Setiap wanita pasti menginginkan kulit tubuh yang mulus dan tidak hanya bebas dari kerutan, namun juga bebas dari bulu-bulu yang tak diinginkan. Bulu yang tumbuh di badan akan terus tumbuh meskipun sudah dicukur karena bulu merupakan salah satu sensor yang berguna bagi kita untuk mengetahui ada benda yang tersentuh kulit. Meski begitu tetap saja bulu-bulu pada tubuh dapat mengganggu penampilan, karena tidak sesuai dengan image wanita yang cenderung bebas bulu di mata pria. Cara menghilangkan bulu di badan yang paling banyak dilakukan adalah dengan mencukur atau mencabutinya. Tetapi tidak sedikit orang yang mengalami efek samping dari cara ini misalnya iritasi atau bulu yang tumbuh semakin lebat. Berikut ini adalah kesalahan-kesalahan dalam menghilangkan bulu badan yang dapat berakibat iritasi.
1. Mencukur Dalam Keadaan Kulit Kering
Bila Minasan sering mencukur bulu kaki, tangan, atau ketiak lalu terjadi iritasi yang menyebabkan kulit menjadi kemerahan dan terasa panas, mungkin mencukur dalam keadaan kulit kering adalah penyebabnya. Mencukur dengan keadaan kulit kering akan membuat gesekan antara pisau cukur dengan kulit semakin keras sehingga menimbulkan iritasi dan rasa panas. Terlebih lagi pada kulit ketiak yang lebih lembut dan sensitif dibanding kulit tangan atau kaki. Gunakanlah krim khusus cukur bulu untuk membantu melembutkan permukaan kulit sehingga gesekannya bisa dikurangi. Krim cukur bulu juga berguna untuk memudahkan bulu tercukur tanpa harus mengulangi gerakan.
2. Mencukur Dengan Arah yang Salah
Banyak orang yang mencukur bulunya dengan arah yang salah sehingga hasil cukuran tidak rapi, kasar, dan menyebabkan iritasi. Mencukur bulu sebaiknya dilakukan dengan satu arah yaitu mengikuti arah pertumbuhan bulu. Bulu di tubuh pada umumnya tumbuh dengan arah ke bawah. Jangan lupa untuk mengaplikasikan pelembab pada bagian yang telah dicukur agar mengurangi terjadinya iritasi pada kulit. Mencukur searah dengan pertumbuhan bulu merupakan cara menghilangkan bulu di badan yang paling efektif dan aman.
3. Mencukur Bulu di Malam Hari
Kelembababan udara pada malam hari akan menyebabkan permukaan kulit lebih mengkerut dibanding siang hari sehingga bisa terjadi iritasi pada area yang baru dicukur. Hal yang sama juga bisa terjadi apabila Minasan terlalu lama berada di kamar mandi saat mencukur bulu. Agar kaki tetap mulus dan bulu tidak kembali ke kantong rambutnya, bercukurlah pada pagi hari dan dilakukan di ruangan yang kering.
4. Menggunakan Pisau Cukur yang Sama Berkali-kali
Pisau cukur yang Minasan gunakan lama-kelamaan akan tumpul dan tidak bisa mencukur bulu dengan mulus lagi. Selain itu pisau cukur yang berulang kali dipakai tanpa diganti beresiko membawa kuman dan bakteri yang bisa menyebabkan infeksi apabila masih digunakan untuk mencukur bulu. Infeksi akan mudah terjadi pada permukaan kulit yang baru dicukur karena ada lubang terbuka pada pori-pori tempat bulu badan menempel. Pisau cukur yang Minasan gunakan juga sebaiknya tidak dipakai bersamaan dengan orang lain. Hal ini untuk mencegah penyakit menular yang tidak diinginkan.