Diet dengan pola makan sehat identik dengan pengaturan pola makan dan asupan nutrisi agar lebih seimbang. Diet ini juga menitikberatkan pada perbaikan sistem metabolisme tubuh sehingga bukan hanya berat badan saja yang bisa dikontrol namun juga terhindar dari penyakit. Penyakit yang bisa dihindari dengan pola diet yang sehat antara lain adalah penyakit kardiovaskular dan kanker yang disebabkan oleh pola makan tidak sehat. Selain mengatur pola makan, ada banyak tips-tips seputar diet yang beredar yang belum tentu bisa dipercaya. Berikut adalah mitos dan fakta seputar tips dan trik diet.
1. Lemak Bisa Dihilangkan Dalam Waktu Dekejap
Salah. Mungkin Minasan pernah tergoda dengan produk diet yang mengklaim bisa menghilangkan lemak dan berat badan dalam jumlah banyak hanya dalam waktu beberapa minggu. Kenyataannya lemak tidak bisa dihilangkan dalam waktu singkat dan membutuhkan waktu berbulan-bulan. Tergantung dari sistem metabolismenya, normalnya seorang wanita bisa kehilangan berat badan 1 Kg dalam waktu satu minggu. Lemak yang hilang banyak dalam waktu singkat tidak akan permanen karena tubuh memerlukan lemak sebagai sumber energi. Maka dari itu apabila lemak hilang banyak dalam waktu singkat maka tubuh akan menyerap lemak lebih banyak pada masa diet selesai sehingga berat badan bisa naik dengan cepat.
2. Makan Banyak Penyebab Kegemukan
Salah. Bukan hanya makan terlalu banyak saja yang bisa menyebabkan kegemukan namun juga kurangnya aktivitas fisik dan asupan makanan yang tidak sehat. Apabila Minasan banyak makan namun yang dimakan sayuran dan buah-buahan justru sangat bagus dan bisa dijadikan diet dengan pola makan sehat. Makan dengan porsi kecil namun sering sehingga jumlahnya lebih sedikit dibanding porsi biasa juga bisa membantu tubuh kehilangan berat badan tanpa kelaparan. Faktor genetik juga berperan dalam kegemukan. Hal ini berkaitan dengan kemampuan tubuh untuk membakar kalori yang lebih lamban pada keluarga dengan gen kegemukan.
3. Tidak Boleh Banyak Mengkonsumsi Telur
Salah. Mitos mengatakan bahwa telur kaya akan kolesterol terutama pada bagian kuningnya. Kolesterol dalam tubuh lebih banyak diproduksi oleh hati dan hanya 25% saja didapatkan dari makanan. Selain itu, kolesterol yang tidak baik untuk tubuh adalah kolesterol jahat atau LDL, padahal kadar LDL pada telur termasuk kuningnya sangat kecil. Telur merupakan menu yang sangat baik untuk sarapan karena kandungan protein, lemak, dan kolesterol baiknya dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi. Mengkonsumsi telur juga bisa menyehatkan jantung, berlawanan dengan mitos bahwa telur bisa mengakibatkan penyakit kardiovaskular karena kandungan kolesterolnya.
4. Bisa Menghilangkan Lemak di Bagian Tubuh Tertentu Saja
Salah. Minasan pasti sudah sering mendengar bahwa melakukan latihan-latihan khusus bisa menghilangkan lemak di bagian tubuh tertentu. Atau menggunakan krim pembakar kalori bisa menghilangkan lemak. Latihan-latihan tersebut seperti sit-up, push-up, sikap lilin, dan sebagainya hanya bisa melatih otot dan mengencangkannya, bukan membakar lemak pada bagian tubuh tertentu. Apalagi menggunakan krim yang jelas-jelas tidak bisa tembus hingga ke lapisan jaringan lemak. Menghilangkan lemak caranya adalah diet dengan pola makan sehat agar sistem metabolisme menjadi maksimal dan kelebihan lemak yang tidak diperlukan bisa dibuang.