan minyak zaitun yang akan membantu Minasan tetap kenyang sekaligus membuat Minasan berenergi dalam menjalankan aktifitas harian. Untuk makan siang, bagi Minasan yang ingin meniru pola makan diet mediteranian ini konsumsilah lebih banyak kacang-kacangan yang diolah menjadi sup atau salad dengan kadar serat tinggi yang dapat membantu menjaga berat badan tetap ideal sekaligus menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Berdasarkan riset ilmiah terbaru, ternyata biji-bijian membantu kita memelihara jantung dan memperlambat kerusakan akibat penyakit jantung. Untuk itu Minasan direkomendasikan setidaknya Minasan mengonsumsi biji-bijian setiap hari. Beberapa bahan makanan sesuai diet mediteranian yang dapat Minasan pilih adalah, gandum utuh, beras merah atau coklat, biji jagung utuh, bulgur, quinoa, dan millet. Untuk beberapa jenis makanan yang masih asing atau mungkin sulit diperoleh dapat diganti dengan jenis bahan makanan lokal yang juga bergizi. Selain konsumsi jenis makanan yang direkomendasikan sangat penting pula untuk menghindari gorengan atau jenis makanan yang diolah dengan lemak tinggi seperti kue manis atau crackers.
Untuk susu dan produk susu sebaiknya dikonsumsi seminggu sekali saja. Minasan dapat mengganti mentega olesan roti dengan minyak zaitun sebagai lemak sehat. Hindari pula menggunakan banyak garam untuk mengolah makanan agar terhindar dari penyakit hipertensi yang dapat memicu serangan jantung. Sedikit garam laut organik dapat menjadi pengganti ditambah rempah-rempah untuk memperkaya cita rasa dalam diet mediteranian Minasan.
Untuk memperoleh hasil yang memuaskan dalam diet mediteranian, jangan lupa melakukan aktivitas fisik atau berolahraga paling sedikit 3 kali seminggu. Minasan dapat melakukan joging, jalan kaki cepat, atau berenang. Berlari dan berenang adalah latihan kardioyang akan membantu Minasan membakar lemak tubuh dalam waktu singkat dan mendapatkan bentuk badan ramping yang proporsional. Nah, selamat mencoba!