1. Kerutan dan Garis Wajah

Kerutan di wajah, noda terbakar matahari, dan kulit yang menipis sebagian besar diakibatkan karena berkurangnya kolagen dan elastin. Dermaroller dapat secara signifikan meningkatkan kondisi ini dengan memproduski kolagen alami dan elastin. Hasilnya adalah berkurangnya garis, kerutan, dan luka pada kulit. Akumulasi kolagen dan elastin juga membantu untuk memperkuat dan menebalkan kulit, sehingga mencegah penipisan kulit yang biasanya dikaitkan dengan pertambahan usia.
Dermaroller juga membantu untuk mencegah penuaan dini datang lebih cepat. Produksi kolagen dan elastin yang dipicu dengan dermaroller akan menebalkan kulit dan mencegah berkurangnya kolagen pada kulit.

2. Bekas Luka

Dermaroller terbukti dapat menipiskan berbagai bekas luka, kecuali untuk keloid. Karena, keloid adalah pertumbuhan jaringan luka yang tidak normal di atas kulit. Treatment ini dapat memberikan manfaat untuk mereka yang mengalami aneka luka seperti luka jerawat, bekas luka akibat operasi, dan termasuk skretch marks. Dermaroller atau Microneedling ini akan membantu merusak jaringan lama, dan menstimulasi produksi kolagen, sehingga menghasilkan jaringan kulit baru yang lebih mulus dan sehat.

3. Stretch Marks

Stretch marks sebenarnya cukup mirip dengan bekas luka, namun guratan ini terjadi akibat kulit yang memelar secara cepat. Meski begitu, guratan ini lebih sulit hilang ketimbang bekas luka lainnya. Beberapa orang berhasil menghilangkan stretch marks dengan dermaroller dalam beberapa kali perawatan, namun beberapa lagi membutuhkan treatment lebih lanjut.
source: http://www.tinytouchups.com/micro-needling-skin-needling-roller-10690/

4. Hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi disebabkan oleh produksi melanin dalam yang tidak biasa, sehingga menyebabkan timbulnya bercak-bercak cokelat kehitaman pada kulit. Biasanya hal ini disebabkan oleh jerawat, luka, dan paparan sinar matahari yang terlalu lama. Dermaroller dapat mengurangi hiperpigmentasi dengan meluruhkan lapisan atas kulit dan memproduksi melanosit secara normal.
Tidak seperti treatment lainnya seperti mikrodermabrasi, laser, atau chemical peel, dermaroller akan lebih aman bagi mereka yang memiliki warna kulit gelap, karena tidak akan mengurangi pigmen kulit.

5. Bintik Penuaan

Sama seperti hiperpigmentasi, dermaroller juga akan membantu menghilangkan bintik penuaan pada kulit dengan cara meluruhkan lapisan kulit yang paling atas. Sehingga, akan meminimalisir penampakan bintik penuaan tersebut.

6. Rosacea

Rosacea adalah kelainan kulit yang menyebabkan timbulnya bercak kemerahan yang dapat merusak kolagen. Sinar matahari, miniman, makanan, dan suhu dapat menyebabkan kelainan yang satu ini. Kolagen yang dipicu produksinya melalui perawatan Dermaroller dapat mengurangi bercak merah tersebut. Namun jika kamu mengalami rosacea jenis nodular atau pustular rosacea, dianjurkan tidak melakukan perawatan ini, karena membutuhkan penanganan yang lebih serius.
source: http://www.younger-body.com/beauty/tools/dermaroller-micro-needling#.Vdaf__mqqko

7. Jerawat

Dermaroller dapat memaksimalkan penyerapan obat jerawat langsung ke tempat yang diobati, sehingga pengobatan lebih efektif. Namun ada satu kekurangannya, yaitu dermaroller juga bisa menyebarkan bakteri penyebab jerawat ke bagian kulit yang lain. Sehingga, jika kamu berniat untuk melakukan dermaroller saat memiliki jerawat, sebaiknya lakukan hanya di atas kulit yang memiliki noda, atau tunggu hingga wajahmu bersih dari jerawat.

8. Pori-Pori Besar

Bagian wajah yang biasanya memiliki pori-pori besar adalah di sekitar hidung dan pipi. Meski tidak bisa menghilangkan pori-pori besar secara sempurna, namun dermaroller bisa menguranginya.

9. Kerontokan Rambut

Dermaroller dapat membantu untuk mengatasi Alopecia. Keadaan rambut yang mengalami kebotakan ini biasanya dialami oleh pria. Dermaroller dapat mengurangi kerontokan rambut dengan melepaskan pertumbuhan faktor endotel, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan rambut, meningkatkan ukuran folikel, dan menebalkan rambut.
source: http://www.dailymail.co.uk/femail/beauty/article-1226193/Can-Dermaroller-make-look-younger.html
Perlu diperhatikan bahwa metode ini juga bisa membahayakan kesehatan jika tidak dilakukan dengan prosedur yang benar. Salah satunya jika alat yang digunakan tidak steril, maka bisa menyebabkan infeksi, termasuk penyebaran penyakit hepatitis dan HIV. Pilih tempat perawatan yang terpercaya dengan didampingi dokter spesialis ya.