Apa itu Dermaroller?

Dermaroller adalah terapi atau perawatan yang menggunakan roller kecil, yang dilengkapi dengan jarum-jarum berukuran sangat kecil. Roller ini kemudian akan dijalankan di atas permukaan wajah, atau bagian tertentu yang butuh diperbaiki. Jarum-jarum kecil ini akan melukai kulit, yang kemudian akan merangsang produksi kolagen dan regenerasi kulit. Luka ini juga akan menjadi jalan masuk bagi serum untuk kulit.
Luka pada kulit yang diakibatkan oleh roller tidak akan menimbulkan bekas dan akan menutup kembali dengan sendirinya. Efek samping dari treatment ini adalah bercak kemerahan pada kulit, namun bercak ini hanya berlangsung selama beberapa hari. Sedangkan untuk prosesnya hanya memakan waktu satu jam. Untuk mendapatkan kulit yang kembali mulus dari bekas jerawat, bekas cacar, atau operasi, dibutuhkan treatment Dermaroller sebanyak 4-6 kali perawatan.
source: http://www.diytrade.com/china/pd/10991788/DSS_derma_roller_micro_needle_derma_system_skin_lifting_roller_CE_approved.html

Pastikan Alat Steril

"Saya merekomendasikan dermaroller terapi untuk pasien yang ingin menyamarkan tampilan bekas jerawat, kulit rusak akibat matahari, stretch marks, serta garis halus dan keriput," ujar dokter Bruno Amendola, seperti dikutip dari Haute Living.
Dokter yang sudah memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia kecantikan ini juga menyampaikan bahwa treatment Dermaroller akan merangsang kulit untuk meregenerasi dan memperbaiki diri secara alami, lewat jarum kulit berukuran mikro. Untuk keberhasilan treatment ini dan menjadikan kulit kembali indah, diperlukan komitmen terhadap perawatan tersebut. Biasanya dibutuhkan 4-6 kali treatment untuk melihat hasil yang nyata.
Bahkan menurut dokter Bruno, treatment ini juga bisa dilakukan di rumah. "Saya menyarankan untuk mencoba perawatan ini di rumah. Biasanya jarum yang digunakan biasanya berukuran kurang dari 1 mm, sedangkan yang digunakan oleh profesional biasanya berukuran 1-3 mm dengan tujuan yang berbeda."
Namun dokter Bruno tetap mengingatkan bahwa sangat penting untuk melakukan perawatan ini dalam lingkungan yang steril. Maka dari itu, jangan ragu untuk melakukannya di klinik dengan didampingi oleh ahli kecantikan yang profesional dan terpercaya, untuk memastikan hal tersebut. Sehingga, iritasi dan penularan berbagai macam penyakit lewat alat yang tidak steril dapat dicegah.

Proses Dermaroller

Untuk melihat bagaimana proses treatment Dermaroller dilakukan, silakan melihat video berikut ini, ya:
Dalam video tersebut dijelaskan tahap perawatan sebelum dilakukan treatment yaitu wajah pasien akan diolesi krim anestesi dan diamkan selama satu jam terlebih dahulu. Kemudian roller akan digosokan berkali-kali di atas wajah pasien tersebut hingga kemerahan dan mengeluarkan sedikit bercak darah. Setelah itu, recovery cream akan dioleskan ke seluruh wajah agar luka pada kulit cepat pulih kembali.

Pasca Treatment

Dokter Sach Mohan, seorang ahli kulit dan kecantikan, mengatakan bahwa kondisi kulit akan menjadi rentan dalam beberapa hari setelah perawatan. Maka dari itu, sebaiknya cuci wajah hanya dengan air saja sampai bercak kemerahan di kulit tersebut menghilang. Hindari penggunaan makeup, dan jika keluar rumah gunakanlah SPF 50.
Untuk hasil terbaik, konsultasikan masalah kulit kamu ke dokter ahli kecantikan, dan dapatkan perawatan yang dilakukan secara profesional. Jika dilakukan sembarangan, atau tidak sesuai prosedur, maka resiko bekas luka pada kulit dan penyebaran penyakit menjadi lebih besar terjadi.