Ketika musim panas tiba, biang keringat merupakan salah satu masalah kulit yang kerap terjadi. Penyakit ini menyerang semua kalangan mulai dari bayi, anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Faktor utama yang menyebabkan biang keringat adalah bakteri yang menutup saluran kelenjar keringat. Alhasil, keringat tidak dapat keluar dan justru masuk ke permukaan dalam kulit hingga terjadi inflamasi.
Dari prosentasenya, biang keringat paling sering dialami oleh bayi dan anak-anak. Meski bukan penyakit serius, hal ini tentu membuat ibu khawatir karena si kecil terlihat kurang nyaman, panas dan kesakitan akibat bintik-bintik merah yang meradang di kulit. Misalnya di daerah sekitar wajah, leher, punggung dan dada.
Jika hal ini terjadi langkah awal yang perlu dilakukan ialah mencari sumber penyebabnya terlebih dahulu. Seperti sirkulasi udara yang kurang baik, kebersihan lingkungan atau pakaian yang dipakai si kecil. Bila sudah ditemukan segera atasi kondisi tersebut dan cari obat biang keringat bayi yang efektif seperti:
1. Bedak Tabur
Produk bedak tabur mudah dijumpai di apotek terdekat. Ini merupakan obat kimia yang cukup aman digunakan dan biasanya mengandung asam salisilat. Masyrakat juga kerap menyebutnya bedak salisil, atau bedak tabur yang mengandung mint dan memberikan efek sejuk pada kulit bayi.
Penggunaan bedak tabur untuk obat biang keringat disarankan melalui resep dokter. Hal ini untuk menghindari efek samping karena kulit bayi masih rentan dan mudah alergi jika bersentuhan dengan bahan kimia.
2. Tepung Kanji
Bahan dapur ini dipercaya dapat mengurangi panas pada kulit bayi dengan cepat. Caranya campur air dengan kanji hingga sedikit mengental. Kemudian oleskan ke tubuh bayi yang mengalami biang keringat. Diamkan sesaat hingga kering lalu bilas dengan air bersih. Perlu diingat bahwa kondisi bayi harus bersih dan bebas dari keringat sebelum menerapkan kanji sebagai obat biang keringat.
3. Memakai VCO
VCO (Virgin Coconut Oil) juga merupakan produk yang dapat dibeli di apotek. Fungsi dan cara pakainya sama seperti bedak tabur. Tinggal dioleskan ke area biang keringat si kecil. Selain VCO, Minasan juga dapat memakai minyak telon yang sesuai dan lotion kalamin.
Obat biang keringat tersebut bisa dipakai ketika si kecil menangis dan rewel saat disentuh kulitnya. Produk atau obat topikal ini bisa diterapkan pada bayi jika sudah mendapatkan rekomendasi dokter. Jangan sembarangan karena beresiko memicu masalah baru dan memperparah kondisi bayi.
Selain itu ada sejumlah obat biang keringat tradisional yang bisa dipakai seperti daun tembelekan, daun krokot dan sebagainya. Secara umum biang keringat pada bayi dapat sembuh dengan sendirinya tanpa obat. Yang terpenting ialah mengetahui sumber penyebabnya dan segera mengatasinya.
Jagalah kebersihan tubuh, pakaian dan lingkungan sekitar buah hati Minasan. Gunakan pakaian berbahan dasar katun yang mudah menyerap keringat dan tidak panas digunakan. Selain itu rutin mengganti pakaian bayi minimal 2 kali sehari atau ketika sudah kotor.
Dalam dunia medis biang keringat disebut dengan Miliaria. Sejumlah dokter mengungkapkan bahwa miliria lumrah terjadi di minggu awal kelahiran. Ada 3 jenis miliria yakni kristalina, rubra dan profunda. Pada bayi miliria biasanya tak memberikan rasa sakit.
Namun jika miliria yang dialami ialah jenis rubra akan menimbulkan rasa gatal yang mengganggu dan perih. Hal inilah yang membuat si kecil sering rewel. Jika bayi sampai mengalami demam dan biang keringat meluas disarankan untuk segera membawanya ke dokter. Terlebih jika Minasan sudah memakai obat biang keringat di atas tapi penyakit tak juga sembuh lebih dari 4 hari.