Bulu hidung merupakan salah satu bagian dari mekanisme penangkal penyakit bagi tubuh. Bentuknya yang berupa bulu-bulu halus di dalam hidung berfungsi sebagai filter atau penyaring bagi debu dan kotoran yang masuk ke dalam saluran pernapasan yang terkadang membawa virus dan bakteri. Adanya saringan bulu ini kemudian akan membuat Anda bersin ketika ada benda asing masuk ke dalam hidung sebelum bisa masuk ke dalam saluran pernapasan yang lebih dalam. Oleh karena itu, meski jika dibiarkan panjang akan mengganggu penampilan, fungsi bulu hidung sangat penting untuk sistem pertahanan tubuh. Mencabuti bulu hidung bukanlah solusi yang bijak karena bekas bulu hidung yang dicabut bisa menyebabkan infeksi pada rongga hidung.
Setiap helai bulu hidung memiliki zat membran mukosa yang berfungsi untuk mencegah bakteri dan virus masuk ke dalam tubuh. Apabila bulu sering dicabut, maka tidak ada lagi alat penyaring pada hidung sehingga sumber penyakit bisa dengan bebas masuk ke dalam tubuh dan menyerang saluran pernapasan lain. Selain itu luka yang disebabkan oleh pencabutan bulu hidung bisa menyebabkan infeksi bahkan menimbulkan bisul pada hidung. Bakteri atau virus yang masuk ke dalam tubuh melalu luka akibat pencabutan bisa menyerang otak dan menyebabkan radang otak karena terdapat pembuluh darah di area atas bibir yang langsung terhubung dengan otak.
Cara menghilangkan bulu hidung kini sudah ada wax khusus yang maksud dari fungsinya adalah menghilangkan bulu hidung yang keluar dari hidung. Wax yang berasal dari Australia ini diklaim hanya menghilangkan bulu hidung yang terlihat keluar dan tidak mencabut bulu yang ada di dalam. Namun cara yang paling aman untuk menghilangkan bulu hidung adalah cara di bawah ini.
1.Menggunting bulu
Jika bulu hidung Anda sudah mulai keluar dari bulu, cara menghilangkan bulu hidung yang baik adalah dengan memotongnya hingga tidak terlihat keluar dari hidung. Memotong bulu hidung bisa menggunakan gunting khusus atau gunting kuku dan dilakukan dengan cara perlahan agar tidak melukai sisi dalam hidung. Gunakan gunting yang berukuran kecil dan ujungnya tidak terlalu tajam untuk menghindari resiko terluka. Luka yang terbuka di dalam hidung lebih bahaya karena hidung merupakan saluran pernapasan di mana banyak partikel-partikel di udara bebas yang bisa menyebabkan infeksi. Cara ini lebih aman dibandingkan dengan mencabut bulu hidung, namun bagi Anda yang memiliki alergi dengan bahan logam sebaiknya memilih gunting dengan bahan yang aman.
2.Krim cukur
Menggunting bulu hidung dengan gunting khusus bisa menyebabkan iritasi bagi Anda yang memiliki jenis kulit sensitif. Untuk menghindari iritasi pada kulit hidung, bisa menggunakan krim cukur seperti yang digunakan para pria untuk mencukur kumis dan bulu wajah. Krim cukur ini berfungsi untuk melembutkan kulit di sekitar hidung sehingga mengurangi resiko terjadi iritasi dan memudahkan bulu untuk dipendekkan. Memilih krim cukur juga sebaiknya diperhatikan bahan komposisinya yang tidak membahayakan bila masuk ke hidung dan aman untuk jenis kulit sensitif.